Sejarah merupakan elemen penting yang dimiliki oleh sebuah bangsa besar. Sejarah bisa dijadikan sebagai sebuah petuah untuk membangun bangsa yang maju. Tetapi seiring berjalannya waktu, sejarah mulai banyak dilupakan terutama oleh generasi muda saat ini.

Belajar tentang sejarah dianggap menjadi sebuah hal yang begitu membosankan. Padahal sekarang generasi muda bisa belajar sejarah melalui tempat wisata atau petilasan yang menunjukan kejayaan dari masa lalu.Menumbuhkan rasa kesadaran pentingnya belajar sejarang memang sangat dibutuhkan.

Makam Prabu Siliwangi di Majalengka adalah sebuah tempat yang bisa dijadikan sebagai pilihan untuk melakukan wisata dan belajar mengenai sejarah dari kerajaan Padjajaran. Di tempat tersebut kini telah dijadikan sebagai salah satu obyek wisata. Mulai dari wisata alam, ziarah dan berbagai obyek lainnya bisa dinikmati di sana. Prabu Siliwangi ialah seorang Raja yang terbesar yang pernah memimpin Kerajaan Padjajaran.

Makam Prabu Siliwangi di Majalengka, Situs Sejarah Kerajaan Padjajaran

Sehingga masyarakat Sunda percaya bahwa apapun yang ada keterkaitan dengan Prabu Siliwangi dianggap memiliki kesaktian. Di dalam lingkungan makam tersebut terdapat berbagai hal yang merupakan petilasan dari Prabu Siliwangi. Petilasan terebut berada di Desa Pajajar, Rajagaluh Majalengka.

Sudah sejak 1980 tempat tersebut dijadikan sebagai situs sejarah dari kerajaan Padjajaran. Awalnya tempat tersebut hanya banyak dikunjungi dalam rangka melakukan ziarah, namun sepuluh tahun kemudian dikelola dengan baik dan dijadikan sebagai obyek wisata sejarah Prabu Siliwangi. Sebenarnya kalau Anda ingin mengenal dan belajar mengenai Kerajaan Padjajaran terutama Prabu Siliwangi, petilasannya bisa tersebar di kawasan Jawa Barat. Namun, di Majalengka inilah tempat yang dianggap sebagai tempat terakhir keberadaan Prabu Siliwangi.

Masyarakat percaya bahwa Prabu Siliwangi hilang secara ghaib (moksa) di Majalengka. Hal ini sangat diyakini karena terdapat makam keramat di dalam kawasan petilasan tersebut. Makam tersebut dianggaap sebagai salah satu makam keramat. Ada masyarakat yang percaya bahwa makam Prabu Siliwangi di Majalengka. Hal ini karena bedasarkan bukti sejarah memang menunjukan bahwa Majalengka menjadi tempat terakhir keberadaan dari Prabu Siliwangi. Makam keramat tadi menjadi salah satu buktinya.

Banyak orang yang berkunjung untuk melihat makam keramat tersebut. Makam yang ditutupi kain berwarna putih dan terdapat menhir di dalam cungkupnya. Di depannya terdapat tempat yang biasanya digunakan untuk kemenyan. Banyak sekali orang yang melakukan ziarah ke makam tersebut. Tetapi apakah benar bahwa di Majalengka Prabu Siliwangi itu meninggal dan di makamkan? Padahal dalam catatan sejarah mengatakan bahwa Prabu Siliwangi itu moksa (menghilang secara gaib). Apakah benar bahwa makam yang ada di majalengka itu merupakan makam dari Prabu Siliwangi?

Benarkah Makam Prabu Siliwangi di Majalengka?

Pertanyaan mengenai di manakah sebenarnya letak dari makam Prabu Siliwangi ini masih banyak veris yang beredar. Belum ada kata sepakat yang dilontarkan oleh sejarawan tentang di mana makam Prabu Siliwangi di Majalengka. Sebab banyak sekali kawasan Jawa Barat ditemukan petilasan dari Prabu Siliwangi. Sehingga banyak sejarawan yang mencoba untuk melakukan penelusuran demi menemukan bukti yang nyata di manakah letak dari makam Prabu Siliwangi tersebut.

