10 Penyakit Akibat Kerja di Berbagai Profesi dan Tempat Yang Harus Diketahui

Posted on

Tahukah anda bahwa kondisi tempat anda bekerja sebenarnya adalah pemicu dari berbagai penyakit yang mungkin saja anda alami selama ini. Faktanya tidak hanya orang yang bekerja di luar ruangan saja yang dapat mengalami gangguan penyakit akibat dari pekerjaan yan dijalaninya. Namun orang yang bekerja di dalam ruanganpun juga dapat terkena penyakit yang bisa dikatan cukup kronis, seperti terlalu lama duduk menjadi ambeien, maupun tekanan darah tinggi akibat dari tekanan kerja dalam ruang lingkungan kantor.

Penyakit akibat kerja adalah penyakit yang diderita karyawan atau pekerja yang dikarenakan faktor-faktor resiko pekerjaan baik karena profesi maupun karena lokasi tempat dimana ia bekerja. Faktor tersebut antara lain yaitu cara bekerja, kondisi tempat kerja, alat kerja yang dipakai, material yang dipakai, serta limbah yang dihasilkan dari tempat bekerja. Berikut ini beberapa penyakit akibat kerja di berbagai profesi dan tempat yang bisa dan biasa terjadi :

Penyakit Akibat Kerja di Berbagai Profesi dan Tempat

1. Penyakit paru dan saluran pernafasan 

Debu sering dijadikan sebagai indikator kebersihan udara. Hal ini karena debu yang melayang di udara dapat mengakibatkan penyakit pernafasan. Orang yang bekerja di tempat berdebu seperti proyek bangunan dan pertambangan batu bara, dan lain-lain rentan terkena penyakit pernafasan. Hal ini karena setiap harinya menghirup debu.

2. Kelainan pendengaran 

Penyakit ini dapat disebabkan oleh lingkungan kerja yang bising. Baik kebisingan karena mesin, maupun karena hal lain yang dapat menimbulkan kebisingan..

3. Penyakit akibat keracunan 

Keracunan dapat terjadi pada orang yang bekerja sebagai analis bahan kimia, atau yang setiap harinya berhubungan dengan bahan-bahan kimia. Terlebih lagi orang yang bekerja langsung menangani limbah industri. Keracunan bisa disebabkan oleh zat-zat logam berat seperti kadmium, raksa, timbal, dan lainnya.

4. Penyakit mata

Penyakit mata dapat disebabkan oleh radiasi komputer. Selain itu penyakit ini dapat terjadi ketika mata digunakan untuk sesuatu yang detail terus menerus. Penyakit mata juga bisa timbul ketika mata terkena benda asing. Jenis penyakit mata yang sering terjadi adalah mata rabun akibat terlalu sering terkena radiasi komputer.

5. Penyakit asma 

Asma dapat disebabkan oleh debu yang terhirup. Baik debu dari tanah maupun hal lain yang menyerupai debu seperti tepung. Partikel debu mengakibatkan nafas menjadi sesak dan berakhir dengan asma.

6. Penyakit otot dan syaraf 

Penyakit ini dapat diderita oleh orang yang bekerja secara fisik. Hal ini bisa terjadi apabila fisik terus dipacu untuk melakukan suatu kerja yang keras dan melebihi kapasitas.

7. Kelainan genetik 

Penyakit ini dapat diderita oleh orang yang bekerja dengan zat-zat radioaktif yang bisa menimbulkan radiasi. Kelainan genetik dapat menular ke keturunan. Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga diri dari paparan radiasi.

8. Penyakit kulit 

Penyakit kulit ini bisa terjadi akibat paparan sinar matahari bagi orang yang bekerja terlalu lama di luar ruangan. Selain itu dapat pula disebabkan oleh paparan suhu yang sangat rendah atau sangat tinggi serta paparan bahan kimia.

9. Infeksi 

Infeksi dapat terjadi karena faktor peralatan yang digunakan. Kecelakaan bisa saja terjadi dan dapat menimbulkan infeksi. Oleh karena itu, di setiap tempat kerja penting adanya pengecekan alat secara berkala. Selain itu infeksi juga bisa terjadi akibat bakteri dan virus yang mungkin tertular dari orang lain. Orang yang bekerja di rumah sakit rentan terkena penyakit apabila tidak menjaga kesehatan dengan baik.

10. Alergi 

Alergi bisa terjadi karena kondisi suhu yang sering berubah. Suhu terlalu dingin, ataupun suhu terlalu panas. Kemudian alergi juga bisa terjadi pada kondisi dimana udara yang dihirup kotor.

Beberapa penyakit akibat kerja di berbagai profesi dan tempat yang telah disebutkan diatas bisa saja menimpa anda. Agar anda terhindar dari penyakit yang tidak diinginkan. Selalu ikuti pedoman kesehatan dan keselamatan kerja di tempat diamana anda bekerja. Apabila belum ada informasi mengenai kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan anda, segeralah bicara kepada atasan agar diadakan penyuluhan mengenai hal tersebut. Hal ini penting demi memaksimalkan kerja anda serta meminimalisir hal-hal yang merugikan baik merugikan diri sendiri maupun merugikan lingkungan kerja.