Penyebab Gempa Bumi Vulkanik Adalah Sebagai Berikut

Posted on

Gempa bumi adalah salah satu jenis bencana alam yang tidak bisa dihindari. Gempa bumi terjadi akibat dari adanya pergerakan didalam bumi yang berakibat pada bergesarnya lempengan bumi. Kejidian ini adalah kejadian yang tidak bisa dihalangi. Akan tetapi dengan kita mengenali mengenai gempa bumi maka kita bisa lebih waspada dan mawas diri. Anda tentu sering mendengarkan kabar tentang adanya gempa bumi di beberapa wilayah.

Hingga akhirnya menyebabkan kehancuran rumah penduduk atau justru tidak berdampak apapun. Hal ini tergantung dari besar kecilnya gempa yang terjadi. Sebelumnya, perlu Anda ketahui bahwa gempa bumi ada banyak sekali macamnya. Secara umum gempa bumi terdiri dari dua golongan yaitu gempa bumi vulkanik dan gempa bumi tektonik. Pada laman ini akan kita bahas mengenai gempa bumi vulkanik secara mendalam.

Mengenali gempa bumi vulkanik

Gempa bumi vulkanik adalah gempa yang sangat sering terjadi di tanah air kita. Sesuai dengan namanya, kita sudah bisa membayangkan dan menerka bahwa gempa bumi ini akan berhubungan erat dengan gunung. Gempa ini terjadi akibat adanya aktivitas magma di dalam perut bumi. Dan umumnya gempa bumi vulkanik ini akan banyak terjadi di gunung berapi yang masih aktif, sehingga dimana ada besar kemungkinan gunung berapi akan menjadi saluran keluarya magma dari perut bumi.

Gempa ini biasanya akan dapat dirasakan sebelum gunung berapi mengeluarkan lava dan akhirnya meletus. Gempa ini tentu saja akan menyebabkan getaran yang cukup hebat karena adanya pergerakan magma yang terus berusaha untuk keluar. Jika saat terjadi gempa bumi yang begitu hebat, getaran yang dihasilkan akan sangat bisa dirasakan oleh manusia maupun fauna yang tinggal di gunung. Akan tetapi bila getarannya tak terlalu besar, maka getaran biasanya tak akan bisa dirasakan.

Penyebab Gempa Bumi Vulkanik Adalah Sebagai Berikut

Penyebab gempa bumi vulkanik

Dimana penyebab gempa vulkanik adalah gempa yang terjadi karena akan meletusnya/erupsi gunung berapi. Gempa bumi vulkanik ini adalah salah satu gempa bumi yang sulit untuk diprediksi karena terjadinya gempa bumi ini adalah akibat dari aktivitas magma yang sangat peka terhadap panas. Akan tetapi aktivitas ini bisa digunakan sebagai salah satu cara untuk mendeteksi peningkatan keaktifan gunugn berapi dan juga status gunung berapi. Proses peningkatan panas pada magma yang begitu dinamis ini terjadi karena adanya tekanan pada magma itu sendiri sehingga menimbulkan gelombang gelombang atau getaran pada kerak bumi.

Bila getaran yang dihasilkan lemah atau kecil maka akan menghasilkan gempa bumi yang tidak bisa dirasakan orang secara umum. Namun tetap mampu untuk dideteksi dengan alat khusus. Akan tetapi bila getaran dari gelombang tersebut kuat, maka gempa bumi yang terjadi juga akan dapat dirasakan oleh orang orang. Bahkan dalam kasus ini juga mampu menyebabkan fauna di sekitar gunung akhirnya turun gunung akibat khawatir dengan kondisi yang tak biasanya terjadi. Untuk frekuensi gempa bumi vulkanik yang biasanya terjadi adalah pada kisaran antara 1 hingga 5 Hz.

Bagi Anda yang tinggal di daerah sekitar gunung berapi yang masih aktif, maka akan sangat besar kemungkinannya untuk merasakan dan mengalami gempa bumi vulkanik ini. Karena memang gempa bumi ini terjadi di area gunung berapi terutama gunungberapi yang masih aktif. Selain itu gempa bumi ini juga terjadi di daerah gunung berapi yang memiliki magnitude kecil kurang dari5 Skala Richter.

