12 Rahasia Malam Pertama Menurut Islam Yang Luar Biasa

Posted on

Pesta pernikahan baru saja usai dijalani penganti baru. Kini saatnya memasuki malam pertama, saat yang sangat ditunggu-tunggu setiap pasangan pengantin untuk merasakan peristiwa paling indah dalam hidupnya. Dalam Islam pun mengatur tentang tata cara dan adab malam pertama yang harus diikuti pasangan suami istri. Malam pertama tak cuma semata hubungan badan antara suami dan istri saja. Malam pertama hendaknya dilalui berdasarkan adab atau tatacara yang sudah dicontohkan Nabi SAW. Tahukah Anda rahasia malam pertama menurut Islam?

Suami-istri yang baru saja melakukan akad pernikahan harus mengerti dengan sebenar-benarnya cara berhubungan badan yang dalam Islam disebut jima’. Cara-cara, adab, dan rahasia malam pertama telah diriwayatkan dalam beberapa hadist Nabi SAW yang merupakan contoh perbuatan yang dilakukan beliau bersama istri-istrinya.

Namun sebelum membahas rahasia malam pertama manurut Islam, ada baiknya kita paham dulu pengertian pernikahan. Secara definis, pernikahan yaitu penyatuan antara pria dan wanita dalam suatu ikatan ritual agama dimana keduanya sudah halal melakukan hubungan badan, hidup bersama untuk membina keluarga dengan memiliki keturunan.

image by pinterest.com

Ada beberapa tujuan dari sebuah pernikahan diantaranya : memperluas hubungan kekerabatan antar keluarga, memperoleh anak, mencapai kebahagiaan dan ketentraman dalam hidup, melaksanakan perintah Allah dan RasulNya, dan memenuhi kebutuhan biologis sebagai insting setiap manusia.Setelah mengetahui pengertian pernikahan, sebagai seorang muslim yang akan melangsungkannya juga harus mengetahui rahasia malam pertama menurut Islam termasuk adab dan tatacaranya sesuai yang dituntukan Nabi SAW sebagai berikut :

1. Meluruskan niat

Apa saja perbuatan yang dilakukan setiap muslim harus didasari niat. Niat adalah dorongan kuat untuk melakukan sesuatu. Sepasang anak manusia, pria dan wanita yang akan melangsungkan akad nikah hendaknya memiliki niat lurus sesuai aturan Agama untuk saling menjaga kehormatan satu sama lain.

2. Memperindah diri

Di malam pertama, mempelai wanita sangat dianjurkan menghias diri dengan riasan akan memikat perhatian sang mempelai pria. Istri tak diperbolehkan mencabut bulu alis, menggambar tato di kulit tubuh, menyambung rambut, maupun mengikir gigi. Kenakan perhiasan emas jika memilikinya. Tak hanya dari pihak mempelai wanita, mempelai pria pun disarankan menghias diri seperti menggunakan wewangian, memakai minyak dan menyisir rambut, dan juga menyikat gigi atau bersiwak. Boleh menyemprotkan larutan penyegar napas supaya mulut tak menimbulkan aroma tak sedap. Namun mempelai pria tidak boleh mengenakan perhiasan emas dan pakaian berbahan sutra saat menghias diri.

3. Lemah lembut kepada pasangan

Sudah pasti mempelai wanita akan menjadi nyaman saat mempelai pria bersikap lemah lembut dan kasih sayang kepada dirinya. Sikap tersebut akan membina kondisi romantis sekaligus memberikan ketenangan. Sikap lemah lembut sang suami bisa dibuktikan, salah satunya seperti menyajikan makanan atau minuman untuk sang istri. Sehingga suasana di dalam kamar pengantin pun terasa makin akrab dan penuh kehangatan tanpa ada lagi rasa canggung. Rahasia adab malam pertama dalam Islam ini relevan dengan apa yang dikatakan oleh Asma binti Yazid yang menceritakan mengenai Nabi SAW yang mengambil segelas susu yang kemudian diminumnya sebagian dan sebagian lagi diberikan kepada Aisyah. Hanya saja Aisyah waktu itu menunduk malu sehingga Asma pun menyuruh Aisyah agar menerima dan meminum susu dari Nabi SAW itu. Dan Aisyah akhirnya pun mau.

4. Berdoa untuk pasangan

Ketika malam pertama tiba, salah satu adab yang dicontohkan adalah mempelai pria meletakkan telapak tangannya di ubun-ubun atau kening mempelai wanita. Kemudian menyebut nama Allah diteruskan berda untuk sang mempelai wanita. Isi doa adalah meminta keberkahan dalam bentuk kebaikan dari Allah SWT.

