9 Peninggalan Nabi Muhammad SAW Asli di Dunia

Posted on

Rasulullah Muhammad SAW adalah nabi terakhir umat Muslim. Beliau pembawa ajaran Islam sebagai penyempurna ajaran nabi-nabi terdahulu, pemimpin terbesar umat muslim sepanjang masa. Berasal dari kaum Quraisy dengan nama lengkap Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim. Nabi Muhammad lahir di Mekkah 20 April 571 Masehi atau 12 Robiul Awal tahun Gajah. Dinamakan tahun Gajah karena pada saat kelahiran Nabi, bertepatan dengan penyerangan Kabah oleh tentara Abrahah dengan mengendarai gajah. Nabi Muhammad SAW meninggal saat usia 63 tahun di Madinah, pada 8 Juni 632 Masehi atau 12 Robiul Awal tahun.

Selain ajaran Islam, Nabi Muhammad SAW juga banyak meninggalkan jejak berupa peninggalan-peninggalan benda yang sampai saat ini masih ada dan disimpan di berbagai museum. Berikut ini adalah benda-benda peninggalan beliau. Beberapa diantaranya adalah koleksi yang tersimpan di berbagai tempat di beberapa negara. Seperti Museum Topkapy di Istambul Turki, Yordania, Irak dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Peninggalan-peninggalan tersebut adalah bukti sejarah kejayaan di masa-masa awal Islam. Jadi tidak boleh dianggap sebagai benda keramat atau berhala yang malah akan menjerumuskan umat Islam ke dalam kemusyrikan.

Peninggalan Nabi Muhammad SAW Asli di Dunia

Peninggalan Nabi Muhammad SAW asli di dunia

1. Makam Nabi Muhammad.

Makam Nabi Muhammad SAW berada di kompleks Masjid Nabawi di Saudi Arabia. Di situ terdapat empat pintu yang diberi nama pintu at-Taubah di Kiblatnya, ar-Raudhah di Barat, Fathimah di Timur, dan Tahajud di Utara. Dari sisi kiri ke kanan adalah makam Nabi Muhammad SAW, makam khalifah pertama Islam Abu Bakar As-Shidiq, dan Umar bin Khattab RA.

2. Helai janggut dan rambut Nabi Muhammad.

Ada helai janggut dan rambut Rasulullah. Benda tersebut kini tersimpan di sebuah Museum Topkapi, Istanbul, Turki.

3. Gigi Nabi Muhammad.

Dua gigi yang diduga merupakan gigi Nabi Muhammad SAW ditemukan di Gunung Uhud. Gigi ini merupakan bagian dari 4 gigi Nabi yang tanggal dan tertinggal pada saat terjadi Perang Uhud.

4. Jubah dan sandal Nabi Muhammad.

Jubah dan sandal Nabi Muhammad dipajang di Museum Topkapi, Istanbul, Turki. Jubah panjang tersimpan dalam sebuah kotak kaca yang memiliki pengaturan suhu agar tetap terjaga kelestariannya. Konon jubah ini diberikan Nabi kepada Uwaish Alkharani. Sandal Nabi juga dipajang di museum yang sama.

5. Pedang Nabi Muhammad

Pedang Peninggalan Rasulullah SAW berada di museum di Istambul Turki. Selama menyebarluaskan agama Islam, Rasulullah Muhammad SAW banyak melalui peperangan untuk melawan orang-orang kafir. Pada saat peperangan tersebut, beliau memiliki 9 buah pedang. 9 buah pedang tersebut saat ini masih tersimpan di museum dengan baik. Berikut ini adalah nama 9 pedang peninggalan Nabi Muhammad SAW.

