Berapa Lama Rasa Sakit Setelah Malam Pertama? Pahami 4 Hal Ini Dulu

Posted on

Malam pertama usai pesta pernikahan adalah saat menyenangkan yang banyak dinantikan kebanyakan pengantin baru. Berbagai keinginan ada di pikiran kedua mempelai dari ingin keingintahuan bagaimana nikmatnya berhubungan intim, asyiknya mengawali hidup baru dengan pasangan dan juga kesibukan membina rumah tangga berdua. Apa dikata, faktanya tak setiap suami-istri memperoleh pengalaman berhubungan intim di pertama di malam pertama yang membahagiakan. Tak terhitung pasangan mempelai baru, khususnya pihak wanita yang malah merasa kesakitan saat penetrasi oleh mempelai pria. Tak sekedar sakit, namun juga mengeluarkan darah!

Darah yang keluar dari organ intim wanita kala pertama kali berhubungan intim merupakan darah yang disebabkan selaput dara atau hymen koyak. Kalau telah terjadi penetrasi oleh alat kelamin pria maka selaput dara akan terdesak yang akibatnya akan robek dan mengeluarkan darah. Rasa sakit ketika berhubungan badan dalam dunia kedokteran disebut dispareunia. Sakit itu bisa terjadi ketika masuknya penis ke vagina. Berapa lama rasa sakit setelah malam pertama akan dialami mempelai wanita? Rasa nyeri itu bisa terjadi pada permulaan, pertengahan dan juga saat hubungan intim telah usai.

image by http://awomensbeauty.com

Rasa nyeri yang dialami wanita karena berhubungan badan untuk yang pertama kali bisa dipicu oleh berbagai sebab antara lain :

1. Penurunan produksi hormon estrogen sehingga mengakibatkan area dalam vagina mengering.
2. Tidak cukup melakukan prosesi ‘pemanasan’ atau ‘foreplay’ yang akibatnya tubuh tak memproduksi lendir pelumas alami di bagian dalam vagina.
3. Kontraksi dari otot vagina atau istilahnya vaginismus yang kebanyakan diakibatkan trauma atau rasa cemas.
4. Penyakit endometriosis atau pertumbuhan lapisan rahim di luar rahim
5. Terjadinya infeksi di area vagina.
6. Terjadinya perlukaan di area vagina.
7. Terjadinya infeksi di area mulut rahim atau serviks yang akibatnya saat berlangsung penetrasi maka akan merasakan nyeri.
8. Radang di area panggul yang bisa disebabkan karena infeksi di saluran reproduksi maupun panggul.

Semua orang yang melakukan apa saja untuk pertama kalinya pasti berbeda. Itupun berlaku pada hubungan suami istri untuk yang pertama kali. Pertama kali berhubungan intim pada malam pertama, sebagian wanita mungkin ada yang merasa sakit, ada juga yang merasa baik-baik saja, dan ada juga yang pertengahan antara nyeri dan tidak. Mungkin ada rasa sakit dan pendarahan saat pertama kali penis masuk ke vagina, tetapi itu tidak terjadi pada semua wanita. Beberapa wanita secara alami memiliki lebih banyak lapisan selaput dara dibandingkan yang lain. Dan rasa sakit dan pendarahan dapat terjadi ketika selaput dara tersebut terentang hingga koyak.

Jika rasa sakit dan pendarahan tidak membaik setelah pertama kali melakukan hubungan intim di malam pertama, wanita bisa mengatasinya dengan beberapa cara. Salah satunya adalah tehnik berikut ini. Wanita dapat perlahan-lahan meregangkan jaringan selaput daranya menggunakan jari-jarinya yang dimasukkan ke vagina beberapa kali dalam beberap waktu. Itu bertujuan untuk mengurangi rasa sakit saat terjadi penetrasi oleh penis. Dalam kasus yang jarang terjadi, wanita mungkin perlu menemui dokter untuk menjalankan prosedur kecil untuk membuka selaput dara tersebut. Jika khawatir tentang selaput dara atau takut akan mengalami sakit saat berhubungan intim, wanita bisa membicarakannya dengan dokter.

