Tips Wawancara Kerja di Rumah Sakit dan Sukses Lolos Interviewnya

Posted on

Bagi Anda yang tengah mencari pekerjaan atau jobseeker, maka Anda perlu segera menyiapkan diri untuk mengikuti setiap seleksi yang dilakukan oleh perusahaan. Salah satunya adalah dengan melewati tahap wawancara. Dimanapun Anda mencari sebuah pekerjaan, tahap yang paling umum akan Anda lalui adalah tahap wawancara termasuk juga untuk bekerja di Rumah Sakit. Karena dengan wawancara, perusahaan akan mengenal dan mengetahui diri Anda lebih dalam.

Pengertian dan tujuan wawancara

Wawancara adalah satu tahap yang umum dilakukan dalam seleksi penerimaan karyawan. Semua orang juga sudah bisa mengerti bagaimana wawancara itu dilakukan. Wawancara adalah percakapan atau tanya jawab yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi melalui percakapan yang dilakukan dengan mengajukan pertanyaan pertanyaan.

Maka dapat kita ketahui bahwa tujuan utama dari wawancara kerja adalah untuk mendapatkan informasi informasi yang berhubungan dengan pekerjaan ataupun minat terhadap pekerjaan oleh pelamar kerja. Dari hasil wawancara ini akhirnya nanti perusahaan bisa menentukan apakah pelamar kerja tersebut nantinya akan berhasil untuk lolos ataupun pada akhirnya tidak diterima. Sedangkan secara lebing lengkap, tujuan dilakukannya wawancara kerja dalam sebuah perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Mengetahui kemampuan dan keterampilan pelamar kerja
  • Mengetahui motivasi kerja atau dorongan yang memberikan semangat dalam bekerja dari pelamar
  • Mengetahui kepribadian pelamar kerja
  • Mengetahui kesesuaian data diri pelamar kerja dapa CV
  • Mengetahui etika kerja pelamar kerja

Tips Wawancara Kerja di Rumah Sakit dan Tips Sukses Lolos Interviewnya

Dengan begitu maka bisa kita ketahui bahwa wawancara kerja adalah sebauh pembuktian seorang pelamar kerja terhadap apa yang ditulis dalam Curriculum Vitae atau CV terhadap apa yang disampaikan. Karena biasanya apa yang ditulis ada yang dilebih lebihkan untuk selanjutnya bisa mesuk dan lolos pada tahap selanjutnya. Termasuk juga untuk hal hal yang berkaitan dengan kemampuan kerja, pengalaman kerja, motivasi kerja, dan lain sebagainya.

Pertanyaan dalam wawancara di rumah sakit

Bekerja dimanapun tentu saja membutuhkan keseriusan, termasuk juga untuk bekerja di Rumah Sakit. Pekerjaan yang bertempat di Rumah Sakit pada umumnya adalah untuk mengurus dan merawat orang orang yang tengah menderita berbagai kesakitan. Oleh karena itu perlu keseriusan dan ketelatenan. Sehingga wajar bila dalam seleksi karyawan baik pada bidang apapun, seleksi dengan melakukan wawancara menjadi seleksi wajib yang dolakukan oleh Rumah Sakit.

Tentu Anda pernah mengetahi dan sering menemui para pelamar kerja yang lolos pada tahap administrasi akan tetapi sangat sedikit yang mampu lolos pada tahap wawancara. Sebenarnya banyak para pelamar kerja yang telah mengetahui bagaimana cara melakukan wawancara, akan tetapi tidak segera melakukan persiapan karena menganggap bahwa wawancara hanya perlu menjawab pertanyaan sederhana soal identitas dirinya.

Hal ini adalah merupakan tanggapan yang salah. Perlu Nada ketahui bahwa wawancara memang tahap yang membutuhkan jawaban jujur dari diri Anda akan tetapi bukan berarti tahap wawancara ini tidak membutuhkan persiapan. Karena justru selalu ada saja pertanyaan pertanyaan yang sulit untuk ditemukan jawabannya hanya karena Anda tidak memahami maksud dari pertanyaan tersebut.

