Pengertian Organisasi dan Manajemen Secara Singkat dan Jelas

Posted on

Manajemen serta organisasi adalah dua kata yang sering kita dengar sehari-hari, terutama dalam dunia ekonomi atau mata pelajaran ilmu sosial. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan manajemen dan komunikasi? Apa saja fungsi dari manajemen dan jenis-jenis organisasi yang ada di masyarakat? Berikut akan dipaparkan mengenai pengertian lengkap dari manajemen dan juga organisasi.

Pengertian manajemen dan fungsinya

Manajemen adalah sarana dalam mencapai tujuan organisasi dengan cara memanfaatkan alat yang tersedia secara semaksimal mungkin. Perlu diperhatika juga bahwa dalam mencapai tujuan perusahaan, harus diperhatikan secara optimal mengenai kepentingan-kepentingan terkait kepentingan konsumen, karyawan, penanam modal, masyarakat, pemerintah serta supplier.

Pengertian Organisasi dan Manajemen Secara Singkat dan Jelas

Sedangkan untuk fungsi manajemen sendiri sebenarnya hanya ada empat, yaitu sebagai berikut.

  1. Perencanaan atau planning.
    Fungsi pertama ini adalah kegiatan dalam menetapkan tujuan organisasi serta memilih cara terbaik dalam mencapai tujuan tersebut.
  2. Organizing and staffing atau pengorganisasian.
    Termasuk dalam kegiatan ini adalah mengkoordinir sumber daya manusia serta material organisasi agar tujuan yang hendak dicapai dari organisasi bisa benar-benar tercapai secara efektif serta efisien. Pengorganisasian sendiri memiliki empat bagian penting. Pertama adalah Staffing atau membagi kelompok-kelompok kerja sesuai jenisnya serta orang-orang yang sesuai keahliannya. Kedua adalah Delegation of Authority yaitu pendelegasian wewenang dari atasan pada bawahan sesuai struktur organisasi. Ketiga adalah Departementasi yaitu pengelompokan kegiatan untuk kemudian akan dipisahkan dengan kegiatan lain. Terakhir adalah Personalia yaitu yang berhubungan dengan hubungan sifat formal.
  3. Pengarahan atau leading.
    Kegiatan ini meliputi pemberian arahan, mempengaruhi hingga memberi motivasi agar karyawan mau bekerja.
  4. Controlling atau pengawasan.
    Tujuannya adalah untuk melihat apakah kegiatan dari organisasi sudah berjalan sesuai rencana yang ditetapkan atau tidak. Fungsi pengawasan memiliki tiga kegiatan yang seharusnya dilakukan. Ketiga kegiatan ini adalah menetapkan standar yang digunakan, membandingkan pelaksanaan kegiatan dengan standar serta melakukan koreksi.

Pengertian organisasi dan pola organisasi

Organisasi adalah salah satu sarana dalam mencapai tujuan perusahaan melalui serangkaian pelaksanaan fungsi manajemen dari pimpinan dengan organisasi dalam perusahaan yang bersangkutan. Keberhasilan perusahaan akan tergantung dari organisasi dan terutama adalah struktur organisasi tersebut yang dianut. Dari definisi organisasi di atas, dapat disimpulkan bahwa sebuah organisasi akan mencakup tiga elemen pokok, yaitu interaksi manusia, struktur organisasi itu sendiri serta kegiatan yang dapat mengarah pada tujuan.

Pola organisasi sendiri dibagi menjadi dua yaitu organisasi formal serta organisasi non formal atau organisasi informal. Dalam tiap organisasi formal biasanya akan terkandung kedua unsur tersebut, di mana organisasi formal akan digunakan sebagai pedoman tegas di dalam struktur organisasinya. Sementara organisasi informal akan muncul dengan sendirinya karena adanya kebutuhan karyawan dalam bermasyarakat ataupun bersosialisasi degnan karyawan lainnya.

Organisasi formal akan dibentuk secara sadar serta memiliki tujuan tertentu. Organisasi jenis ini juga didasari akan penggunaan sistem tugas, tanggung jawab, hubungan wewenang serta pertanggungjawaban. Organisasi akan dirancang oleh seorang manajer serta pekerjaan di dalamnya akan dapat dilaksanan sesuai peraturan yang sudah disepakati oleh semua anggota organisasi.

Organisasi informal biasanya tidak akan memiliki struktur organisasi yang terlihat. Namun, organisasi ini akan mengikuti keberadaan dari organisasi formal. Keberadaan dari organisasi ini sendiri sebenarnya tidak direncanakan karena terjadi secara otomatis atas dasar hubungan antar perseorangan di sesama anggota organisasi formal atau perusahaan. Organisasi ini tercipta karena hubungan antar pribadi yang terjadi secara tidak sadar sehingga tidak didasarkan akan hubungan wewenang formal seperti pada struktur organisasi formal. Selain itu, tidak ada pula kesepakatan tujuan bersama.

