Kisah Nabi Sulaiman dan Jin Ifrit Yang Diberikan Suatu Tantangan

Posted on

Nabi dan rosul merupakan manusia-manusia terpilih yang menjadi utusan Allah SWT untuk memberi petunjuk kepada sesamanya yaitu mengenai keesaan Allah SWT. Nabi dan rosul bertugas memberikan bimbingan dan membina manusia agar bersedia menjalankan ajaran-Nya. Di dalam kitab suci Al-Quran dijelaskan bahwa nabi dan rosul adalah orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah. Di sini nabi dan rosul emmiliki perbedaan.

Nabi adalah seseorang yang menerima wahyu dari Allah yang ditujukan untuk dirinya sendiri sedangkan rosul adalah mereka yang mendapatkan petunjuk dari-Nya berupa wahyu yang ditujukan untuk dirinya sendiri dan untuk kaumnya.Nabi dan rosul memiliki 4 sifat wajib yaitu shiddiq atau benar, amanah atau dapat dipercaya, tabliqh atau meenyampaikan wahyu kepada kaumnya, dan yang terakhir yaitu fathonan yang berarti seorang yang pandai atau cerdas.

Sebenarnya nabi dan rasul di dunia ini ada banyak yang diturunkan oleh Allah ke muka bumi, tetapi sebagai umat islam hanya diwajibkan untuk mempercayai atau meyakini 25 orang nabi dan rasul. Biasanya sebagai nabi dan rasul, orang-orang pilihan ini selalui diberikan karunia oleh Allah SWT dalam bentuk sebuah mukjizat. Mukjizat disini adalah sebuah kejadian yang luar biasa dimana dialami oleh nabi dan rasul, kejadian tersebut merupakan kejadian yang sudah dikehendaki oleh Allah SWT.

image by https://www.dream.co.id/

Mukjizat yang dimiliki nabi dan rasul adalah pembuktian atas kebenaran risalah atau pentunjuk yang disampaikannya. Nabi Sulaiman adalah salah satu nabi dan rasul Allah yang memiliki mukjizat. Nabi Sulaiman setelah beranjak remaja dan setelah diangkat Allah SWT sebagai nabi dan rasul kemudian diangkat sebagai raja di Israil. Kekuasaan Nabi Sulaiman tidak hanya berbatas pada manusia saja melainkan seluruh makhluk yaitu dari binatang dan makhluk yang tidak kasat mata seperti jin. Maka di dalam artikel ini akan dikisahkan mengenai kisah Nabi Sulaiman dan jin.

Kisah Nabi Sulaiman dan Jin merupakan bagian dari perjalanan Nabi Sulaiman sebagai nabi dan rasul. Bagaimana perjuangan beliau selama menjadi Nabi dan rasul yang memperjuangkan agama Allah SWT. Nabi Sulaiman sejak masih kecil memang sudah dikaruniai hal-hal yang menakjubkan oleh Allah SWT. Sejak beliau masih di dalam bimbingan ayah andanya, beliau menyadari bahwa Allah telah mengaruniakan kepadanya nikmat yang cukup besar lebih dari yang dimiliki sesamanya. Beliau tidak lupa selalu memanjatkan doa sebagai wujud syukurnya kepada Allah karena telah memberikan segala karuniaNya. Ayahannya nabi Sulaiman adalah nabi Daud.

Dari sekian putra-putra Nabi Daud, nabi Sulaimanlah yang memang mewarisi kenabian dari ayahnya.  Tidak hanya kenabiannya, Nabi Sulaiman juga diberikan kerajaan. Inilah keistimewaan Nabi Sulaiman, meskipun diberikan peninggalan dari ayahnya yang sedemikian rupa, Nabi Sulaiman tidak sekalipun merasa sombong atau takabur. Bahkan selama jadi raja, Nabi Sulaiman juga mengundang para pembesar dari kerajaan atau negeri lain dan para kaum cendekiawan yang ada di dalam kerajaannya. Beliau menjelaskan bahwa sebagai wujud dari kenabian yang dimilikinya, beliau dapat berbicara dengan binatang dan hal ini merupakan karunia yang diberikan Allah SWT kepadanya.  Sama seperti nabi dan rasul Allah yang lainnya, nabi Sulaiman juga tidak luput dari adanya ujian. Adapun ujian yang didapatkan nabi Sulaiman yaitu

  • Allah menguji Nabi Sulaiman dengan memberikan beliau beberapa penyakit yang berat. Hal ini membuat beliau seakan-akan jasad yang tidak memiliki ruh. Cobaan yang didapatkan Nabi Sulaiman ini adalah karena beliau yang terlalu keras bekerja.
  • Ujian selanjutnya ynag dapat kepada nabi Sulaiman adalah apa yang dimilikinya mulai dari tahta, kekayaan yang melimpah, dan kemampuan atau ilmu pengetahuannya. Melalui apa yang dimilikinya ini lah nabi Sulaiman perlu berhati-hati dalam bertindak dan selalu bijaksana.
  • Nabi Sulaiman sebagai seorang pemimpin tentunya juga bisa menjadikan posisinya sebagai sebuah ujian, dimana sebagai seorang raja dengan kerajaan yang cukup besar beliau harus bisa memimpin rakyatnya secara adil dan bijaksana.

