Kisah Nabi Ishaq dan Kaumnya dan Berita Mengenai Kelahirannya

Posted on

Di dalam agama Islam, ada 25 Nabi yang harus dijadikan suri tauladan dalam menjalankan kehidupan di dunia. Dari 25 nabi tersebut, Nabi Ishaq merupakan salah satu contoh Nabi yang dapat kita jadikan panutan dalam menjalankan hidup dengan baik di dunia. Kita dapat menjadikan beliau sebagai panutan hidup berdasarkan dengan kisah kehidupannya di masa lalu bersama dengan kaumnya. Kisah Nabi Ishaq dan kaumnya sangat menarik untuk diikuti. Dengan mengikuti kisan Nabi Ishaq tersebut, kita dapat mengetahui bagaimana perjuangan agama Islam di masanya.

Nabi Ishaq sendiri merupakan seorang putra dari pasangan Nabi Ibrahim dan Sarah. Nabi Ishaq memiliki arti tertawa hal tersebut disebabkan oleh Sarah yang tertawa mendengar jika ia tengah mengandung. Di dalam mengenalkan Islam kepada dunia, Nabi Ishaq memiliki hambatan dalam menyebarkan agama Islam bersama dengan kaumnya. Di dalam menyebarkan agama Islam, Nabi Ishaq diperintahkan untuk mendatangi kota Hebron dimana masyarakat yang tinggal di kota tersebut tidak mengetahui dan mengenal Allah. Jika diteliti dengan baik, kisah Nabi Ishaq dan kaumnya tidak terlalu banyak diceritakan di dalam Al Quran. Kisah tersebut hanya diceritakan sebanyak 17 kali di dalam Al Quran.

Nabi Ishaq yang merupakan saudara dari Nabi Ismail ini bersama-sama mengenalkan Islam dan Allah pada kaumnya. Ketika Nabi Ishaq dilahirkan, Nabi Ibrahim dan isterinya berada pada usia yang cukup tua. Nabi Ibrahim yang telah menginjak usia tua bahkan belum juga memiliki kesempatan untuk melihat Nabi Ishaq untuk menikah. Nabi Ibrahim juga melarang Nabi Ishaq untuk menikahi seorang gadis Kana’an. Hal tersebut disebabkan ketidaktahuan warga Kana’an akan Allh SWT. Nabi Ishaq dan kaumnya berupa dengan tegas untuk mengenalkan Allah SWT dengan baik. Ia bersama dengan kakak dan kaumnya berupaya keras untuk mengenalkan ajaran Islam kepada mereka yang sesat.

image by www.yesmuslim.blogspot.com

Sebagai salah satu pemimpin bangsa Arab, Nabi Ishaq mengajarkan bagaimana cara untuk menunaikan shalat, berpuasa, mebayar zakat dan pergi haji. Nabi Ishaq juga melarang kaumnya untuk melakukan tindakan maksimat di dunia. Sama halnya dengan para Nabi lainnya, Nabi Ishaq mengajarkankebaikan kepada semua kaumnya. Nabi Ishaq diberikan wahyu olah Allah SWT untuk memberikan pedoman kepada orang-orang kafir sehingga mereka bisa berjalan di jalan yang benar. Sepak terjang Nabi Ishaq dalam mengajarkan agama Islam tentunya tidak cukup menarik jika kita tidak mengetahui akan cerita mengenai kelahiran dari Nabi Ishaq tersebut.

Kisah Nabi Ishaq dan kaumnya dimulai ketika Sarah dan Nabi Ibrahim menerima kabar gembira akan kehamilan yang dialami oleh Sarah. Kabar tersebut terjadi di malam hari ketika Nabi Ibrahim dan Sarah sedang beristirahat. Ketika pintu rumah Nabi Ibrahim di ketuk, ia menemukan 23 orang pria yang berada di depan pintu rumahnya. Ketiga orang tersebut sebenarnya bukan manusia belaka mainkan seorang malaikat yang menyamar menjadi seorang pria yang mengetuk pintu rumah Nabi Ibrahim.

Para malaikat tersebut pada akhirnya memberikan informasi akan tujuan mengapa mereka mendatangi rumah Nabi Ibrahim. Mereka mengatakan bahwa Nabi Ibrahim dan Sarah akan dikaruniai seorang putra yang saleh. Baik Nabi Ibrahim dan Sarah tidak percaya akan kabar tersebut mengingat kedua telah berada pada usia yang tua. Mendengar kabar yang ia terima, Sarah memanjatkan doa kepada Allah atas rizki yang ia terima. Kabar yang menggembirakan tersebut membuat Sarah tertawa dengan lebarnya. Pada akhirnya, Sarah hamil dan menamai bayinya dengan nama Ishaq.

