5 Persiapan Malam Pertama Bagi Pengantin Wanita Yang Unik

Posted on

Malam pertama adalah satu malam yang ditunggu-tunggu oleh tiap pasangan yang baru saja menikah. Kendati ditunggu-tunggu, hubungan intim pada awal pernikahan acap kali masih canggung bagi kedua mempelai. Ini terutama dialami oleh mempelai wanita. Keyakinan yang masih menghantui kebanyakan wanita di malam pertama yaitu sakit saat berhubungan intim. Banyak mempelai wanita yang cemas saat makin mendekati malam tersebut. Demi menggapai momen yang tak terlupakan dan berkesan, apa saja persiapan malam pertama bagi pengantin wanita yang harus dilakukan? Berikut poin-poin yang wajib untuk diperhatikan :

image by http://azgreetings.com

1. Merawat tubuh menjelang pernikahan

Termasuk kendala yang dialami para wanita saat malam pertama yaitu merasa tak pede dengan tubuh mereka. Karena itu persiapan malam pertama bagi pengantin wanita kecuali bersyukur dengan kondisi tubuh juga bisa menjalankan perawatan beberapa waktu menjelang pesta pernikahan. Bentuk treatment tubuh yang pas bagi calon pengantin wanita antara lain lulur, waxing, dan juga ratus. Persoalan lain yang juga bisa menurunkan kepercayaan diri di hadapan pasangan yaitu bila mengalami keputihan.

Masalah keputihan terutama yang tak berbau memang sesuatu yang normal, khususnya jika dialami dalam masa ovulasi yaitu masa pelepasan sel telur dari ovarium. Sebaliknya, ditemukan juga keputihan yang berbau yang lazimnya diakibatkan pertumbuhan jamur atau infeksi. Keputihan berbau dapat menyebabkan Anda was-was menghadapi malam pertama. Karena itu Anda harus mengatasinya dengan obat keputihan baik yang tradisional atau produk paten. Obat tradisional akan lebih aman dengan efek samping yang rendah namun tak bisa melihat efeknya dalam jangka pendek.

2. Mempersiapkan ranjang pengantin yang romantis

Supaya tak cemas saat momen malam pertama tiba, Anda hendaknya menyiapkan ranjang romantis yang juga nyaman digunakan. Namun jika Anda lebih memilih berbulan madu, Anda dan pasangan dapat memesan paket bulan madu berupa kamar hotel dengan penataan romantis yang lazimnya ditambahkan taburan bunga dan juga cahaya kerlap-kerlip dari lilin aromaterapi beraroma segar. Ranjang dengan penataan dan desain romantis dipastikan menjadikan tubuh Anda dan pasangan rileks. Atmosfir malam pertama akan kian intim yang akan membuat Anda dan pasangan tersulut untuk baraktifitas romantis dan berlanjut dengan berhubungan badan sebagai puncaknya.

3. Percaya dengan pasangan dan nyaman

Persiapan malam pertama bagi pengantin wanita berikutnya adalah meyakini dan percaya bahwa pasangan adalah orang yang tepat untuk diajak membina rumah tangga hingga tua. Malam pertama akan terasa sangat nikmat bila dilakukan dengan seseorang yang sangat dipercaya. Anda pun mesti merasa senang untuk berhubungan intim dengannya. Sebab itu, sebelum berkeputusan menikah dengan pasangan, tanyakan dari hati terdalam apakah Anda mempercayai dan merasa nyaman dengan dia. Saat malam pertama, tidak usah malu untuk mengutarakan kecemasan Anda ke pasangan. Sehingga dia akan lebih mengerti memperlakukan Anda.

4. Paham dengan tubuh sendiri

Termasuk pemicu malam pertama bagi mempelai wanita menyebabkan sakit yaitu rangsangan yang kurang. Sebab itu Anda harus mulai paham dengan setiap lekuk tubuh sendiri serta mengetahui bagian-bagian sensitif mana yang akan menimbulkan gairah. Saat tubuh bergairah maka dengan sendirinya sistem kelenjar di vagina dan mulut rahim akan menghasilkan semacam cairan pelumas. Fungsi dari cairan pelumas ini adalah melicinkan bagian mulut vagina agar saat bergesekan dengan batang kemaluan bisa mulus tanpa mengalami lecet. Di samping dijamah di berbagai bagian sensitif tubuh, cairan vagina tersebut pun lebih cepat keluar pada wanita muda dengan rentang umur 20 – 30 tahun dimana sistem tubuh menghasilkan lebih banyak hormon estrogen. Sebab itu, wanita di rentang umur tadi akan lebih siap berhubungan badan tanpa merasa kesakitan.

