3 Posisi Malam Pertama Agar Tidak Sakit dan Nyaman Menikmati

Posted on

Malam pertama semestinya merupakan saat terbahagia untuk pasangan yang baru saja melangsungkan janji suci pernikahan. Akan tetapi, banyak wanita yang khawatir dalam menghadapi malam pertama. Masalahnya, banyak mitos yang mengatakan jika berhubungan badan pertama kali selalu menimbulkan rasa sakit bagi wanita khususnya di bagian organ intim. Ada beberapa kiat membuat malam pertama tak menyakitkan. Salah satunya adalah posisi malam pertama saat berhubungan intim.

Adalah lumrah jika saat malam pertama dan selaput dara sobek ketika penetrasi akan menimbulkan sedikit rasa nyeri dan kadang bercak darah. Bila mempelai wanita dalam kondisi takut, tegang atau stres, malah akan mengakibatkan saat malam pertama terasa kian menyakitkan. Di samping itu, perasaan takut pun akan mengganggu momen membahagiakan yang semestinya dilalui dengan pasangan. Beberapa tips berikut ini bisa diterapkan untuk membuat malam pertama tak terlalu sakit bagi mempelai wanita.

Tips pertama adalah tidak usah terus-terusan memikirkan rasa sakit yang belum tentu terjadi. Meskipun rasa takut memang selalu menghantui ketika malam pertama datang, namun berusahalah agar tak berkonsentrasi dengan pikiran itu. Perasaan tegang malah akan mengakibatkan otot-otot di daerah pinggul dan organ intim menegang yang membuat menyempit dengan begitu akan nyeri ketika ada penetrasi dari batang kejantanan pria. Untuk itu, mempelai wanita harus bisa membuat suasana hati mereka rileks dan merasa nyaman. Salah satu caranya yaitu dengan menarik napas dalam dalam, atau mendengarkan musik romantis, atau berbincang santai saat akan berhubungan badan.

image by https://www.popsugar.com.au

Tips kedua yaitu melakukan Foreplay dalam durasi yang cukup lama. Hal ini bertujuan agar lendir pelumas alami keluar dari organ intim wanita. Dengan adanya pelumas alami tersebut maka penetrasi menjadi hal yang sangat menyenangkan. Tips selanjutnya adalah menggunakan posisi yang nyaman saat berhubungan intim. Ada beberapa posisi malam pertama agar tidak sakit yang dapat diterapkan diantaranya :

1. Posisi misionaris

Posisi dalam berhubunganintim konservatif yang satu ini adalah cara terbaik malam pertama tanpa rasa sakit. Dalam posisi ini mempelai wanita telentang nyaman di atas tempat tidur, kemudian mempelai pria menindih untuk melakukan penetrasi. Supaya tak menimbulkan rasa nyeri, ada baiknya pemanasan harus dilakukan lebih dulu untuk merangsang pelumasan alami yang cukup di organ intim wanita.

2. Posisi Ballerina

Posisi malam pertama agar tidak sakit yang satu ini sesuai untuk wanita yang masih risau dengan rasa sakit yang akan timbul. Di sini mempelai wanita berbaring ke arah samping. Kemudian mempelai pria memeluk dari belakang lalu melakukan penetrasi dengan perlahan.

3. Posisi duduk berhadapan

Posisi intim ini dilakukan dengan duduk berhadapan dengan mempelai wanita dipangku mempelai pria. Posisi ini akan mempermudah bagiwanita mengatur posisi sehingga tak sampai terjadi rasa sakit. Pihak wanita pun memiliki kendali untuk menentukan cepat lambatnya ritme gerakan agar tak merasa sakit.

Persiapan menghadapi malam pertama sejatinya harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari H,khususnya bagi mempelai wanita. Cara terbaik untuk menenangkan rasa takut yang Anda derita, salah satunya yaitu berbicara dengan tunangan Anda sebelum hari besar tiba. Hanya saja tak sedikit pasangan yang akan menikah yang merasa canggung ketika membahas masalah kamar tidur. Berikut adalah beberapa tips bagus untuk berbicara dengan pasangan mengenai cara mewujudkan malam pertama yang indah, memuaskan dan berkesan :

1. Jadwalkan waktu untuk diskusi

Beberapa pasangan tidak pernah membicarakan tentang malam pertama mereka hanya karena keduanya tidak benar-benar menyediakan waktu untuk berdiskusi. Penjadwalan waktu itu memang sulit, terutama dalam beberapa minggu menjelang hari pernikahan Anda. Saat-saat itu Anda berdua mungkin sangat sibuk mulai dari mengurusi penyedia katering, toko bunga, DJ, perias penganti, dan banyak orang lain yang diperlukan untuk suksesnya hari besar yang akan terjadi.