Wanita mungkin juga mengalami rasa sakit atau iritasi selama berhubungan badan di malam pertama jika vagina tidak cukup dilumasi (basah) oleh lendir alami yang keluar. Sangatlah normal untuk tidak menghasilkan banyak lubrikasi vagina, dan itu tidak berarti ada yang salah. Bila memang lubrikasi alami belum banyak terbentuk, mempelai wanita masih memiliki solusi dengan menggunakan pelumas buatan yang dapat membantu membuat urusan ranjang menjadi lebih nyaman.

Atau cara lain adalah menunggu sampai organ intim wanita benar-benar sudah terlumasi secara alami. Caranya dengan membuat wanita terangsang dengan foreplay yang lebih panjang setidaknya untuk 30 menit. Dan rasa nyeri di malam pertama pun kadang tak hanya dialami wanita, namun juga pria. Kadang-kadang gesekan saat berhubungan intim menyebabkan iritasi pada penis. Oleh karena itu disarankan untuk menggunakan pelumas untuk mengatasinya.

Secara normal tidak mungkin penis tidak dapat masuk ke lubang vagina. Vagina cukup melar dimana kebanyakan memiliki panjang antara 3 hingga 7 inci. Vagina pun dapat meregang lebih lama dan lebih lebar saat berhubungan intim dan juga saat melahirkan. Jika penis bergerak sangat dalam di vagina dan menyentuh leher rahim atau area lain, itu bisa terasa tidak nyaman atau menyakitkan. Karenanya bila itu terjadi, pasangan pengantin bisa menghindarinya dengan mencoba posisi yang berbeda, lebih lambat, atau meminta pasangan untuk tidak memasukkan penis terlalu dalam.

Lalu bagaimana sih mengurangi rasa sakit malam pertama bagi wanita? Beberapa tips berikut ini boleh jadi akan sangat berguna. Simak selengkapnya :

1. Buang rasa cemas

Meski boleh jadi mempelai wanita merasa panik, namun jangan sampai berlebihan yang akan membuat stres. Perlu diketahui bahwa ketika tubuh dan psikis mengalami stres itu artinya menghambat pembentukan pelumas alami di vagina. Untuk yang pertama kalinya, mempelai wanita perlu pelicin alami. Lendir ini tak akan diproduksi oleh tubuh jika wanita stres. Buang rasa cemas dari pikiran dan menggantinya dengan hal-hal indah dan membahagiakan dari berduaan dengan pasangan yang sangat dicintai. Yakinlah bila rasa cemas itu hilang maka rasa sakit saat berhubungan badan tak akan terjadi.

2. Diskusikan masalah intim bersama pasangan

Saat akan memasuki malam pertama, sangat penting untuk mendiskusikannya dengan pasangan. Apa yang dibicarakan? Tentu saja mengenai ritual malam pertama yang akan dijalankan, bagaimana memulainya, berapa lama pemanasannya, posisi yang bagaimana yang dikehendaki, dan hal-hal lain. Hal ini penting untuk mengantisipasi munculnya tekanan pikiran yang akan mendorong stres ketika berhubungan mesra. Untuk aktivitas intim, maka kedua belah pihak mesti terbuka mengenai apa yang dirasakan dan diinginkan. Semuanya akan terasa mudah jika sudah dibicarakan terlebih dahulu.

3. Ekspektasi jangan terlalu tinggi

Sediakan waktu untuk menilai ulang apa yang diinginkan mengenai malam pertama ini. Ekspektasi yang tak realistis biasanya hanya akan berakibat negatif ke pengalaman pertama yang didapatkan. Harapan yang terlalu muluk-muluk tentu harus dikoreksi agar nanti bila tak terwujud maka tak akan merasa begitu kecewa.

4. Foreplay itu penting

Pasangan harus bisa menghidupkan suasana dan menemukan kondisi terbaik ketika akan berhubungan intim yang pertama kali. Karena itu mengawali dengan pemanasan adalah hal penting, tujuannya agar pihak wanita terbangkitkan gairahnya sehingga otomatis akan memproduksi lendir alami di organ intim sebagai pelicin saat berhubungan intim.

Tidak ada yang harus melakukan hubungan intim yang terasa tidak nyaman atau menyakitkan. Jika ada salah satu yang sakit di malam pertama maka sebaiknya hubungan intim itu disudahi dulu. Jika sakit yang dirasakan mempelai wanita cukup mengganggu dan bertahan dalam waktu lama, tidak ada jalan lain selain dari menemui dokter untuk diperiksa.

 

Loading...