5. Menyediakan produk lubrikasi sebagai antisipasi

Telah berdaya upaya agar bisa terangsang, namun bagian mulut vagina tetap saja kering, Anda bisa mencoba alternatif berikut ini. Berbagai sebab bisa memicu kondisi tersebut seperti merokok atau cemas berlebihan. Sebab itu, untuk mengantisipasinya coba siapkan produk pelumas yang akan melancarkan senjata mempelai pria berpenetrasi. Anda dapat membeli produk lubrikasi berbahan dasar air. Lubrikasi dari bahan air cukup mudah dibilas jika tertumpah di seprai. Lain dengan lubrikasi berbahan minyak atau silikon. Namun bila Anda tak mau memanfaatkan pelumas, Anda mesti melakukan foreplay dalam waktu yang agak lama sebelum puncaknya. Biarkan proses pemanasan berlangsung lama hingga Anda betul-betul sudah terangsang dan tubuh mengeluarkan pelumas alami di bagian intim.

Itulah apa-apa yang menjadi persiapan malam pertama bagi pengantin wanita. Dengan syarat Anda telah siap, tak terlampau stres, risau, atau ketegangan pikiran berlebihan, dijamin malam pertama akan menjadi sebuah peristiwa yang sangat berkesan yang tak akan dilupakan sepanjang masa. Nah, setelah melakukan prosesi bercinta dan sudah merasa saling mendapatkan puncak kenikmatan, bukan berarti sudah selesai. Setelah bersetubuh, meski tubuh sudah sama-sama letih dan lemas, Anda dan pasangan wajib melakukan hal-hal berikut. Ini yang mesti dijalankan ketika ritual malam pertama selesai dilakukan :

1. Mencuci organ vital

Kebanyakan pengantin baru di malam pertama akan sangat letih setelah bercinta dengan pasangannya. Karenanya mempelai pria dan wanita terus saja tidur. Yang benar semestinya Anda dan pasangan wajib membersihkan kemaluan lebih dulu saat akan tidur. Mencuci organ intim sesudah berhubungan badan bermanfaat menghindarkan dari infeksi bakteri dan juga jamur. Masalahnya pada saat berhubungan badan maka batang kemaluan dan vagina boleh jadi terkena kuman, bakteri, dan kotoran yang berasal dari tangan, mulut, atau pakaian. Akan tetapi, tidak boleh menggunakan produk sabun antibakteri saat mencuci vagina sebab bahan kimia yang terkandung di dalamnya malah akan menganggu keseimbangan pH di bagian tersebut. Hal tersebut berpeluang memicu iritasi atau peradangan.

2. Kencing

Kencing seusai berhubungan badan merupakan aktifitas yang mesti dilakukan, terutama untuk mempelai wanita. Kencing seusai berhubungan intim berguna untuk menghindarkan infeksi saluran kemih. Saat berhubungan intim, mulut vagina bisa saja terkena bakteri yang berasal dari dubur, tangan, atau sumber lain. Bilamana tak cepat dibilas maka kuman bisa bergerak ke uretra (saluran kencing) lewat lubang kemih yang posisinya tak jauh dari mulut vagina. Lewat kencing, otomatis akan mendorong kuman kuman tadi keluar dari lubang kemih.

3. Minum air putih yang cukup

Usai berhubungan badan, tubuh umumnya telah kehilangan banyak cairan yang keluar melalui keringat. Di samping itu, tenggorokan pun akan terasa kering selepas berhubungan intim utamanya tatkala mempelai bernapas melalui mulut. Untuk itu siapkan segelas air putih di samping ranjang atau di mana saja melakukan hubungan badan. Air putih yang diminum pun akan ikut memperlancar sirkulasi darah. Hal tersebut bagus untuk menghindarkan dari kram atau kesemutan seusai bercinta.

Itulah beberapa hal yang mesti diperhatikan sebagai persiapan malam pertama bagi pengantin wanita. Dengan mempersiapkan sebaik-baiknya, malam pertama pun akan dilalui dengan sangat indah, dan memuaskan bagi kedua pasangan.

Loading...