Dari kondisi yang dialami oleh nabi Sulaiman sebenarnya dapat kita menyimpulkan bahwa ujian dari Allah SWT tidak selalu datang dari hal-hal yang membawa kesedihan bahkan hal-hal yang menyenangkan di dalam hidup Nabi Sulaiman juga merupakan wujud dari ujian yang diberikan Allah SWT, yang ingin mengetahui bagaimana umatnya bertahan dan tetap berpegang teguh pada ajarannya.

Kisah nabi sulaiman yang tidak boleh dilewatkan:

Salah satu ujian yang datang kepada Nabi Sulaiman yaitu mengenai upayanya mengajak umat manusia untuk menyembah Allah. Ujian inilah yang akan membawa kisah nabi Sulaiman dan jin. Dikabarkan pada suatu hari nabi Sulaiman kehilangan burung Hudhud sebagai hewan peliharaannya yang dekat. Nabi Sulaiman memiliki kedekatan dengan binatang karena beliau diberikan mukjizat oleh Allah SWT dengan dapat berkomunikasi dengan binatang.  Nabi Sulaiman yang tampak marah karena burung Hudhud pergi tanpa sepengetahuannya. Nabi Sulaiman hendak menghukum burung tersebut jika kembali dengan mencabut bulunya, mengurungnya, lalu kemudian menyembelihnya.

Akhirnya burung Hudhud kembali ke kerajaan Nabi Sulaiman lalu menceritakan apa yang ia temui. Ia bertemu dengan ratu yang cantik namun seisi kerajaannya belum beriman yaitu masih menyembah matahari. Ratu cantik itu adalah Ratu Bilqis, karena tidak percaya dengan yang diucapkan oleh burung Hudhud akhirnya beliau membuktikannya sendiri dengan mengirimkan surat kepada ratu Bilqis melalui burung Hudhud. Surat yang dikirimkan nabi Sulaiman berisi ajakan untuk menyembah Allah SWT. Karena Ratu Bilqis dan kaumnya menolak akhirnya surat kiriman dari Nabi Sulaiman kemudian dikembalikan melalui utusannya yang datang ke kerajaan Nabi Sulaiman dengan membawa hadiah, hadiah ini sebagai ujian yang diberikan ratu Bilqis kepada Nabi Sulaiman.

Namun nabi Sulaiman menyampaikan akan memberikan hukuman jika Ratu Bilqis tidak mau mengikuti ajarannya. Apa yang dilakukan nabi Sulaiman kepada Ratu Bilqis membuatnya tidak terima dan ingin menyera ng kerajaan Nabi Sulaiman. Sebagai upaya menunjukkan kenabiannya kepada Ratu Bilqis dan agar ia beriman, Nabi Sulaiman akan menunjukkan mukjizatnya. Beliau mengumpulkan para jin dan memberikan tantangan kepada mereka, yaitu yang mampu memindahkan singgasana Ratu Bilqis ke kerajaan Nabi Sulaiman sebelum Ratu Bilqis dan kaumnya dampai di kerajaan.

Adalah Jin Ifrit yang mampu dan bersedia menerima tantangan tersebut. Akhirnya jin ifrit berhasil membawa singgasana ratu Bilqis yang mewah ke kerajaan Nabi Sulaiman. Setelah melihat singasana dan perhiasan yang disimpan Ratu Bilqis bisa berpindah ke kerajaan Nabi Sulaiman barulah Ratu Bilqis mengakui kenabian nabi Sulaiman.  Akhirnya Ratu Bilqis dan kaumnya bersedia mengikuti ajaran Nabi Sulaiman agar beriman kepada Allah bukan malah kepada makhluknya. Dari sinilah, kisah nabi Sulaiman yang dapat menaklukkan Ratu Bilqis dan Jin Ifrit menjadi bukti bahwa mukjizat yang dimiliki seorang nabi atas kehendakNya adalah nyata adanya. Semoga kisah singkat dari Nabi Sulaiman ini dapat meningkatkan keimanan kita sebagai kaum muslimin.