Legenda Tangkuban Perahu Cerita Singkat Padat dan Jelas

Posted on

Indonesia adalah tanah air yang memiliki berjuta pulau. Dan dari berjuta pulau yang ada bahkan terbentuk beragam sekali suku budaya. Tentu saja Indonesia menjadi tanah air yang begitu kaya. Tidak hanya kaya dengan sumber daya alam yang amat sangat melimpah akan tetapi juga dengan kebudayaannya. Padahal kebudayaan itu mencakup segala aspek dalam kehidupan, baik dari segi cara bertahan hidup, berbagai makanan khas yang dibuat, pakaian adat, kebiasaan-kebiasaan, tahayul dan mistis, maupun berbagai keseniannya. Kesenian yang mampu diciptakan oleh masing-masing kebudayaan juga sangat beragam termasuk juga legenda untuk setiap tempat yang ia tinggali dan juga tempat di sekitarnya. Salah satu yang bakan sangat populer adalah legenda tangkuban perahu cerita singkat .

Legenda adalah sebuah cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi. Biasanya legenda ini selalu berhubungan dengan sebuah peristiwa besar atau juga mengenai asal usul sebuah tempat. Dulu, orang-orang belum bisa menulis sehingga legenda ini diceritakan dari mulut ke mulut pada setiap masa. Hingga akhirnya dikenal dan benar-benar diingat bahkan populer hingga saat ini. Salah satu legenda yang cukup menarik dan juga populer adalah sebuah legenda yang menceritakan tentang tangkuban perahu. Tak jarang legenda ini dijadikan sebuah pertunjukan drama pentas seni maupun drama dalam pembelajaran untuk terus dikenakan kepada penerus bangsa. Begitu populernya legenda tangkuban perahu cerita singkat ini, bahkan telah dibuat berbagai buku, video, maupun film untuk mendokumentasikan legenda ini. Legenda mengenai asal muasal adanya gunung tangkuban prahu ialah berawal dari cerita tentang seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang.

Legenda Tangkuban Perahu Cerita Singkat

Dahulu kala di sebuah tanah Pasundan, ada seorang dewi nan cantik jelita tinggal di sebuah gubuk yang letaknya berada di tengah hutan. Dewi itu bernama Dayang Sumbi. Dayang Sumbi tinggal sendirian disana dan hanya ditemani oleh seekor anjingnya yang setia bernama Tumang. Setiap hariia mengerjakan berbagai aktivitas seperti juga menenun kain. Akan tetapi pada suatu hari, salah satu alat tenunnya hilang entah dimana sehingga ia tidak bisa menenun pada hari itu. Lantas Dayang Summbi mencari alatnya agar bisa kembali menyelesaikan pekerjaannya. Dia mencari kesana kemari akan tetapi tetap saja tidak bisa menemukan alat tersebut hingga akhirnya iapun berkata bahwa siapapun yang menemukan alatnya akan dia jadikan suami bila laki-laki dan akan ia jadikan saudara bila ia wanita. Dan ternyata benar saja, saat itu Tumang lah yang berhasil menemukan alat tenunnya itu, dan akhirny aia menikahi Tumang.

Sebenarnya Tumang bukanlah seekor anjing, akan tetapi dia mendapatkan kutukan dari seorang penyihir jahat. Akhirnya perkawinan mereka melahirkan seorang buah hati laki-laki yang sagat lucu dan diberi nama Sangkuriang. Sangkuriang ia didik dengan baik dan akhirnya tumbuh besar menjadi seorang anak yang sangat baik dan berbakti kepada Dayang Sumbi. Akan tetapi Dayang Sumbi tak pernah memberitahu bahwa Tumang adalah ayahnya. Sangkuriang adalah seorang anak laki-laki yangsangat bersemangat dan sangat menyukai perburuan di hutan. Dan semuanya benar-benar berjalan lancar layaknya kehidupan keluarga lain pada umumnya.

