Kisah Nabi Yusuf Ketika Diangkat Menjadi Pejabat Kerajaan Teladan

Posted on

Islam dapat berdiri hingga saat ini karena adanya perjuangan dari para nabi dan rasul. Melalui dakwah dan syiarnya, para nabi dan rasul menyampaikan wahyu yang sudah diterima dari Allah SWT. Ada salah satu suri tauladan yang dapat kita pelajari dari salah satu ceritanya. Teladan yang dapat kita jadikan panutan tersebut adalah kisah nabi yusuf ketika diangkat menjadi pejabat kerajaan. Seperti yang sudah kita ketahui, Nabi Yusuf as merupakan salah satu nabi dan rasul dengan anugrah berupa ketampanan yang luar biasa. Postur tubuh dan juga tingginya sangat proporsional sehingga akan membua siapapun merasa iri apabila melihatnya.

Banyak sekali halangan dan juga rintangan yang harus dihadapi Nabi Yusuf as ketika menyebarkan agama Islam hingga diangkat menjadi salah satu pejabat kerajaan. Nah, pada kesempatan kali ini akan dibahas sebuah kisah tentang Nabi Yusuf yang diangkat menjadi seorang pejabat dikalangan kerajaan.Nabi Yusuf as merupakan anak dari Nabi Yaqub as. Beliau memiliki 12 anak yang sangat disayanginya. Namun perhatian lebih diberikan kepada Nabi Yusuf dan adiknya yang bernama Bunyamin. Hal ini tentunya membuat saudara-saudara dari Yusuf lainnya merasa iri.

ilustrasi gambar by http://www.asosiasiparanormal.com

Selain kasih sayang lebih, Nabi Yusuf juga memiliki paras yang tampan dan tubuh ideal sehingga saudara-saudaranya semakin merasa iri. Karena perasaan tersebut maka saudara-saudara Yusuf tega melakukan hal jahat dengan membuangnya ke dalam sumur. Dimulai dari kejadian tersebut, Nabi Yusuf as telah melalui berbagai hal yang membuat dirinya semakin kuat dan tabah. Salah satu cerita yang patut untuk kita simak adalah kisah nabi yusuf ketika diangkat menjadi pejabat kerajaan berikut ini:

1. Sempat Dipenjara

Karena sebuah fitnah dari seorang wanita bernama zulaikha, Nabi Yusuf as sempat dipenjara dalam waktu yang cukup lama. Kejadian bemula pada saat Nabi Yusuf menjadi seorang budak dan dibeli oleh saudagar kaya bernama Zulaikha yang terpesona dengan ketampanan Nabi Yususf as. Karena ketampanannya tersebut, wanita ini menjadi kehilangan akal sehat dan memaksa Yusuf untuk berbuat tidak senonoh. Spontan Yusuf menolak walaupun beberapa kali dipaksa. Akhirnya Yusuf berusaha kabur hingga baju bagian belakangnya robek karena ditarik oleh Zulaikha. Nabi Yusuf yang sedang berlari terburu-buru berpapasan dengan suami Zulaikha. Disaat yang bersamaan wanita ini juga melihat suaminya. Karena takut akan disalahkan, Zulaikha memfitnah Yusuf dan mengatakan bahwa dia akan memperkosa dirinya. Sontak hal tersebut membuat Nabi Yusuf masuk kedalam penjara untuk waktu yang sangat lama.

2. Di dalam Penjara

Nabi Yusuf dikurung di dalam sebuah penjara bersama dengan dua orang pelayan Raja Mesir yang dituduh akan membunuh raja. Kedua orang tersebut bernama Nabo dan Malhab. Sekedar informasi bahwa Nabi Yusuf pandai menafsirkan sebuah mimpi dan itu menjadi salah satu wahyu yang diterimanya. Suatu hari kedua orang tersebut bermimpi dan mengkonsultasikannya kepada Nabi Yusuf. Melalui mimpinya Yusuf meramalkan bahwa Nabo akan bernasib baik dan akan segera dikeluarkan dari penjara karena tidak terbukti bersalah.

Sedangkan Malhab melalui mimpinya ditafsirkan bahwa dirinya akan terkena sial dan akan segera dihukum karena terbukti mencoba membunuh raja. Setelah beberapa hari kemudian hal tersebut terjadi. Nabo dibebaskan dan Malhab dihukum mati. Kejadian tersebut tentu membuat Nabo kagum karena kemampuan Yusuf dalam menafsir mimpi. Nabo ingin membebaskan Yusuf dari segala tuduhan. Namun karena bisikan setan, dirinya lupa akan apa yang ingin disampaikan. Kejadian tersebut membuat Yusuf semakin lama berada dipenjara.