Berkitan dengan makam dari Prabu Siliwangi ini ternyata banyak masyarakat yang meyakaini tidak ada. Mekipun telah dilakukan penelusuran yang panjang tetap tidak akan mampu menemukan makam dari Prabu Siliwangi. Bahkan banyak yang menganggap Prabu Siliwangi ini hidup tetapi berada di dimensi lain. Jika mencari mengenai cerita dari Prabu Siliwangi ini memang terdapat banyak sekali versi. Namun, arahnya tetap menunjukan bahwa memang Prabau Siliwangi ini menghilang ke alam ghaib dan besama dengan pengikutnya membangun kerajaan gaib yang terletak di Gunung Salak.

Jadi tidak akan mungkin kita bisa menemukan makam dari Prabu Siliwangi ini. Hal itulah kenapa saat ini Gunung Salak dikenal sebagai gunung yang angker. Tetapi tidak semua orang percaya dengan cerita itu. Ada sekelompok yang yakin kalau raja Padjajaran tersebut memang wafat dan dimakamkan dengan wajar. Lantas dimanakah kita dapat menemukan makamnya? Nah, dalam masalah ini hanya diketahui oleh orang yang terpiluh dan meman terpercaya saja. Hal ini karena didasarkan pada posisi Kerajaan Padjajaran selama berkuasa. Namun, belakangan ini banyak sekali situs di mana menjadi makam dari Raja Padjajaran ini, salah satunya makam Prabu Siliwangi di Majalengka.

Ada pula situs yang dianggap makam dari Prabu Siliwangi lainnya yang berada di Garut, Ciamis dan Sumedang. Bahkan pada tahun 1987 hadir pengakuan di seorang sejarawan yang telah berhasil memindahkan makam Prabu Siliwangi dari Lereng Gunung Pangrago menuju bukit di Ngamprah Pasir Pari Ciwidey. Hal ini atas dasar alasan sulit untuk mengunjungi lokasi tempat pertama makam dari Prabu Siliwangi.

Dari sekian banyak pendapat dan klaim mengenai makam dari Prabu Siliwangi tetapi semua punya keyakinan dan alasan jelas. Termasuk yang berada di Majalengka. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa di tempat itu terdapat sebuah makam keramat tadi. Lokasi moksa atau hilangnya Prabu Siliwangi juga terjadi di Desa Pajajar Rajagaluh, Majalengka.

Wisata alam dan Ziarah ke Makam Prabu Siliwangi di Majalengka

Ketika mengunjungi makam Prabu Siliwangi di Majalengka maka letaknya berada di sebuah hutan kecil dengan pohon yang begitu besar dan rindang. Jelas sebagian besar orang yang berkunjung kesitu tidak hanya ingin melakukan ziarah ke makam dari Prabu Siliwangi saja. Meskipun ada beberapa orang yang punya niat hanya untuk ke makam prabu Siliwangi. Tetapi di sektabta juga terdapat berbagai macam tempat yang merupakan petilasan dari Prabu Siliwangi. Dari namanya saja jelas bahwa wisata religi menjadi daya tarik yang paling terlihat.

Petilasan tersebut dijaga oleh seorang kuncen. Ketika sudah memasuki gerbang masuk saja akan terlihat patung Harimau yang menunjukan keidentikan tempat ini dengan Prabu Siliwangi. Selain itu, disekitarnya juga ada wisata alam yang bisa menjadi tempat tambahan bagi para peziarah dengan melihat keindahan panorama dari dua telaga yang ada di kawasan petilasan Prabu Siliwangi tersebut. Ada Telaga Pancur dan Telaga Emas. Keduanya merupakan daya tarik dari wisata petilasan Prabu Siliwangi yang ada di Majalengka.

Sebenarnya, dari apa yang telah di sampaikan tadi, poin pentingnya buka pada tempat wisata atau di manakah makan asli dari Prabu Siliwangi. Akan tetapi, bagaimana sebagai generasi muda kita mau untuk mempelajari dan melihat sejarah. Paling tidak yang harus dipahami ialah sejarah dari Prabu Siliwangi bersama dengan Kerajaan Padjajaran yang dipimpinnya. Tidak boleh sejarah itu dilupakan bahkan sampai tidak diingat lagi. Sebab lahirnya bangsa ini tidak lepas dari yang namanya sejarah.

Mengunjungi situs sejarah atau tempat yang menyimpan cerita sejarah adalah sebuah jalan yang bisa dilakukan untuk belajar sejarah. Saat ini banyak tempat wisata yang menawarkan area hiburan tetapi tetap mengandung unsur belajar tentang sejarah , seperti petilasan Prabu Siliwangi yang ada di Majalengka.