Suatu hari Sangkuriang dan Tumang tengah berburu rusa di hutan. Akan tetapi pad ahari itu mereka tidak menemukan rusa satupun. Akan tetapi ia justru bertemu dengan babi hutan. Pada saat itu Sangkuriang menyuruh Tumang untuk memburu dan membunuh babi hutan itu untuknya. Akan tetapi Tumang tidak melakukannya karena babi hutan itu adalah ibu dari Dayang Sumbi yang juga dikutuk oleh penyihir jahat. Melihat hal tersebut, Sangkuriang menjadi marah dan akhirnya ia membunuh Tuimang dan mengeluarkan hari anjing setianya itu. Sangkuriang pun pulang dan memberikan hati Tumang kepada Dayang Sumbi. Mengetahui bahwa Tumang tidak bersama dengan Sangkuriang, Dayang Sumbi pun menanyakan dimana keberadaan Tumang. Akhirnya Sangkuriang mengakui perbuatannya. Tentu saj ahal ini membuat Dayang Sumbi marah dan kecewa hingga akhirnya memukul kepala Sangkuriang dengan batok dan Sangkuriangpun pergi meninggalkan rumah.

Sangkuriang akhirnya tumbuh tanpa ibunya. Ia terus tumbuh menjadi lelaki yang sangat rupawan dan terampil. Suatu hari ia bertemu seorang wanita cantik di tengah hutan dan ia pun langusng jatuh cinta. Ya, wanita itu adalah Dayang Sumbi, ibunya yang merupakan seorang dewi sehingga ia tak bisa menjadi tua. Sangkuriang benar-benar mabuk cinta dan tidak mengenali wajah ibunya, berbeda dengan Dayang Sumbi yang tetap mengetahui bahwa ia adalah anaknya dari luka yang ada di kepalanya. Meskipun demikian Dayang Sumbi tetap berusaha menutupinya. Namun, Sangkuriang kemudian melamar Dayang Sumbi untuk dijadikan istrinya.

Untuk menghindari pernikahan antara mereka, Dayang Sumbi akhirnya meminta Sangkuriang untuk membuatkan danau dan perahu dalam satu malam sebagai hadiah pernikahan. Dan dengan bantuan makhluk gaib, apa yang ia minta benar-benar bisa terlaksana dalam waktu satu malam. Melihat pekerjaan Sangkuriang yang hampir selesai, Dayang Sumbi kemudian mencari cara untuk menggagalkannya, mengetahui niat Dayang Sumbi, akhirnya Sangkuriang marah da menendang perahu yang ia buat. Dan akhirnya perahu tersebut dikenal denga nama Tangkuban Perahu.

Dari cerita singkat diatas, bisa kita ketahui bersama kesimpulan dari legenda tangkuban perahu cerita singkat ialah sebagai berikut:

  1. Seorang dewi cantik bernama Dayang Sumbi menikah dengan seekor anjing bernama Tumang karena sumpah yang ia buat sendiri. Dimana ia mengatakan bahwa siapa saja yang menemukan alat tenunnya akan dia nikahi bila ia adalah laki-laki, dan akan ia jadikan saudara bila yang menemukan adalah seorang wanita.
  2. Dari pernikahan Dayang Sumbi dengan Tumang tersebut akhirnya melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Akan tetapi Sangkuriang tidak mengetahui bahwa Tumang adalah ayah Sangkuriang.
  3. Sangkuriang yang sangat senang berburu akhirnya membunuh Tumang karena ketidak taatan Tumang saat pergi melakukan perburuan. Dan hal ini akhirnya membuat Dayang Sumbi marah hingga akhirnya memukul Sangkuriang pada bagian kepala. Sikap Dayang Sumbi ini akhirnya juga membuat Sangkuriang pergi dari rumah.
  4. Bertahun-tahun kemudian Sangkuriang terus tumbuh menjadi lelaki dewasa yang akhirny ajatuh cinta oleh seorang wanita cantik yang ia temui di hutan. Wanita tersebut ternyata adala ibunya, Dayang Sumbi.
  5. Keduanya sempat sama-sama jatuh cinta dan terus menjadi semakin dekat. Akan tetapi Sangkuriang tidak mengenalinya berbeda dengan Dayang Sumbi yang akhirnya mengenali Sangkuriang dari bekas luka pukul di bagian kepalanya.
  6. Dayang Sumbi akhirnya berusaha membatalkan pertunangan antara mereka yang sudah dilakukan. Akhirnya Dayang Sumbi meminta Snagkuriang untuk membuatkan danau dan perahu dalam waktu satu malam.
  7. Melihat pekerjaan Sangkuriang yang hampir selesai karen amendapat bantuan dari makhluk gaib, akhirnya Dayang Sumbi berusaha untuk menggagalkannya. Mengetahui hal tersebut, Sangkuriang akhirnya marah dan kemudian menendang perahu yang ia buat. Sehingga jadilah Tangkuban Perahu yang kita kenal sekarang.