3. Raja Mesir dan Mimpinya

Raja mesir sempat bermimpi dalam tidurnya. Akhirnya dia memanggil seluruh ahli ramal dan tafsir dari penjuru negeri untuk menafsirkan mimpinya. Namun tidak ada satupun yang bisa menjawab pernyataan sang raja. Akhirnya dia merasa sangat kecewa dan bimbang. Nabo yang diangkat kembali menjadi seorang pelayan raja menceritakan tentang kemampuan Yusuf dalam menafsirkan sebuah mimpi. Hal tersebut tentu membuat Raja merasa tertarik dan mencoba berkomunikasi dengan Yusuf melalui Nabo.

Setelah Nabo bertemu, maka dijelaskan mimpi yang dialami oleh sang Raja. Hal tersebut tentu langsung dijawab dengan mudah oleh Yusuf. Setelah mendapatkan jawaban, Nabi pun kembali kepada raja dan menceritakan padanya bahwa mimpi yang dialaminya menandakan bahwa Mesir akan mengalami masa subur selama tujuh tahun dan akan mengalami masa paceklik yang luar biasa selama tujuh tahun. Dengan berharap-harap cemas Raja menerima jawaban tersebut. Setelah beberapa hari keajaiban terjadi. Segala hal yang ditafsirkan oleh Nabi Yusuf menjadi kenyataan dan membuat Raja senang sehingga Ia berencana membebaskan Yusuf dari segala tuduhan.

4. Diangkatnya Yusuf Sebagai Pejabat Kerajaan

Yusuf yang berhasil menafsirkan mimpi dari raja membuatnya bersih dari segala tuduhan dan akhirnya dibebaskan. Karena penasaran dengan Yusuf, sang raja pun mengutus pasukan untuk menjemput nabi Yusuf menuju kerajaannya. Sesampainya disana Yusuf langsung disambut riang oleh raja dan diberikan pakaian kerajaan untuk dikenakan. Setelah itu raja melakukan investigasi untuk membuktikan bahwa nabi Yusuf tidak bersalah. Dan ternyata setelah diselidiki Yusuf terbukti tidak bersalah dan akhirnya terbebas dari tuduhan. Karena ketulusan hati dari Nabi Yusuf, beliau kemudian diangkat sebagai menteri ekonomi di kerajaan Mesir.

5. Masa Paceklik Mesir

Salah satu tafsir yang diucapkan Yusuf menjadi sebuah kenyataan. Mesir dilanda masa paceklik yang luar biasa selama tujuh tahun. Selama masa tersebut banyak sekali warga dan masyarakat yang meminta bantuan kepada pihak kerajaan untuk membantunya. Dengan kebijaksanaan dan kebaikan hatinya, Nabi Yusuf membantu banyak warga untuk melewati masa paceklik. Ternyata saudara-saudara Yusuf juga mengalami imbas dari masa peceklik ini dan meminta bantuan pada pihak kerajaan. Karena sudah bertahun-tahun tidak bertemu, saudara dari Nabi Yusuf sudah lupa dengan wajah Yusuf. Namun nabi Yusuf masih ingat betul dengan mereka.

Akhirnya Nabi Yusuf mengajuka syarat akan membantu jika membawa Bunyamin sang adik kehadapannya. Setelah hal tersebut dilakukan barulah Nabi Yusuf mengau bahwa dirinya adalah Yusuf yang sempat diperlakukan jahat oleh mereka. Sontak Hal tersebut membuat saudara-saudara nabi terkaget dan langsung sujud seraya meminta maaf kepada Yusuf. Dengan kerendahan hati, Yusuf memaafkan saudara-saudaranya dan pulang bersama. Sesampainya di rumah, Nabi Ya’qub merasa sangat kaget. Dengan perasaan sedih dan juga bahagia, beliau akhirnya dapat bertemu kembali dengan Yusuf dan hidup bahagia bersama seluruh anak-anaknya.

Itulah tadi beberapa informasi dan juga pembahasan mengenai kisah nabi yusuf ketika diangkat menjadi pejabat kerajaan yang dapat anda jadikan sebagai salah satu suri tauladan. Sebagai salah satu umat muslim yang ada di muka bumi ini, maka sudah menjadi sebuah kewajiban bagi anda untuk meneruskan perjuangan para nabi dan rasul terdahulu dalam menegakkan tiang agama. Anda dapat memulainya dari dari diri sendiri dengan membenahi diri dan semakin taat dalam melaksanakan segala kewajiban-Nya.

Loading...