Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha Serta Kisah Tauladannya

Posted on

Nabi Yusuf merupakan Nabiyullah yang diberikan keistimewaan berupa wajah yang tampan dan gambaran pemuda yang sempurna. Ya, sudah seringkali orang menamai anaknya dengan naman Yusuf agar memiliki wajah yang rupawan. Namun, terdapat kisah yang patut dipahami dan diteladani agar lebih bisa meniru apa yang dilakukan oleh Nabi Yusuf terutama soal cinta dan nafsu.

Kisah Nabi Yusuf Dan Zulaikha hendaknya selalu didongengkan dan diteladi oleh siapa saja terutama oleh pemuda agar selalu meningkatkan iman kepada Allah. Seperti apakah kisahnya? Nabi Yusuf terlahir dari ibu bernama Rahil dan Nabi Yaqub. Dalam kisahnya, Nabi Yusuf diketahui sebagai anak yang begitu dicintai oleh Ayahnya karena sifat, perilaku, dan fisiknya yang begitu luar biasa. namun ternyata, kecintaan dari sang Ayah ini dicemburui oleh anak-anaknya yang lainnya.

Anak dari Nabi Yaqub merasa tidak adil dan menaruh iri hati kepada Nabi Yusuf karena beliau lebih dimanja. Melihat setiap hari Nabi Yusuf selalu lebih dicintai, saudara-saudara lainnya merencanakan sebuah kejahatan. Dibuangnya Nabi Yusuf ke dalam sumur untuk melenyapkan Nabi Yusuf dan agar dipungut oleh kafilah yang sedang mengambil air.

Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha Serta Kisah Tauladannya

Benar saja, Nabi Yusuf diambil oleh kafilah dan lalu dijual dipasar perdagangan budak pada zaman itu. Nabi Yusuf yang sangat tampan, beriman, dan cerdas serta bertubuh tegap sangat tidak pantas dijual dan dibeli oleh seseorang yang akhirnya seorang Mentri Kerajaan. Inilah awal mula Kisah Nabi Yusuf Dan Zulaikha.

Awal kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha

Sang menteri, membawa Nabi Yusuf dan mengenalnya kepada Zulaikha istrinya dirumah. Perkenalan tersebut berlangsung biasa saja dan kehidupanpun berjalan seperti biasa. Nabi Yusuf tinggal bersama Sang Menteri dan Zulaikha bersama sama karena Nabi Yusuf dianggap budak untuk diperlakukan sesuka hati termasuk menjadi pembantu.

Namun, seiring berjalannya waktu terdapat rasa cinta dari Zulaikha akan ketampanan dari Nabi Yusuf. Dipandangnya terus Nabi Yusuf setiap hari, lalu semakin lama rasa cinta begitu memuncak dan bahkan timbul nafsu. Disinilah dimulai Kisah Nabi Yusuf Dan Zulaikha yang perlu diteladani. Ya, diceritakan seorang Zulaikha oleh para tafsir bahwa perempuan ini merupakan perempuan yang cantik dan muda. Namun, Nabi Yusuf tetap tidak tergoda oleh Zulaikha yang berstatus istri orang lain.

Dalam kisahnya, Zulaikha bahwa bukan hanya menggoda namun juga menjebaknya masuk ke dalam bilik atau kamar. Zulaikha berpura pura untuk meminta bantuan Nabi Yusuf untuk sesuatu yang ada di dalam kamar. Namun ketika Nabi Yusuf memasuki kamarnya, ternyata langsung ditutupnya kamar rapat-rapat hingga hanya ada Nabi Yusuf dan Zulaikha berdua di tempat itu.

Zulaikha langsung melangsungkan niatnya untuk menggoda dan ingin memuaskan nafsunya kepada Nabi Yusuf. Namun karena kecintaan Nabi Yusuf yang sangat takut akan siksa dari Allah, maka Nabi Yusuf menolak dengan tegas. Diceritakan bahwa Nabi Yusuf bukan hanya menolak namun juga ingin segera pergi dari bilik tesebut.

Malangya Nabi Yusuf, terjadi kesalahpahaman ketika dirinya berusaha pergi dan menolak umtuk menjaga iman. Ketika itu, sang suami dari Zulaikha datang dan melihat dengan kagetnya Nabi Yusuf sedang di dalam bilik dengan Zulaikha. Melihat suaminya yang tiba-tiba muncul, Zulaikha pun berbalik dan menuduh Nabi Yusuf akan berbuat asusila kepadanya. Fitnah kejam Zulaikha yang menuduh Nabi Yusuf itu berbuah pada Nabi Yusuf yang dijebloskan ke dalam penjara.

