Latar Belakang Perang Dingin Secara Singkat dan Jelas

Posted on

Perang dingin? Istilah ini banyak sekali digunakan di dalam masyarakat tentang adanya keributan di sekitarnya. Tetapi apakah yang dimaksud dengan perang dingin itu seperti itu? Sebenarnya tidak demikian, perang dingin yang dikenal dengan sebutan Perang Urat Syaraf. Ini merupakan ketegangan yang tejadi karena konflik dengan mempertahankan kepentingan, ideologi dan lain sebagainya.

Hal ini terjadi antara Blok Timur dengan Blok Barat. Untuk Blok Timur dipimpin negara Uni Soviet sedangkan Blok Barat negara adidaya Amerika sebagai pimpinannya. Perang ini dalam catatan sejarah tejadi pada kisaran tahun 1947 – 1991. Di mana kemunculan istilah ini dicetuskan Bernard Barach bersama Walter Lippman. Keduanya berusaha memberikan sebuah gambaran tentang ketidak akuran dari hubungan dua negara besar Uni Soviet dan Amerika. Mereka adalah kolumnis yang membuat buku tentang pembahasan cold war atau perang dingin.

Berbagai aspek mempengaruhi terjadinya perang dingin ini. Mulai dari saling tidak percaya, curiga salah paham dan saling menuduh antara kedua negara yang terus berjalan lama. Politik ekonomi bergejolak dalam kedua negara yang sedang bersitegang. Uni Soviet sebagai Blok Timur secara langsung tidak ingin berhubungan apapun bentuknya dengan Blog barat. Mereka ingin membuat negara yang berada di dalam kekuasaannya tidak tersentuh dari yang namanya demokrasi kapitalism.

Latar Belakang Perang Dingin Secara Singkat dan Jelas

Perang Dingin menimbulkan situasi yang tidak menentu di dunia. Antara Amerika Serikat dan Uni Soviet saling berlomba dalam perebutan pengaruh dan perlombaan senjata.Terjadinya Perang Dingin ini menghasilkan sebuah suasana yang bergejolak dan tidak tentu di seluruh penjuru dunia.

Hal ini tidaklah mengherankan, kekuasan dan kemampuan dari Amerika Serikat sejak dulu memang sedikit kera. Bisa jadi hal ini tidak lain karena memang Amerika Serikat dan Uni Soviet sebuah negara yang besar dan bersaing ketat. Terutama dalam pengaruhnya terhadap negara lain terutama dalam menjadi negara paling adidaya di dunia.

Latar belakang terjadinya perang dingin

Secara singkat ada 3 hal yang melatar belakanginya. Ini merupakan penyebab utama kenapa tejadi perang dingin. Penyebabnya diantaranya adalah sebagai berikut;

  • Amerika serikat punya kekuatan besar yang mana menjadi pemenang dari sekutunya yakni Inggris dan juga Perancis. Hal ini karena memang Amerika punya kekuatan dan peran dalam memajukan kehidupan beberapa negara di Eropa Barat dalam sistem ekonomi.
  • Kehadiran Uni Soviet nampaknya begitu berdampak besar bagi negara yang berapa di Eropa Timur. Apalagi Uni Soviet ini banyak sekali membebaskan beberapa negara dari cengkeraman Jerman. Pengaruh dari negara ini begitu besar untuk negara di Eropa Timur, terutama dalam sistem ekonominya. Di beberapa negara seperti Albania, Hungaria Rumania dan Bulgaria dibantu oleh Uni Soviet, tidak heran mereka mempunyai sistem pemerintahan sama dengan Uni Soviet yakni negara komunis.
  • Selain itu, penyebab lainnya ialah banyaknya negara yang baru muncul usai terjadinya Perang Dunia II. Tidak hanya dalam lingkup Eropa saja justru yang di luar Eropa juga sangat berpengaruh adanya perang dingin.

Itulah tadi beberapa hal yang melatar belakangi kemunculan perang dingin. Sejak awal Amerika begitu berkuasa di wilayah Eropa khusunya Eropa barat. Akan tetapi kehadiran Uni Soviet atau sekarang disebut dengan Rusia. Menjadi sebuah hal yang mengancam dengan sistem yang bertentangan dengan Amerika. Hal inilah yang kemudian membuat adanya ketegangan baik ekonomi dan politik antara kedua negara.