5. Melakukan salat dua rekaat

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ibn Abi Syaibah dimana diceritakan mengenai bekas budak belian yang mendengar nasihat dari para sahabat Nabi SAW. Nasihat tersebut dalam bentuk anjuran untuk mendirikan salat dua rekaat lebih dulu saat akan menyetubuhi sanga istri. Kemudian berdoa kepada Allah meminta kebaikan dan perlindungan dari gangguan setan.

6. Memanjatkan doa ketika hendak bersenggama

Dari Ibnu Abbas meriwayatkan jika Nabi SAW pernah bersabda mengenai jima’ yakni saat suami mendatangi istrinya, dianjurkan untuk berdoa. Doa itu adalah permohonan agar dijauhkan dari gangguan setan saat bersenggama termasuk segala rezeki yang diberikan Allah.

7. Haram menceritakan rahasia suami istri kepada orang lain

Sebagai sepasang suami-istri yang telah diikat dengan pernikahan yang sakral tentu harus bisa menghargai satu sama lain dan juga menjaga rahasia atau aib. Rahasia dari suami dan juga istri wajib dijaga dengan sebaik-baiknya. Bila rahasia itu sampai diceritakan kepada orang lain maka tunggu saja akan terjadi problem dalam rumah tangga yang dibina utamanya dalam membina kepercayaan satu sama lain. Baik suami maupun istri mesti memperhatikan salah satu hadist Nabi SAW mengenai keharaman membuka aib keluarga kepada orang lain. Bila hal tersebut dilakukan, maka suami istri tadi diibaratkan layaknya setan laki-laki bersetubuh dengan setan perempuan di jalanan, kemudian setan laki-laki menutupi setan perempuan padahal lalu lalang orang sudah melihatnya.

8. Berwudlu antara dua senggama

Sang mempelai pria yang baru saja bersenggama dengan mempelai wanita kemudian hendak melakukannya lagi, dianjurkan untuk berwudlu terlebih dulu. Air wudlu bisa menyegarkan tubuh dan juga memulihkan tenaga yang keluar saat senggama yang pertama. Tindakan ini berdasarkan perkataan Nabi SAW yang diriwayatkan Muslim. Sabda Nabi SAW tersebut menjelaskan perihal adab bagi suami yang menyetubuhi istrinya, lalu hendak mengulanginya, disunnahkan mengambil wudlu antara kedua jima’ itu.

9. Mandi berdua

Termasuk rahasia malam pertama menurut islam adalah anjuran mandi berdua di satu wadah. Mandi berdua bisa meningkatkan keakraban antara suami dan istri. Perbuatan ini pun dicontohkan oleh Nabi SAW dengan istri beliau. Dari sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim, Aisyah istri Nabi mengatakan jika dirinya dan Rasulullah mandi berdua dalam sebuah bejana ketika keadaan junub.

10. Bercengkerama

Dalam Islam, sebuah pernikahan membuat sesuatu yang tadinya haram dilakukan kini jadi halal dan malah dicatat sebagai ibadah. Pergaulan antara suami dengan istri akan terlihat harmonis bila sesekali dihiasi pula dengan senda gurau. Pun saat menghadapi malam pertama, suami istri boleh bersenda gurau baik sebelum maupun sesudah berhubungan badan. Suami istri pun bisa bercengkerama di atas ranjang mulai dari memeluk, mencium, dan juga membelai rambut istri.

11. Suami boleh melakukan ‘Azl

Mengeluarkan sperma di luar organ intim istri dalam Islam dinamakan dengan ‘azl. Perkara tersebut pun pernah dikerjakan kalangan sahabat Nabi. Bukhari Muslim meriwayatkan jika‘azl dikerjakan ketika Quran masih turun, dan di riwayat yang lain menjelaskan jika Nabi SAW tak melarang hal itu. Meskipun Nabi SAW tak memberikan larangan namun disarankan suami tak mengerjakan ‘azl sebab bisa mengganggu kepuasan ketika bersenggama.

12. Bertamu ke rumah saudara di pagi harinya

Dianjurkan pula bagi suami istri berkunjung ke saudara di paginya usai malam pertama. Dalam sebuah hadist menceritakan mengenai keadaan Nabi SAW ketika menikah dengan Zainab. Nabi SAW menyelenggarakan sebuah pesta walimah dengan menamu para tamu dengan roti dan daging sampai kenyang. Berikutnya Nabi SAW pun keluar menemui istri-istrinya, memberikan salam dan juga berdoa untuk mereka. Istri-istri Nabi SAW pun menyambut salam kemudian mendoakan beliau. Nabi melakukannya di pagi hari usai malam pengantin.

Loading...