Anda mungkin tidak memiliki waktu luang untuk berpikir, apalagi bicara tentang hubungan intim di malam pertama Anda. Solusinya, tugas-tugas mengurus pesta pernikahan harus didelegasikan kepada orang lain. Orang lain itu bisa teman dan keluarga Anda dimana mereka pasti ingin membantu. Tugas-tugas seperti mengambil kue, mengkonfirmasi janji, dan sebagainya, tentu tidak harus anda kerjakan semua sendiri. Serahkan tugas tersebut kepada mereka yang Anda percayai. Kemudian Anda dan calon pasangan akan lebih memiliki waktu khusus untuk duduk dan berbicara tentang malam pertama Anda karena tanggal pernikahan semakin dekat.

2. Bersikaplah jujur.

Bersikap jujur ?? tentang hubungan intim adalah salah satu bagian paling mendasar dalam membuat malam pertama bisa berlangsung dengan sangat indah. Dengan bersikap jujur, ini adalah keuntungan bersama bagi Anda dan pasangan sehingga menjadi lebih tahu tentang apa yang Anda harapkan dari hubungandi ranjang pada malam pertama. Anda berdua harus berbicara tentang keinginan di malam pertama dan juga rencana bulan madu. Malam pertama adalah malam di mana Anda dan pasangan akan pertama kali melakukan hubungan intim. Karena itu penting untuk berbicara secara terbuka satu sama lain tentang apa pun yang mungkin ada di pikiran Anda.

3. Bicarakan tentang fantasi sek sual Anda bersama

Coba berbagi fantasi! Namun sebelumnya buat perjanjian untuk tidak menertawakan satu sama lain. Kemudian Anda dan pasangan bisa saling membagikan fantasi terliar Anda dalam hal berhubungandi ranjang. Berbagi fantasi tidak berarti Anda harus menindaklanjutinya, tetapi setelah Anda membicarakannya, Anda dapat mengingatnya untuk bulan madu Anda. Menggunakan penutup mata atau beberapa mainan mungkin akan membuat malam pertama Anda dengan pasangan terasa begitu menyenangkan.

Tidak akan menjadi masalah besar untuk membicarakan hubungan ranjang spesial di malam pertama. Jangan menghindari perbincangan mengenai hubungandi ranjang hanya karena itu akan membuat pipi Anda sedikit memerah. Hanya dengan berbicara secara pribadi berdua dengan orang yang akan segera menjadi pasangan hidup Anda. Anda harus mulai terbiasa merasa nyaman berbicara tentang apa saja dengan pasangan Anda.

4. Dekati pasangan Anda saat santai

Carilah hari ketika dia tidak memiliki sejuta hal lain untuk dilakukan. Misalnya, rencanakan makan malam bersama sembari mengatur rencana pesta pernikahan dengan tak lupa berbicara tentang rencana malam pertama. Ketika orang sedang stres, berbicara tentang hubungan di ranjang bukanlah ide yang baik, terutama jika Anda berdua masih gugup mengenai malam pertama.

5. Rencana untuk masalah yang timbul

Ketika Anda berbicara dengan pasangan tentang malam pertama, diskusikan beberapa masalah potensial yang kemungkinan akan terjadi. Apa yang akan Anda lakukan jika salah satu benar-benar lelah? Apa yang akan Anda lakukan jika Anda mabuk? Siapa yang bertanggung jawab untuk mengingat kondom? Anda dan pasangan dapat merencanakan untuk hal-hal tersebut untuk membuat malam pertama Anda bebas dari masalah. Ingat, bahwa akan selalu ada masalah tentang apa saja.

Daripada menetapkan harapan Anda sangat tinggi, cobalah untuk membiarkan hal-hal terjadi secara alami. Anda dan pasangan tak akan begitu stres jika seperti itu, dan Anda akan lebih mampu bereaksi terhadap masalah yang muncul.Komunikasi itu penting di semua hal termasuk juga hubungan intim di malam pertama. Membicarakan malam pertama dengan pasangan akan membantu Anda lebih dekat dengannya secara emosional. Atau setidaknya dapat membantu Anda menghindari masalah yang timbul dari miskomunikasi. Tetap berpikiran terbuka tentang apa yang diharapkan pasangan untuk malam pertama dan cobalah untuk membuat rencana yang akan berguna untuk Anda berdua.

Loading...