Kisah Nabi Yusuf Ketika Dibuang Ke Dasar Sumur Selengkapnya

Posted on

Ketika masih berusia sangat muda, tentunya anda sangat senang jika mendengarkan sebuah kisah. Kisah tersebut sering diceritakan oleh orang tua, guru, atau teman dekat kita. Dengan berbagai tema, kisah tersebut dikemas secara rapi sehingga menarik untuk didengarkan. Kisah tentang 25 nabi dan rasul biasanya sudah sering kita dengar. Dengan berbagai konflik menarik dan banyak pesan moral yang terkandung dalam setiap cerita, kisah 25 nabi dan rasul menjadi sebuah wawasan yang menarik untuk disimak kalangan anak-anak.

Salah satu kisah nabi yang mungkin sudah pernah anda dengar adalah kisah Nabi Yusuf. Utusan Allah dengan wajah yang tampan dan juga tubuh ideal ini sudah melalui berbagai cobaan yang memberatkan dirinya. Salah satu cobaan tersebut adalah ketampanannya yang membuat siapapun merasa iri jika melihatnya. Namun dengan sabar beliau menghadapi coban demi cobaan yang terus menghampiri dirinya. Nah, ada satu kisah nabi yusuf ketika dibuang ke dasar sumur yang harus anda simak berikut ini.

image by http://www.nationalgeographicexpeditions.com

Nabi Yusuf as adalah salah satu dari dua belas putra Nabi Ya’qub as. Karena kebaikan dan juga ketampanan yang dimiilki membuat nabi Yusuf kecil banyak dikagumi orang. Nabi Ya’qub sangat mecintai kedua putranya yang salah satunya bernama Bunyamin. Kedua orang ini adalah anak-anak yang selalu diperhatikan nabi Ya’qub as. Berikut adalah kisah nabi yusuf ketika dibuang ke dasar sumur yang menarik untuk disimak:

1. Tentang Nabi Yusuf

Nabi Yusuf merupakan salah satu dari dua belas bersaudara putra kandung Nabi Ya’qub as. Namun Nabi Ya’qub sangat menyayangi kedua putranya yaitu Yusuf dan Benjamin. Hal ini tentunya membuat saudara-saudara dari Yusuf merasa kesal terhadapnya. Suatu hari nabi bermimpi dalam tidurnya. Beliau memimpikan sebuah peristiwa dimana sebelas bintang, bulan, dan matahari menyembanh dirinya. Setelah menceritakan hal tersebut kepada ayahnya, Yusuf mendapatkan jawaban atas mimpinya.

Sebelas bintang merupakan saudara-saudara dari Nabi Yusuf, bulan adalah Ibu dari Nabi Yusuf, dan matahari adalah Nabi Ya’qub. Yusuf sangat gembira mendengar kabar tersebut karena mimpinya menandakan bahwa kelak beliau akan menjadi orang penting dan berkuasa. Hal tersebut tidak sengaja didengar oleh salah satu saudara Nabi Yusuf. Mendengar cerita tersebut, saudara-saudar Nabi Yusuf yang lain merasa berang dan sepakat untuk memusnahkan Nabi Yusuf as.

2. Rencana Jahat Saudara Nabi Yusuf as

Hari esoknya saudara-saudara Nabi Yusuf mengajaknya untuk pergi berburu bersama. Namun karena tidak tega jika harus berpisah dari Yusuf yang belum berpengalaman, membuat Nabi Ya’qub enggan untuk membiarkannya ikut. Awalnya sempat menolak, namun karena terus didesak, akhirnya Yusuf dibiarkan ikut bersama saudara-saudaranya untuk pergi berburu. Nabi Yusuf diizinkan ikut dengan syarat dia harus dijaga benar-benar selama proses berburu.

Sembari tersenyum jahat, kesepuluh saudara Nabi Yusuf ini mengiyakan tawaran tersebut sehingga Nabi Yusuf pun ikut berburu. Nabi Yusuf dibawa kesebuah hutan yang sangat dalam. Karena memang sudah sepakat untuk memusnahkan Nabi Yusuf as ke dalam sumur yang ada di dalam hutan, maka hal tersebut akhirnya dilaksanakan dan Yusuf jatuh kedalam sumur. Beruntungnya Yusuf karena masih terdapat air yang tidak dalam sehingga dapat selamat setelah terjatuh.