Meneladani Kekuatan Iman Nabi Yusuf

Dalam Kisah Nabi Yusuf Dan Zulaikha, apakah yang bisa diambil dari kisahnya? Tentu saja tentang kekuatan iman dari Nabi Yusuf. Para ahli, mengungkap beberapa alasan yang membuktikan bahwa iman Nabi Yusuf begitu kuat sehingga bisa menolak ajakan maksiat dari Zulaikha. Yang pertama, Nabi Yusuf pada waktu itu ditafsirkan sebagai pemuda yang masih kuat syahwatnya. Di usia yang sangat muda, pastilah secara manusiawi terdapat pula nafsu yang bisa muncul.

Namun karena kecintaan kepada Allah yang sangat besar, dapat menolak ajakan dari Zulaikha yang juga muda dan sangat cantik jelita. Lalu, bisa juga diteladai bahwa kekuatan iman Nabi Yusuf begitu kuat pada kisahnya yaitu soal keberadaan kerajaan. Pada saat dijadikan budak, Nabi Yusuf tinggal sangat jauh dari rumahnya yaitu di Negeri Mesir. Sehingga, walau pun seandainya aib tersiar bahwa Nabi Yusuf telah berzina dengan Zulaikha, maka negeri kampung halamannya tidak akan mendengarnya.

Yang ketiga, soal bilik yang tertutup rapat. Zulaikha telah merencanakan dengan matang sehingga bilik akan tertutup rapat dan Zualikkha bisa memuaskan nafsunya. Jika pemuda biasa, disuguhkan dengan situasi seperti ini pastinya besar kemungkinan akan tergoda. Ruangan yang tidak terlihat orang lain, seorang perempuan yang muda dan sangat cantik, pastinya akan sangat sulit untuk ditolak.

Tetapi tidak untuk Nabi Yusuf AS. Dia tetap menolak untuk bermaksiat karena imannya yang begitu kuat. Terlebih, sang perempuanlah yang memuali terlebih dahulu. Pria mana yang kuat berada dalam situasi seperti Nabi Yusuf yang digoda terlebih dahulu oleh perempuan cantik, kaya, dan muda? Tentunya sangat langka bahkan hampir tidak ada. Inilah yang harus diteladai oleh para pemuda bahwa iman kepada Allah haruslah kuat dan kecintaan kepadaNya tidak bisa digadaikan dengan apapun.

Jodoh tak akan kemana

Dikisahkan, Nabi Yusuf setelah terjadi fitnah tersebut dijebloskan ke dalam penjara. Namun, Nabi Yusuf tetap pasrah dan senang bisa menyebarkan agama di dalam penjara agar semakin banyak orang beriman kepada Allah. Namun tidak berlangsung, karunia Allah datang dan Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara karena perintah Raja.

Raja pada waktu itu senang dengan tafsir mimpi yang memang merupakan mukjizat Allah untuk Nabi Yusuf. Seiring berjalannya waktu, Nabi Yusuf hidup dengan nyaman dan berkedudukan karena diangkat oleh Raja sebagai salah satu orang kepercayaannya. Setelahnya, ada lagi Kisah Nabi Yusuf Dan Zulaikha yang bisa dteladani.

Suami Zulaikha meninggal dan tinggal Zulaikha yang menjanda. Dalam kisahnya, akhirnya Nabi Yusuf bertemu kembali dengan seorang perempuan yang hampir mengajaknya untuk bermaksiat. Nabi Yusuf bertemu kembali dengan Zulaikha yang ditafsirkan sebagai perempuan yang cantik jelita dan sangat muda. Dipertemuannya itu, Nabi Yusuf akhirnya menikahi Zulaikha dan hiduplah mereka dengan bahagia. Dari penggalan kisah nabi Yusuf ini jelaslah ada yang bisa dipahami dan diteladani.

Walaupun telah tertarik pada seseorang, namun jika memuaskan nafsu saja dengan cara yang salah dan tidak disukai Allah maka tidak ada alasan apapun untuk menuruti nafsu. Nabi Yusuf membuktikan bahwa cara yang benar haruslah ditempuh. Walau digoda, namun dia tetap mengutamakan kecintaan kepada Allah.

Dan membuktikan, jika jodoh tidak akan kemaana. Walaupun Nabi Yusuf pun memiliki perasaan, namun tetap mempertahankan cinta dan nafsunya untuk tidak menuruti nafsu Zulaikha pada saat masih bersuami. Dan akhirnya, ketika Allah menjodohkan maka tidak ada yang bisa menghindarinya seperti Nabi Yusuf dan Zulaikha ini.