  • Pedang Al-Mathur.
    Al-Ma’thur dikenal juga sebagai Ma’thur al-Fijar adalah pedang milik Nabi Muhammad SAW yang didapatkan sebelum Beliau menerima wahyu yang pertama di Makkah. Pedang tersebut adalah tadinya adalah milik ayah Nabi Muhammad SAW. Pedang ini dan peralatan perang lainnya diberikan kepada Ali bin Abi Thalib RA saat Nabi SAW berhijrah dari Makkah ke Madinah. Pedang memiliki panjang 99 cm. Pegangannya berbentuk dua ular terbuat dari bahan emas dan bertahtakan zamrud dan pirus. Di dekat pegangan pedang tersebut tertulis nama ayah Nabi yaitu Abdullah bin Abdul Mutthalib.
  • Pedang Al-Battar.
    Pedang ini merupakan harta rampasan dari pasukan Bani Qaynuqa. Pedang ini istimewa karena bertuliskan nama-nama Nabi. Nama yang tertulis di pedang yaitu Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, dan Nabi Muhammad sendiri. Sehingga pedang ini disebut pedangnya para nabi. Terdapat pula gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala Goliath. Pedang ini memiliki panjang 101 sentimeter. Pedang ini tersimpan di Museum Topkapi, Istanbul, Turki.
  • Pedang Dhu Al-Faqar.
    Pedang Dhu Al-Faqar ini merupakan pedang hasil rampasan Nabi Muhammad SAW dalam perang Badar. Pedang ini juga dikenal dengan nama pedang Dzulfikar. Keistimewaan pedang ini adalah memiliki dua mata pedang, yang digambarkan dengan dua garis yang terukir di tengah pedang. Nabi Muhammad SAW kemudian memberikan pedang ini kepada Ali bin Abi Thalib.
  • Pedang al-Mikhdham.
    Pedang ini digunakan oleh Nabi Muhammad SAW kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib. Ali bin Abi Thalib kemudian mewariskannya lagi kepada anak-anaknya. beberapa sumber menyatakan bahwa pedang ini merupakan hasil rampasan Ali bin Abi Thalib sendiri saat memimpin sebuah serangan di Suriah. Pedang ini memiliki panjang 97cm dan bertuliskan nama Zayn al-Din al-Abidin.
  • Pedang Al-Rasub.
    Dikatakan bahwa Pedang al-Rasub ini disimpan di rumah Nabi Muhammad SAW layaknya bahtera yang biasa disimpan oleh bangsa Israel. Pedang ini memiliki panjang 140cm. Keistimewaan pedang ini adalah memiliki lingkaran emas bertuliskan nama Ja’far al-Sadiq. Pedang ini tersimpan di Museum Topkapi, Turki.
  • Selain kelima pedang nabi di atas, empat pedang lainnya yaitu Pedang Al-Adb, Pedang Al-Qadib, Pedang Hatf, dan Pedang Qal’i. Pedang-pedang tersebut juga disimpan di Museum Topkapi, Istanbul, Turki.

6. Surat Nabi Muhammad kepada Musailamah Al-Kazzab.

Surat dari Nabi Muhammad SAW tersebut diberikan kepada Musailamah Al-Kazzab, yaitu seorang yang mengaku mendapatkan wahyu dari Allah atau Nabi palsu.

7. Kumpulan surat Nabi Muhammad untuk pemimpin dunia.

Peninggalan ini berupa kumpulan surat dari Nabi Muhammad SAW yang ditujukan kepada para pemimpin dunia untuk memeluk Agama Islam. Ada 43 buah surat yang ditulis dan ditujukan diantaranya kepada Raja Najasy Ethiopia, Raja Al Muqawqis di Mesir, Heraclius di Romawi, Uskup Dhughathir, Gubernur Al Mundzir bin Sawa di Bahrain, dan masih banyak lainnya.

8. Pohon tua Sahabi.

Pohon ini adalah saksi pertemuan Nabi Muhammad SAW dengan Pendeta Bahira. Pendeta yang meramalkan tentang nabi terakhir. Pendeta Bahira bertemu Nabi Muhammad SAW saat umur beliau 9 tahun. Pendeta tersebut takjub saat melihat cabang pohon merunduk melindungi Nabi Muhammad SAW saat sedang menjaga unta.

9. Jejak kaki Nabi Muhammad.

Banyak yang mengklaim menemukan jejak kaki yang diduga milik Nabi Muhammad SAW. Namun yang paling teruji keasliannya adalah yang berada di Museum Topkapi, Istanbul, Turki.

Semua benda peninggalan Nabi Muhammad SAW tersebut menunjukkan keberadaan Nabi Muhammad SAW. Namun dari seluruh peninggalan Nabi Muhammad SAW, Al-Quran dan Hadits adalah peninggalan yang paling berharga. Sesuai dengan bunyi Al-Quran surat Ibrahim ayat 1, “Alif Laam Raa. (ini adalah) Kitab yang kami turunkan kepadamu (Muhammad) supaya kamu mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan, (yaitu) menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha terpuji”. Maka Alquran akan menjadi pedoman umat manusia agar tetap berada di jalan yang benar hingga akhir zaman.