Gempa vulkanik ini sangat jarang memiliki magnitude yang besar hingga 6 skala richter. Sedangkan untuk kedalamannya, gempa bumi vulkanik ini bisa mencapai 4km hingga 40 km. Untuk mengetahui kondisi di aera gunung berapi biasanya pemerintah akan memasang alat yang akan melacak dan merekam gempa bumi yang disebut dengan seismograf.

Dengan begitu masyarakat bisa mengetahui status lingkungannya dan selanjutnya bisa segera melakukan tindakan antitipasi agar bisa selamat dari kemungkinan kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi. Yang paling mengerikan dari adanya gempa bumi vulkani ini adalah adanya letusan dari gunug berapi.

Karena dengan makin meningkatkan getaran yang dihasilkan dari gempa bumi vulkanik, hal ini menandakan bahwa kemungkinan gunung beraapi akan meletus sangat besar. Bahkan tercatat bahwa beberapa gunung berapi yang mengalami letusan yang dibarengi dengan gempa vulkanik ini begitu banyak, diantaranya adalah gunung Merapi di Jawa Tengah, Gunung semeru di Jawa Timur, Gunung St Helen di Amerika, dan lain lain.

Meskipun demikian, akan tetapi gempa bumi vulkanik juga bisa memberikan dampak bagi masyarakat. Seperti yang telah dijelaskan bahwa gempa bumi vulkanik adalah gempa bumi atau getaran pada gerak bumi yang terjadi akibat adanya aktivitas didalam perut bumi yang bisa saja menyebabkan keluarnya magma dari dapur magma. Biasanya getaran atau gempa bumi vulkanik ini akan terjadi di tubuh gunung berapi dan sekitarnya. Akan tetapi bila hal ini menandakan bahwa gunung berapi akan meletus hingga akhirnya benar benar meletus, tentu ini bukanlah tanda yang baik.

Hal ini tentu saja akan menimbulkan dampak dan juga bahaya bagi kehidupan masyarakt. Diantaranya adalah keluarnya bahan bahan dari gunung vulkanik yang bisa membahayakan seperti bebatuan, lahar, debu, gas beracun, dan lain sebagainya. Bahan letusan ini dapat mengganggu kesehatan manusia dan juga fauna yang menghirupnya. Bahkan bila ternyata gunung berapi ini berada di lautan mampu menimbulkan kemungkinan terjadinya gelombang pasang yang dahsyat.

Bahkan berbagi akibat lain juga bisa saja terjadi seperti misalnya terjadi banjir akibat adanya waduk yang rusak, terjadi kebakaran akibat kebocoran pipa gas ataupun penyebab lainnya yang mengalami kerusakan, munculnya wabah penyakit akibat sulitnya mendapat air dan udara yang bersih, dan juga berbagai dampak lainnya.

Kejadian gempa bumi vulkanik terbesar

Seperti yang telah kita ketahui bahwa gempa bumi vulkanik akan terjadi di sekitaran gunung berapi yang masih aktif. Karena hal tersebut adalah salah satu tanda alam bahwa magma didalam bumi sedang mengalami pergerakan. Ada banyak kejadian gema bumi vulkanik yang pernah terjadi. Bahkan ada beberapa tercatat sebagai gempa bumi vulkanik terbesar. Berikut ini adalah beberapa gampa bumi vulkanik terbesar di duni yang pernah terjadi, yaitu sebagai berikut:

1. Gempa Bumi Vulkanik di Mauna Loa

Gempa bumi vulkani di Mauna Loa tercatat sebagai gempa bumi yangpaling mengerikan. Apalagi mengingat bahwa Mauna Loa adalah gunung berapi terbesar di dunia dan masih dalam posisi aktif. Dengan adanya gempa bumi yang pernah terjadi bahkan mampu menandakan bahwa gunung berapi ini akan mengalami letusan dahsyat. Dan benar, letusan dahsyat akhirnya terjadi pada tahun 1984 dengan diiringi gempa bumi vulkanik sebanyak kurang lebih 30 kali sejak tahun 1943 hingga 1984.

2. Gempa Bumi Vulkanik di Eyjaf Jallajokull

Gunung Eyjaff Jallajokull adalah deretan pegunungan berapi yang berada di wilayah Islandia. Gempa bumi vulkanik di Eyjaf Jallajokull ini bahkan menyebabkan terjadinya semburan abu vulkanik yang banyak merugikan masyarakat terutama bagi perusahaan penerbangan di Islandia. Tak hanya itu, gempa gumi ini bahkan menyebabkan kekacauan lalu lintas udara di kawasan Eropa.