Struktur organisasi

Struktur organisasi merupakan kelanjutan dari dua pola organisasi yang sebelumnya telah dijelaskan di atas. Struktur organisasi ini akan secara otomatis menjadi perwujudan dari struktur organisasi formal. Caranya adalah dengan melakukan analisis mengenai jabatan apa saja yang harus dibutuhkan dalam mencapai tujuan serta menentukan kualifikasi dan jumlah orang yang diperlukan dalam mengisi jabatan-jabatan tersebut. Struktur organisasi yang telah dibentuk akan kembali didasarkan pada beberapa komponen organisasi. Ketiga komponen itu adalah interaksi manusia, struktur serta kegiatan yang mengarah menuju tujuan.

Berdasarkan tiga komponen organisasi tersebut, seorang manajer yang berada dipuncak harus bisa mengkoordinir aneka kegiatan karyawan agar dapat mencapai tujuan dari organisasi. Di samping tiga pertimbangan komponen tersebut, struktur organisasi juga harus bisa memberi penjelasan terkait pembagian kekuasaan serta apa saja tanggung jawabnya.

Pendelegasian wewenang sendiri akan sangat erat kaitannya dalam batasan wewenang serta tanggung jawab seseorang di suatu bagian kegiatan tertentu yang dilaksanakannya. Dengan memberikan tugas pada bawahan, maka manajer telah memberi wewenang dan juga tanggung jawab secara seimbang. Tiap bawahan nantinya harus dapat mempertanggungjawabkan atasan sesuai struktur organisasi yang ada.

Bentuk-bentuk organisasi

Terdapat setidaknya enam bentuk organisasi. Tiap bentuk akan memiliki pengertian dan juga ciri-cirinya masing-masing. Berikut adalah keenam bentuk organisasi tersebut.

  1. Organisasi lini atau disebut juga sebagai organisasi garis.
    Organinsasi ini memiliki garis wewenang di dalamnya akan secara langsung akan menghubungkan atasan serta bawahan secara vertikal. Ciri-ciri organisasi ini di antaranya adalah jumlah karyawan yang masih sedikit, manajer bawah sebagai pelaksana kecuali top manajer, sarana serta alat terbatas serta hubungan antara atasan dan bawahan akan bersifat langsung.
  2. Organisasi fungsional.
    Dalam organisasi ini, wewenang yang berasal dari pimpinan tertinggu akan dilimpahkan ke kepala bagian dengan jabatan fungsional. Kemudian, wewenang ini akan dikerjakan oleh pelaksana dengan keahlian khusus. Ciri-ciri organisasi ini adalah ukurannya kecil, terdapat kelompok kerja yang terdiri dari para staf ahli, spesialisasi dalam pengerjaan tugas, pengawasan akan dilakukan secara ketat dan target yang akan dicapai pasti serta jelas.
  3. Organisasi lini dan staff.
    Pada bentuk organisasi ini, pelimpahan wewenang akan berlangsung vertikal serta sepenuhnya berasal dari pucuk pimpinan menuju kepala bagian di bawahnya. Dari kepala bagian, wewenang akan turutnke manajer serta menuju satu atau lebih pejabat staff dengan peran sebagai penasihat. Ciri-ciri dari organisasi ini di antaranya adalah hubungan atasan serta bawahan tidak sepenuhnya dilakukan secara langsung, organisasinya besar dan jumlah karyawannya banyak.
  4. Organisasi fungsional dan garis.
    Dalam organisasi ini, wewenang dari pemimpin tertinggi akan dilimpahkan menuju kepala bagian di bawah dengan keahlian tertentu untuk kemudian dilimpahkan pada pejabat fungsional dan koordinasinya tetap pada kepala bagian.
  5. Organisasi matrik.
    Organisasi ini akan menggunakan struktur organisasi yang menunjukkan di mana letak spesialis dengan keterampilan pada masing-masing bagian dalam kegiatan perusahaan akan dikumpulkan agar menjadi satu dan mengerjakan suatu proyek tertentu.
  6. Organisasi komite.
    Organisasi ini memiliki tugas kepemimpinan serta tugas tertentu yang akan dilakukan secara kolektif oleh satu kelompok pejabat.

Demikian adalah uraian lengkap terkait manajemen dan juga organisasi. Mulai dari pengertiannya, fungsinya hingga jenis-jenisnya. Semoga uraian lengkap di atas dapat membantu kita dalam lebih memahami seputar manajemen dan juga organisasi.