Oleh karena itu memahami maksud dari pewawancara dan juga maksud dari pertanyaan adalah hal yang penting agar Anda bisa memberikan jawaban yang diinginkan. Untuk memudahkan Anda, berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diberikan dalam wawancara di Rumah Sakit yang perlu Anda pahami:

1. Ceritakan sesuatu hal mengenai diri anda

Pertanyaan ini sebenarnya meminta Anda untuk menjelaskan identitas diri Anda sesuai dengan apa yang Anda tulis di dalam Curriculum Vitae. Apalagi bila Anda diminta untuk menjelaskan dengan batas waktu tertentu, maka Anda bisa fokus menjelaskan mengenai pendidikan, pengalaman kerja, dan kemampuan Anda.

2. Apa kelemahan diri anda

Tak jarang para pelamar kerja bingung saat mendapatkan pertanyaan ini. Saat Anda mendapatkan pertanyaan ini, maka jawabkan kelemahan Anda akan tetapi langsung berikan penjelasan bahwa Anda sudah atau sedang dalam proses menanganinya. Jangan terlalu banyak menyebutkan kelemahan Anda. selain itu, jangan sebutkan kelemahan yang membuat pewawancara menilai bahwa Anda tidak loyal terhadap pekerjaan. Seperti misalnya terlalu sering bangun siang, dan lain sebagainya

3. Mengapa rumah sakit kami harus menerima anda

Pertanyaan ini memang sangat menjebak. Yang perlu Anda lakukan adalah dengan merangkum kembali pengalaman kerja dan juga kemampuan yang Anda miliki dan memberikan manfaat bagi rumah sakit.

4. Mengapa anda ingin bekerja di rumah sakit ini

Pertanyaan ini ingin memastikan bahwa Anda benar benar tertarik dengan rumah sakit. Sehingga berikan jawaban yang mampu meyakin pewawancara bahwa Anda benar benar tertarik dengan rumah sakit, tanpa memberikan kesan bahwa Anda sedang mencari sensasi yang berlebihan.

5. Bagaimana target anda dalam 3 tahun kedepan

Pada pertanyaan ini, pewawancara ingin mengetahui apa yang ingin Anda capai dikemudian hari. Selain itu pewawancara juga ingin mengetahui apakah Anda ingin terus berada di rumah sakit tersebut dalam jangka waktu yang lama. Sehingga akan menjadi poin tambahan bila Anda menjelaskan target Anda kedepan dengan melibatkan rumah sakit di dalamnya. Sehingga terlihat bahwa Anda memiliki pandangan untuk bekerja di rumah sakit dalam jangka waktu yang lama.

Etika dalam melakukan wawancara

Tidak hanya itu saja, Anda juga perlu memperhatikan bagaimana etika Anda dalam melakukan wawancara karena pewawancara biasanya akan membaca gerak tubuh Anda selain mendengarkan jawaban Anda. oleh karena itu Anda juga perlu untuk mempelaajri dan membiasakan beberapa etika dalam wawancara berikut ini:

  • Gunakanlah pakaian yang sopan dan rapi.
    Anda tidak harus mengenakan setelah atasan putih dan bawahan hitam bila perusahan tidak memberikan ketentuan tersebut atau ketentuan berpakaian lainnya. gunakanlah pakaian yang mampu menambah tingkat percaya diri Anda. Bila Anda ingin berdandan, lakukanlah akan tetapi sewajarnya. Kemas diri Anda hingga mampu tampil menarik akan tetapi tetap mengunggulkan kesopanan
  • Perlihatkan bahwa Anda percaya diri
    Percaya diri ini tidak hanya terlihat dari cara berjalan atau cara duduk Anda, akan tetapi juga dari kelancaran Anda dalam menyampaikan jawaban Anda dan juga santai. Jadi Anda tak perlu tergesa gesa dalam menjawab
  • Berikan jawaban seperlunya
    Berikanlah jawaban seperlunya, maksudnya disini adalah bukan berarti Anda harus menjawab singkat seluruh pertanyaan. Akan tetapi berikan jawaban yang seperlunya dan masih dalam koridor. Bila Anda merasa perlu menjelaskan, maka berikan penjelasan selama masih dalam topik dan jangan sampai melebar terlalu jau.
  • Atur posisi duduk
    Posisi duduk Anda juga bisa menjadi bahan pertimbangan. Ya, duduklah dalam posisi yang sopan dimana Anda tidak meletakkan salah satu kaki diatas kaki yang lain. selain itu usahakan untuk tidak menggerak gerakkan jari Anda atau meletakkannya dibawah meja. Gestur yang tidak tepat dapat menunjukkan bahwa Anda sedang tertekan dan tidak percaya diri.