Kisah Nabi Ishaq Singkat dan Jelas Sesuai Dengan Al -Quran

Posted on

Kisah Nabi Ishaq singkat dan jelas memang lebih mudah untuk dipelajari dan mudah untuk dimengerti. Seperti yang telah diketahui bahwa nabi ishaq merupakan putra nabi Ibrahim AS, yang juga merupakan ayah dari nabi Ismail. Nabi Ibrahim juga dikenal sebagai bapak para nabi, karena banyak keturunan nabi ibrahim yang selajutnya turut diutus oleh Allah SWT menjadi nabi selanjutnya. Nabi Ishaq merupakan anak nabi Ibrahim dari Siti Sarah, istri pertama nabi ibrahim yang cantik jelita.

Nabi Ishaq ini diutus oleh Allah SWT untuk menjadi penuntun bagi kaum Kana’an, tepatnya berada di kota Hebron atau yang kerap juga disebut sebagai Al-Khalil. Kaum yang ditugaskan untuk nabi Ishaq ini merupakan kaum yang tidak mengenal Allah, sehingga Nabi Ishaq harus memiliki ketabahan dan kesabaran yang tinggi untuk menghadapi kaumnya yang belum mengenal tuhannya sendiri.

Sebenarnya kisah nabi ishaq sendiri tidak begtitu banyak diceritakan di dalam al-quran, namun tetap saja kisah beliau diceritakan lewat beberapa ayat dan diperjelas dengan keterangan-keterangan dari para ahli. Dengan begitu, sebenarnya mudah untuk mempelajari bagaimana kisah nabi ishaq singkat dan jelas agar bisa dipahami dan dijadikan sebagai sumber pengetahuan agama bagi kita semua.

image by https://brasil.elpais.com

Nama dari nabi ishaq sendiri diambil dari salah satu kata dalam bahasa yahudi yaitu Yis.h.a-q dan kata ini memiliki arti yang bermakna tersenyum. Nama ini diberikan untuk nabi ishaq lataran siti sarah tersenyum ketika diberikan kabar yang begitu membahagiakan dan menggembirakan dari malaikat pembawa wahyu Allah yaitu malaikat Jibril. Siti Sarah tersenyum karena sebelum kelahiran Nbi Ishq, Malaikat Jibril sudah terlebih dahulu memberikan kabar yang membahagiakan bahwa siti sarah akan dikaruniai seorang keturunan berjenis kelamin laki-laki, dan kelak putra ini akan dijadikan sebagai salah satu nabi Allah Swt.

Sarah tersenyum bahagia sekaligus heran karena sarah sudah berpikiran bahwa dirinya tidak akan memiliki keturunan, sebab saat itu ia sudah berumur kisaran 90 tahun, dan nabi ibrahim pun sudah berumur 120 tahun karena mereka berdua terpaut usia sekitar 40 tahun.Nabi Ishaq sudah dididik untuk menjadi pendakwah agar bisa melanjutkan perjuangan ayahnya yaitu nabi Ibrahim AS. Nabi Ishaq sendiri merupakan putra kedua nabi ibrahim dengan siti sarah, dan anak yang pertama adalah Ismail. Bersama, kedua bersaudara itu selalu memperjuangkan agama Allah lewat dakwah-dakwahnya yang luar biasa.

Namun, saat nabi ibrahim sudah mulai menduduki usia yang begitu tua, Ishaq belum juga didekatkan dengan jodohnya. Nabi Ibrahim pun begitu hati-hati dalam mengarahkan Ishaq dalam hal memilih wanita, karena tentu saja nabi Ibrahim tidak setuju bila nabi Ishaq menikahi salah seorang gadis dari kaum kana’an karena mereka tidak mengenal Allah.

Nabi ibrahim pun memutuskan untuk mulai mengambil langkah bagi anaknya yang kedua ini. Nabi ibrahim mengutus seseorang uuntuk mendatangi Irak agar dapat membawa seorang perempuan yang berasal dari keluarganya. Datanglah perempuan tersebut yang bernama Rafqah Binti Batuwael bin Nahur, dan kemudian Rafqah ini menikah dengan nabi Ishaq AS.