Dengan perasaan gembira saudara-saudara Yusuf meninggalkannya di dalam sumur tersebut. Nabi Yusuf sudah meminta tolong berkali-kali namun masih tetap tidak mendapatkan sebuah pertolongan dari siapapun. Sesampainya saudara-saudara Yusuf di rumah, mereka menceritakan sebuah kebohongan bahwa Nabi Yusuf sudah dimakan kawanan serigala dan hanya menyisahkan secarik kain. Kain tersebut merupakan sebuah kain biasa yang dilumuri dengan darah buruan. Mengetahui hal tersebut Nabi Ya’qub as menangis sejadinya dan menyesali tindakannya yang telah mengizinkan Nabi Yusuf untuk ikut berburu bersama saudara-saudaranya.

3. Penyelamatan Nabi Yusuf

Di dalam sumur, Nabi Yusuf menantikan akan datangnya bala bantuan. Tanpa putus asa beliau selalu berusaha dan berdoa agar dapat selamat dari cobaan ini. Tiba-tiba terdapat seorang musafir yang sedang mencari air untuk minum. Karena tubuh Yusuf yang kecil dan ringan, dia pun langsung menggantung pada tali yang digunakan untuk mengambil air. Betapa terkejutnya musafir tersebut melihat seorang anak keluar dari sumur.

Namun dia juga bahagia karena menemukan seorang anak yang tampan. Karena si musafir merupakan seorang penjual budak, maka dibawalah Nabi Yusuf ke wilayah Mesir untuk dijual sebagai Budak. Ketampanan dari anak ini membuat seluruh pembeli terpesona dan ingin mengadopsi Yusuf sebagai anak mereka. Namun seorang menteri bernama Kitfir berhasil membeli Yusuf dan mengangkatnya sebagai anak bersama sang Istri Zulaikha.

4. Fitnah Kejam

Seiring dengan berjalannya waktu, Yusuf tumbuh semakin dewasa dan mulai terlihat tampan serta cerdas. Hal ini membuat Zulaikha tergoda karena ketampanan yang dimiliki oleh Yusuf. Karena tergoda oleh rayuan setan, Zulaikha berniat memperkosa Yusuf dan ingin melakukan kegiatan tidak senonoh bersamanya. Namun Yusuf tetap menolak dan akhirnya berusaha lari dari Zulaikha. Saat berusaha untuk lari, baju belakang dari Nabi Yusuf robek karena ditarik oleh Zulaikha.

Hal tersebut sontak membuatnya sadar akan apa yang telah ia perbuat. Di saat sedang melarikan diri, nabi Yusuf berpapasan dengan Kitfir dan tanpa berpikir panjang, Zulaikha melayangkan sebuah fitnah kepada nabi Yusuf bahwa dirinya akan diperkosa Yusuf. Sontak hal tersebut membuat Kitfir naik pitam. Berita tentang Nabi Yusuf yang mencoba untuk memperkosa Zulaikha tersebar hingga ke seluruh penjuru negeri.

Karena merasa malu Zulaikha mencoba untuk memamerkan Yusuf ke depan Khalayak umum. Semua mata terkejut dengan ketampanan nabi Yusuf. Para wanita yang sedang menguliti buah sampai tidak sadar bahwa yang sedang dikupas adalah kulit mereka sendiri. Untuk menghindari suasana yang memanas, akhirnya Yusuf kembali ke ruangannya. Untuk meredam isu-isu yang kurang sedap, akhirnya Kitfir memutuskan untuk memasukan Yusuf ke dalam penjara.

5. Perjuangan Untuk Bebas

Nabi Yusuf melalui berbagai rintangan dan cobaan untuk dapat bertahan. Dia berhasil keluar dari penjara berkat kemampuannya dalam menafsir sebuah mimpi. Kemampuannya tersebut dapat menafsirkan mimpi Raja Mesir secara akurat sehingga ia dihormati. Namun karena masih berstatus tersangka, akhirnya raja mesir membantu menginvestigasi kasus Yusuf dan akhirnya terbukti kebenarannya bahwa Yusuf tidak bersalah. Akhirnya karena melihat ketulusan hati dan juga jiwa yang dimiliki Nabi Yusuf, Raja Mesir mengangkat Yusuf sebagai salah satu pejabat kerajaannya.

Itulah tadi kisah nabi yusuf ketika dibuang ke dasar sumur yang pastinya membuat anda merasa takjub dengan beliau. Sudah lama sekali sejak peristiwa-peristiwa yang menimpa para nabi sebagai cobaan dalam melaksanakan syiar islamnya. Namun semua perjuangan tersebut tidaklah sia-sia karena kebaikan dan juga sifat dari para nabi dan rasul ditularkan secara turun temurun dalam sebuah kisah. Semoga kebaikan dari para nabi dan rasul tidak hanya berhenti sampai di sini, melainkan dapat diteruskan hingga ke anak dan cucu.

Loading...