Kisah Nabi Ishaq dan Hikmahnya Yang Patut Anda Ilhami

Posted on

Islam menjadi agama yang mengenalkan hal-hal baik kepada umatnya. Di dalam memberikan pelajaran yang baik tersebut, Islam mengandalkan Al Quran sebagai pedoman dalam menjalankan hidup. Di dalam Al Quran terteran beragam jenis kisah para Nabi yang membuat Anda dapat mengetahui kisah para Nabi dalam mengenalkan Islam kepada umatnya. Dari sekian banyak kisah Nabi yang tertulis di dalam Al Quran, kisah Nabi Ishaq dan hikmahnya menjadi kisah Nabi yang patut Anda ketahui. Kisah tersebut memberikan Anda gambaran mengenai peristiwa apa saja yang dilalui oleh Nabi Ishaq dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang khalifah di bumi.

Nabi Ishaq merupakan salah satu putera dari Nabi Ibrahim bersama dengan Sarah. Ia merupakan saudara dari Nabi Ismail dan memiliki jarak usia yang sangat jauh. Hal tersebut disebabkan oleh kehamilan yang dialami oleh Sarah ketika ia telah memasuki usia senja. Pada kala itu, usia Sarah menginjak usia 90 tahun dan usia Nabi Ibrahim menginjak usia 100 tahun. Jika Anda melihat usia dari kedua pasangan tersebut, sangat aneh jika mereka dapat menghasilkan seorang anak di usia yang tidak lagi muda.

Hal tersebut juga disadari oleh Sarah dan Nabi Ibrahim. Mereka mengangap bahwa usia yang mereka miliki sangat tidak mungkin untuk menghasilkan seorang anak kembali. Sayangnya, anggapan yang mereka yakini dibantas keras oleh kebesaran Allah. Dengan kehendak Allah, usia senja bukanlah penghalang untuk melahirkan seorang putera kembali. Kisah Nabi Ishaq dan hikmahnya akan diterangkan pada penjelasan di bawah ini.

image by http://terselubung.in

Kisah Nabi Ishaq dan hikmahnya berawal dari sebuah malam di kota Hebron, Palestina. Pada malam tersebut, Nabi Ibrahim dan Sarah dikejutkan dengan tiga orang pria yang berkunjung ke rumah mereka pada malam hari. Nabi Ibrahim yang tidak mengetahui mereka dengan ramahnya menerima tamu tersebut dan memberikan layanan kepada para tamu dengan iklas. Yang tidak Nabi Ibrahim ketahui adalah, ketiga orang pria tersebut merupakan seorang malaikat yang menyamar. Malaikat tersebut memiliki tugas untuk memberikan kabar gembira kepada Sarah dan Nabi Ibrahim bahwa mereka akan mendapatkan seorang putera yang memiliki budi pekerti yang baik dan akan menjadi salah satu khalifah di bumi dan memerangi jalan Allah dengan kebajikan.

Kabar bahagia tersebut tentunya menjadi kabar yang menggembirakan bagi Sarah dan Nabi Ibrahim mengingat usia mereka yang tak lagi muda. Para malaikat menegaskan bahwa Allah memberikan limpahan rezeki kepada keduanya dengan seorang putera yang saleh. Sarah dengan bahagianya selalu tersenyum dengan kabar menggembirakan tersebut. Selang setahun, kelahiran nabi Ishaq menjadi bukti bahwa anugerah yang diberikan oleh Allah bukanlah omong kosong belaka. Nabi ishaq yang tumbuh dewasa memiliki tugas yang penting untuk memerangi manusia-manusia kafir yang tidak percaya akan keberadaan Allah. Nabi Ishaq adalah Nabi kesembilan di dunia yang diberikan kepercayaan oleh Allah dalam memerangi manusia kafir tersebut.

Nabi Ishaq diberikan mukjizat yang amat besar dalam menyelesaikan tugasnya di dunia sebagai seorang khalifah. Mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Ishaq dalam memerangi manusia yang kafir adalah kesabaran yang amat tinggi. Nabi Ishaq dengan kesabarannya tersebut mampu menyadarkan manusia kafir tersebut untuk berjalan pada agama yang benar. Nabu Ishaq mengenalkan Islam dengan memberikan informasi akan bagaimana tata cara dalam melaksanakan shalat, menjalankan zakat, ibadah haji dan melakukan perbuatan baik selama di dunia.