Nama Ishaq yang berarti tertawa bermulai dari tindakan Sarah yang tertawa ketika mendengar bahwa ia hamil di usia tuanya. Kuasa Allah terlihat dari kesempatan yang diberikan kepada Sarah dan Nabi Ibrahim untuk menimang bayi di usia senja. Selama bayi Ishaq tersebut tumbuh, Nabi Ishaq tumbuh dengan temperamental yang baik sehingga Nabi Ishaq memiliki kecakapan dalam memimpin kaumnya dalam memerangi manusia kafir. Nabi Ishaq memiliki tugas untuk meneruskan tugas Nabi Ibrahim dalam mengenalkan Allah dan agama Islam kaumnya. Dengan memberikan informasi akan Islam dan pendekatan kepada pihak lain, penyebaran agama Islam dilakukan dengan cara yang halus tanpa memihak pihak manapun.

Dalam mengajarkan agama Islam tersebut, Nabi Ishaq dibantu oleh saudaranya untuk melakukan pengenalan akan Islam. Kisah Nabi Ishaq dan kaumnya tersebut tertera di dalam Al Quran dan menjadi suri tauladan bagi para pemeluk agama Islam saat ini. Kita dapat meniru bagaimana cara Nabi Ishaq memimpin para kaumnya untuk mengenalkan Islam dengan baik dan memerangi manusia kafir. Kisah Nabi Ishaq dan kaumnya juga memberikan motivasi untuk tidak menyerah di usia senja. Jika Allah berkendak, mereka yang berusia tua dapat hamil dan meneruskan penerus yang baik. Tidak peduli akan usia, mereka yang berusia senja dapat hamil tanpa harus menemui kendala.

Kebesaran akan hal tersebut tentunya hanya dimiliki oleh Allah SWT saja. Nabi Ishaq juga memberikan gambaran akan kebesaran Allah melalui dakwahnya dan bagaimana cara Nabi Ishaq mengenalkan agama Islam pada kaum kafir yang keras kepala. Kisah akan perjuangan Nabi Ishaq dalam mengenalkan agama Islam membuat kita sadar akan akhirat. Mereka yang percaya akan Islam memiliki kesempatan untuk menjalankan hidup di alam akhirat. Karena itulah, kita harus percaya akan kisan Nabi Ishaq bersama dengan kaumnya dalam mengalahkan orang-orang kafir dan bagaimana sepak terjangnya dalam mengenalkan Islam pada dunia. Nabi Ishaq selalu menggunakan sikap yang ramah jika bertemu dengan kaumnya. Dengan sikapnya tersebut, kaum yang dipimpinnya merasa segan dengan keberadaan Nabi Ishaq.

Nabi Ishaq tidak pernah berhenti dalam mengenalkan agama Islam kepada dunia. Hal tersebut dibuktikan dengan keturunan Nabi Ishaq yang memiliki tugas serupa dalam mengenalkan ajaran Allah kepada mereka yang berjalan di jalan yang salah dan banyak melakukan tindakan yang merugikan. Keturunan Nabi Ishaq bahkan menjadi seorang pemimpian dan Nabi yang tak segan mengorbankan kehidupannya demi menuntun orang-orang kafir untuk berjalan di jalan Allah sehingga tidak menyesal menjalankan kehidupannya di dunia. Kisah Nabi Ishaq dan para kaumnya sangat menarik untuk disimak.

Tidak hanya berbicara mengenai kehidupannya di jalam dahulu, dengan kisah tersebut kita dapat mengetahui bagaimana sepak terjang Nabi Ishaq dalam mengenalkan Islam pada dunia. Sebagai umat Islam dan merupakan salah satu keturunannya, kita seharusnya mencontoh sikap yang dimiliki oleh Nabi Ishaq. Bagaimana cara ia memimpin kaumnya menjadi sikap baik yang harus kita tiru. Kita juga harus selalu menjalankan salat lima waktu, perpuasa, berzakat dan berhaji sebagai bentuk iman kepada Allah. Memiliki sikap yang mendekati dengan sikap Nabi Ishaq merupakan keputusan yang tepat. Selain kita akan memiliki sikap yang baik, pengetahuan akan agama Islam yang kita miliki akan tumbuh dengan lebih besar.

Loading...