Pernikahan Rafqah dengan nabi Ishaq AS ini dikaruniai keturunan dua anak kembar, anak pertama dari kedua anak ini dinamakan Al-Aish, sedangkan anak kedua diberi nama yaqub. Dari sinilah perjalanan keturunan nabi ishaq dimulai, yang kemudian segera mendatangkan atau melahirkan nabi-nabi untuk bani israil.Nabi Ishaq termasuk dalam salah satu golongan orang-orang yang saleh, dan ini sudah diperjelas pada ayat al-quran dalam surah as-saffat ayat ke 37 yang menjelaskan bahwa nabi ishaq merupakan orang saleh dan keberkatan dilimpahkan kepada beliau.

Kisah nabi ishaq ini disebut sebagai permulaan dari kisah-kisah nabi lain yang berjuang berdakwah untuk bani israil. Seperti yang telah diketahui bahwa bani israil merupakan salah satu kaum yang sangat sulit untuk diatur, dan dari nabi ishaq ini lah lahir keturunan-keturunan untuk nabi bagi bani israil yang begitu tangguh.Kehadiran seorang nabi ishaq yang begitu tangguh dan luar biasa ini sudah disampaikan kepada siti sarah lewat malaikat jibril, dan kedatangan nabi ini merupakan salah satu kabar yang sangat membahagiakan bagi siti sarah dengan nabi ibrahim.

Dalam al quran, nama nabi ishaq sendiri disebutkan di dalamnya sebanyak 15 kali, dengan sebutan kenabian sebanyak 10 kali dan sebutan keutamaannya sebanyak 9 kali. Meskipun tidak dijelaskan dengan panjang lebar di dalam al quran, namun sebenarnya sudah tersirat bahwa kehadiran nabi ishaq adalah pembuka pintu gerbang islam ke era perjuangan dalam mendakwahi bani israil.Meninggal pada usia 180 dapat dikatakan bahwa nabi ishaq memiliki usia hidup yang cukup lama, dan lamanya usia beliau ini sudah disepakati oleh berbagai pakar ahli sejarah dan ahli agama islam.

Kisah nabi ishaq singkat dan jelas ini mampu memberi pelajaran pada kita semua bahwa agama islam sudah diperjuangkan sejak zaman dahulu, dan kemudian kisah kenabian ditutup pada saat nabi muhammad ditetapkan sebagai nabi terakhir dan nabi penyempurna bagi kisah nabi-nabi yang sebelumnya. Bagaimanapun, nabi Ishaq merupakan nabi yang memiliki sifat shaleh serta hormatnya kepada ayahnya yang begitu tinggi hingga ia menerima perempuan yang dijodohkan oleh ayahnya. Keikhlasan hati yang dimiliki oleh nabi Ishq AS ini membuahkan hasil yang cukup manis, yaitu  jalinan hubungan pernikahannya yang begitu baik dan karunia berupa anak-anak yang sholih dan takwa kepada Allah SWT.

Meski mereka sudah tiada, namun jasa para nabi untuk agama ini akan selalu diabadikan dalam ayat al-quran. Serta sudah jelas pula dalam al quran yang menyebutkan bahwa nabi ishaq memiliki akhlak yang begitu mulia, sehingga bisa untuk dijadikan sebagai salah satu suri tauladan yang baik bagi kita semua. Kesabaran dan ketakwaan nabi dalam mendakwahi kaum kana’an yang tidak mengenal Allah patut diapresiasi, serta keikhlasannya dalam menuruti semua perintah orang tuanya yang tidak menentang peraturan agama Islam.

Nabi Ishaq dalam al-quran tidak memiliki cerita yang begitu mendetail, namun semua pernyataan tentang nabi ishaq dalam al-quran sudah cukup untuk menjelaskan bahwa nabi ini merupakan salah satu contoh yang baik. Nabi Ishaq meninggal dan dimakamkan di negara paestina, tepatnya pada kota Khalil dan makamnya bersama dengan makam ayahnya yaitu nabi Ibrahim AS.

Itulah kisah nabi ishaq singkat dan jelas yang dapat dijadikan sebagai salah satu sumber pembelajaran bagi kita semua, terutama dalam hal berakhlak dan konsistensi untuk berdakwah demi menyebarkan agama islam yang sangat disucikan ini. Semoga kisah nabi ishaq ini mampu membuat orang-orang semakin teguh dan semakin memantapkan diri dalam memperbaiki dirinya agar dapat berdakwah dengan maksimal demi agama Islam yang begitu sempurna ini.

Loading...