Detende (pengurangan ketegangan) dalam perang dingin

Detende ialah sebuah peredaman dari ketegangan yang tejadi antara pihak yang saling bertikai. Hal inilah yang mulai dari 1970 muncul kejadian yang membuat pendukung membaiknya ketegangan perang dingin. Ada beberapa peristiwa yang itu sangat berdampak positif terhadap meredanya Perang Dingin. Mulai dari bergabungnya Inggris dalam MEE, bebebepa negara barat telah berhubungan dengan RRC.

Peristiwa detende itulah yang kemudian muncul bebagai usaha yang dilakukan beberapa negara guna mengatasi memanasnya Perang Dingin. Bahkan Uni Soviet dan juga Amerika sebagai pemilik ketegangan juga berupaya untuk menghentikan Perang Dingin. Meskipun terkadang marwah yang dimiliki masing-masing negara belum juga meredakan. Inilah usaha yang telah dilakukan sehingga bisa membuat Perang Dingin tidak lagi memanas.

1. Usaha uni soviet dan amerika

Usaha yang dilakukan oleh pihak dua yang bersitegang terus diupayakan. Hal ini agar tidak memancing munculnya konflik yang akan timbul oleh negara lain sebagai pendukung Blok Barat dan Blok Timur. Keduanya sejak.tahun 1962 – 1982 melakukan pembatasan terhadap nuklir sebagai upayanya meredam ketegangan. Hal ini telah dibuktikan dari vevepa perjanjian yang telah disetujui. Diantaranya

  • Perjanjian Non Proliferasi Nuklir.
    Ini merupakan sebuah bentuk persetujuan yang dilakukan kedua belah pihak tentang senjata nuklir. Perjanjian yang melibatkan Inggris, Uni Soviet dan Amerika Serikat ini mengambil keputusan untuk menutup akses informasi terkait nuklir terhadap negara lain yang tidak mempunyai.
  • Strategic Arms Limitation Talks (SALT).
    Ini merupakan sebuah perundingan di mana dilakukan guna membatasi persenjataan sehingga penggunakan dapat dilakukan secara lebih manusiawi dan bijak.
  • Strategic Arms Reduction Treaty (START).
    Sedangkan perjanjian yang terakhir ini ialah perjanjian yang menyepakati pemusnahan atau penghancuran senjata senjata nuklir dengan radius kekuatan menengah.

2. Usaha antar negara

Tidak hanya kedua belah pihak tadi, vevepa negara yang masih menjadi.punyai hubungan bilateral dengan negara yang bersitegang tadi juga melakukan upaya. Salah satunya ditempuh dengan yang namanya pendekatan-pendekatan. Seperti kunjungan Amerika ke RCC, bergabungnya Jerman Barat dan Timur, serta Soeharto, Presiden RI, datang ke Uni Soviet.

3. Usaha negara berkembang

Banyak negara baru yang telah lahir usai Perang Dunia. Kehadiran mereka justru tidak ingin menjadi salah satu penambah ketegangan, tetapi justru malah menjadi sebuah organisasi yang disebut dengan Non Blok. Ini justru akan meredam perseteruan karena mereka bersifat netral dan tidak akan ikut campur.

4. Usaha PBB

Sementara itu badan perdamaian dan keamanan dunia yakni PBB juga berpartisipasi dalam mengahadapi polemik perang dingin ini. Komitmen dari PBB yang menjaga keamanan punya peran strategis dalam mendamaikan kedua belah yang bertikai. Perwujudan dari hal ini dikeluarkannya Resolusi No. 225 dengan pokoknya yang menyeru pas negara bekerkuatan nuklir hnhek tidak semena-mena mengunakan kekuatannya, karena banyak negara non nuklirjadi korban jika serangan nuklir dilakukan.

Itulah tadi beberapa pembahasan mengenai langkah ansipatis dan juga langkah detende yang dilakukan oleh banyak pihak yang terkait. Dampaknya Perang Dingin ini sangat dirasakan oleh bebagai negara lainnya. Tidak hanya negara adidaya yang memanas yakni Uni Soviet dan Amerika, tetapi negara khusunya di Eropa turut merasakan konflik yang terjadi.

Maklum saja, keduanya memang menjadi negara yang paling berpengaruh, bahkan hingga saat ini. Kenyataanya apa yang telah dilakukan menuai sebuah keberhasilan sehingga konflik perang dingin tidak lagi berkepanjangan sampai saat ini. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat kepada Anda, baik sebagai pengetahuan atau hanya sekedar bacaan saja.