Kisah Sahabat Nabi Untuk Anak Yang Patut Diteladani di Kehidupan Sehari-Hari

Posted on

Nabi adalah manusia utusan Allah yang telah dipilih untuk menyampaikan wahyu dan ajaran-ajaran lurus sesuai rahmat-Nya. Pada dasarnya, Nabi berjumlah 25 yang telah diakui dalam Al-Qur’an dan selalu menjalankan perintah Allah. Nabi terakhir yang diberikan utusan oleh Allah untuk menurunkan agama paling mulia ialah Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW sama dengan manusia pada umumnya. Beliau juga memiliki seorang sahabat yang selalu membantu disaat susah maupun hadir sebagai pendukung Nabi Muhammad SAW dalam menyerukan agama islam.

Pada dasarnya Nabi Muhammad SAW mempunyai banyak sahabat yang setia hingga akhir hayatnya. Namun, beberapa sahabat yang namanya begitu dikenal oleh semua umat muslim dari berbagai penjuru dunia, yakni: Abdullah bin Umar,  Abu Bakar, Abu Hurairah, Ali bin Abi Thalib dan Umar bin Khattab. Kelima sahabat nabi tersebut selama sisa hidupnya mengabdi untuk mendukung Rasulullah dalam menyebarkan agama islam dan meninggal dengan keadaan sudah menjadi seorang muslim. Kisah dari beberapa sahabat Rasulullah tersebut wajib diteladani hingga dikerjakan amal kebaikannya dalam kehidupan sehari-hari oleh umat manusia jaman sekarang.

Terlebih lagi orang tua juga wajib menyeritakan kisah-kisah para nabi beserta sahabat kepada anak untuk kebutuhan masa depan. Agar sang anak bisa mengamalkan berbagai perbuatan baik sesuai ajaran Allah hingga berhasil menjadi anak soleh/solehah. Banyak cerita tentang sahabat nabi Muhammad SAW yang menggugah hati sampai dapat dijadikan tauladan dalam menjalani kehidupan untuk anak jaman sekarang. Di artikel ini akan menceritakan ketiga sahabat Rasulullah saja yang sudah dikenal oleh seluruh umat dunia bahwa mereka sangat mendukung penuh penyebaran agama islam dengan berbagai karakter berbeda-beda. Berikut beberapa kisah sahabat nabi untuk anak:

image by http://wildapples.typepad.com/

Pertama, kisah sahabat nabi untuk anak tentang Abdullah bin Umar yang dikenal sebagai kaum islam penyuka jihad. Jiwanya sangat menggelora untuk meneggakkan agama islam ke seluruh penjuru dunia. Beliau begitu menggelora setelah masuk dan memahami agama islam. Keislamannya dibantu oleh Rasulullah SAW dan disaksikan oleh banyak sahabat Nabi Muhammad yang lain. Abdullah bin Umar salah seorang yang tidak suka dengan pertikaian sesama umat muslim. Walaupun beliau termasuk orang yang mendampingi Rasulullah sewaktu di medan perang. Namun, tetap saja Abdullah bin Umar menyukai perdamaian dan ingin agar sesama manusia pemeluk agama yang diridhoi oleh Allah agar selalu saling menjaga maupun menghargai satu sama lain.

Karena ketidaksukaan Abdullah bin Umar terhadap kekerasan membuatnya enggan untuk dijadikan sebagai seorang pemimpin. Ketika Utsman bin Affan yang manjabat sebagai seorang khalifah dan telah terbunuh membuat masyarakat muslim membutuhkan pemimpin baru. Masyarakat memaksa Abdullah untuk menjadi seorang khalifah baru tetapi beliau menolaknya. Padahal masyarakat sangat mempercayai kemampuan Abdullah dalam memimpin atas pengalamannya sebagai sahabat Rasulullah yang telah banyak mendapatkan pelajaran berharga dalam mengamalkan ajaran agama islam.

Loading...

Abdullah menolak tawaran menjadi seorang Khalifah bukan karena merasa tidak pantas maupun lemah. Melainkan, Abdullah tidak ingin ikut campur dalam permasalahan kepemimpinan yang dipenuhi dengan situasi perpolitikan. Beliau juga tidak ingin ada seorang pun yang meninggal akibat keputusannya yang menerima diangkat sebagai khalifah. Abdullah tahu situasi bumi setelah kepergian Rasulullah akan dipenuhi dengan permasalahan antar saudara seislam guna memperebutkan jabatan. Pada jaman itu permasalahan sengketa diperebutkan oleh kaum Ali maupun Muawiyah. Dan Abdullah dengan atas nama Allah tidak akan pernah membantu diantara keduanya atau bersifat netral.