Nabi Ishaq mengajarkan kepada umatnya untuk menyembah Allah dan menjauhkan diri dari berhala dan hal-hal gaib lainnya untuk disembah. Nabi Ishaq juga memiliki seorang saudara, yakni Nabi Ismail yang berjuang bersama-sama dalam mengenalkan Islam kepada para manusia kafir tersebut. Sebagai saudara, Nabi Ishaq dan Nabi Ibrahim memiliki tujuan yang sama dalam hidup mereka, yakni menghantarkan manusia kepada kehidupan yang lebih baik agar tidak menderita di hari kiamat nanti.

Jika dilihat dari kisah Nabi Ishaq dan hikmahnya tersebut, Anda dapat menarik banyak hikmah dari kisah Nabi Ishaq tersebut. Salah satu hikmah yang berada di dalam kisah Nabi Ishaq tersebut adalah kebesaran Allah yang membuat sesuatu hal yang tidak mungkin menjadi mungkin terjadi. Sarah yang waktu itu berusia 90 tahun sangat tidak mungkin mengalami kehamilan pada usia tersebut. Dalam keadaan normal, seorang yang berusia 90 tahun tidak mungkin mengalami kehamilan. Meskipun begitu, dengan kuasa Allah Sarah dapat hamil dan melahirkan ketika berada di usia tua.

Anak yang ia lahirkan bahkan menjadi seorang Nabi yang memimpin umat Islam di dunia untuk menjalankan perbuatan yang baik dan menjalankan segala jenis kewajibannya selama menjadi seorang muslim. Hikmah lainnya yang tertanam di dalam kisah Nabi Ishaq tersebut dapat kesabaran seorang Nabi dalam menjalankan perintah Allah di dunia. Jika dibandingkan dengan kesabaran yang dimiliki oleh manusia biasa, tingkat kesabaran Nabi Ishaq memiliki tingkatan yang jauh lebih tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan lama waktu yang dihabiskan oleh Nabi Ishaq dalam mengenalkan Islam kepada umat manusia di dunia.

Nabi Ishaq bahkan hampir menghabiskan waktu hidupnya untuk menuntun umat manusia untuk menjalankan hidup dengan lebih baik. Kisah Nabi Ishaq dan hikmahnya yang lain adalah kepercayaan Nabi Ibrahim dalam menerima wahyu yang berasal dari Allah. Hal tersebut dapat terlihat dari penerimaan kabar akan kehadiran seorang anak yang akan ia alami di usia tuanya. Sebagai salah satu kaum Allah dan berjalan di jalur Islam, percaya kepada Allah merupakan hal wajib yang harus dilakukan. Hal tersebut juga dilakukan oleh Nabi Ibrahim ketika menerima kabar akan kehamilan yang akan dialami oleh Sarah yang pada saat ini telah berusia sangat matang. Nabi Ibrahim percaya bahwa Allah dapat melakukan hal apapun yang diinginkan tanpa harus merasa ragu dengan hal-hal yang tidak mungkin.

Allah memiliki kekuasaan yang mutlak dan mampu membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin terjadi. Usia senja bukan menjadu hambatan Allah dalam memberikan karunia-Nya. Kepercayaan tersebut menjadi hikmah dari kisah Nabi Ishaq selama hidupnya. Sebagai seorang muslim, Anda juga harus memiliki kepercayaan yang besar kepada Allah. Allah merupakan satu-satunya penolong Anda ketika berada di alam barzah nanti. Tidak ada pertolongan dari pihak lain selain pertolongan yang diberikan oleh Allah.

Karena itulah, penting rasanya untuk mengetahui isah para Nabi Ishaq dan Nabi lainnya agar keimanan Anda dapat menumpuk dengan baik. Anda dapat menggunakan kisah tersebut sebagai paduan Anda dalam menjalankan kehidupan di dunia dengan lebih baik. Dari banyak hikmah yang dipetik dari kisah tersebut, Anda tentunya menyadari dengan baik bahwa Nabi Ishaq merupakan contoh terpuji yang dapat Anda jadikan panutan selama hidup di dunia agar menjadi insan yang baik.

Loading...