Kedua, kisah sahabat nabi untuk anak akan diceritakan tentang Abu Bakar As Sidiq. Abu Bakar Ash Shiddiq adalah manusia pertama yang memeluk agama islam setelah Rasulullah SAW. Semasa hidupnya selalu menemani Rasulullah hingga Nabi Muhammad SAW menghembuskan nafas terakhir. Setelah Rasullah SAW wafat, Abu Bakar menjabar sebagai khalifah untuk meneruskan ajaran islam ke seluruh penjuru dunia. Abu Bakar berperan sebagai khalifah dari tahun 632 sampai dengan 634 Masehi. Abu Bakar lahir di Mekkah dan menjadi salah satu keturunan dari Bani Tamim.

Abu Bakar termasuk seorang khalifah yang selalu mendampingi maupun menggantikan peran Rasulullah sebagai pendakwah hingga banyak orang yang bersedia masuk islam secara ikhlas tanpa ada paksaan. Orang-orang yang berhasil diislamkan oleh Abu Bakar dan juga menjadi sahabat nabi, diantaranya: Utsman bin Affan, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Sa’ad bin Abi Waqas. Begitu taatnya Abu Bakar terhadap Allah membuatnya tega menceraikan istri yang tidak mau memeluk agama islam. Seseorang yang tidak mau memeluk agama islam berarti tidak percaya adanya Allah dan kedatangan Rasullah sebagai utusan Allah.

Abu Bakar menjadi salah satu saksi kehidupan Rasulullah dalam menyebarkan agama islam. Bahkan, selama Abu Bakar menemani kemanapun Rasulullah pergi membuatnya ikut merasakan penderitaan atas ketidaksukaan umat kafir terhadap agama islam dan Nabi Muhammad SAW. Abu Bakar meninggal pada tahun 634 Masehi di kota Madinah akibat sebuah penyakit. Abu Bakar sangat dikenal oleh semua orang dari penjuru dunia dan berbagai umat agama. Ia terkenal sebagai hakim, orang pandai, terpelajar dan sagat disegani dari dulu hingga sekarang.

Ketiga, kisah sahabat nabi untuk anak tentang Umar bin Khattab. Umar bin Khattab sebelum menjadi umat muslim dikenal sebagai kaum Quraisy yang sangat membenci agama islam dan Nabi Muhammad SAW. Bahkan beliau selalu memiliki niat untuk menghabisi nyawa Rasulullah. Umar terkenal sebagai orang tegas dan beringas. Jika sudah berniat pada satu hal ia akan melakukan berbagai cara untuk menyelesaikan tujuannya tersebut. Bagi Umar, Nabi Muhammad termasuk orang yang murtad dan sumber kerusuhan bani Quraisy.

Tetapi, hati Umar terketuk setalah membaca Al-Qur’an surah Thaha ayat 14-16. Umar pun membaca ayat Al’Qur’an secara tidak sengaja. Alasan ia membaca karena penasaran dengan isi Al-Qur’an yang dipegang oleh adiknya. Ketika itu, Umar sangat marah dengan Fatimah yang sudah memeluk agama islam. Kemarahan Umar membuatnya datang ke rumah adiknya dan tega bertindak kasar terhadap Fatimah dan Zaid. Kemudian, Umar mendapati sang adik menyembunyikan sesuatu dibalik baju dan barang itu adalah Al’Qur’an.

Fatimah melarang Umar membaca Al-Qur’an jika belum suci dari kemarahan dan kotoran debu. Setelah membersihkan diri Umar membaca Al-Qur’an dan terkejut dengan bahasa beserta kandungannya. Melihat kalimat-kalimat yang tertera di Al-Qur’an membuat Umar ingin segera bertemu dengan Rasulullah untuk menerima penjelasan, meminta maaf dan pada akhirnya bersyahadat pada saat itu juga.

Itulah beberapa kisah sahabat nabi untuk anak yang ceritanya sudah banyak didengar oleh umat muslim dari berbagai belahan dunia. Mayoritas sahabat nabi Muhammad SAW akan ditempatkan di surga yang telah disediakan oleh Allah sebelum hari akhir tiba. Sahabat Rasulullah juga seorang murid yang selalu mempelajari islam dari Al-Qur’an ataupun mengamalkan berbagai sikap dan sifat Nabi Muhammad SAW. Semoga bermanfaat!

Loading...