Pengenalan Kisah Nabi Adam Untuk Anak TK dan SD Singkat

Posted on

Mengenal sejarah Nabi Adam dan kisah Nabi Adam untuk anak adalah sebuah hal penting yang perlu diwariskan kepada anak cucu di era jaman sekarang ini. Allah SWT adalah tuhan semesta alam yang Maha Esa, Maha Kuasa dan Maha Besar. Begitu besar ciptaan Allah yang diciptakan di sesisi dunia ini. Semesta alam yang diciptakan oleh tuhan antara lain planet yang bentuknya begitu besar, banyak sekali jumlahnya. Allah juga menciptakan bumi yang dipenuhi dengan berbagai tanaman hijau dan juga binatang-binatang sebelum manusia ada di muka bumi pada jaman dahulu. Banyak manfaat dari meneladani kisah nabi Adam untuk anak maupun untuk orang dewasa. Memang, anak juga perlu dididik dengan banyak kisah nabi Adam untuk anak sejak awal dengan bahasa yang sesuai dengan usianya.

Setelah Allah SWT menciptakan alam seisinya yang begitu luar biasa itu, Allah memiliki sebuah rencana untuk menciptakan manusia sebagai khalifah yang berada di muka bum yang bertugas untuk mengatur dan juga merawat bumi dan seisinya. Kemudian Allah memberitahukan berita bahagia ini kepada para malaikat-malaikatNya yang ada di Surga. Allah mengatakan, bahwa sesungguhnya Allah akan menciptakan manusia yang nantinya akan menjadi seorang khalifah di muka bumi. Seketika itu para malaikat kemudian sontak tidak percaya dan ada yang merasa kurang setuju. Terbukti dari jawaban para malaikat yang mengatakan bahwa manusia akan menjadi seorang perusak yang ada di muka bumi, tidak taat dan juga akan sering melanggar perintahMu, wahai Allah.

Malaikat heran, menagapa Allah begitu ingin menciptakan manusia yang sudah jelas akan membawa banyak kerusakan dan juga banyak pertikaian dan yang paling buruk adalah manusia akan ingkar dan tidak taat beribadah terhadap perintah dan juga larangan-Mu. Namun, Allah Maha Tahu dan juga Maha segalanya. Ia yang Maha Mengetahui dan juga Maha Membolak-balikkan Hati Manusia. Maka Allah menciptakan manusia untuk yang pertama kalinya dengan buatan segumpal tanah. Dimana manusia yang pertama kali inilah bernama Adam. Beliau yang saat ini terkenal sebagai Nabi untuk yang pertama kalinya.

image by https://happinessontheroad.com

Untuk membekali Adam agar menjadi seorang yang baik adalah dengan membekali nabi Adam dengan berbagai ilmu pengetahuan. Allah mengajarkan berbagai ilmu yang ada dan juga segala hal yang ada di muka bumi. Dimana berbagai hal yang diajarkan ini tidak diajarkan sama sekali kepada iblis dan juga malaikat yang lainnya. Sehingga Nabi Adam sajalah yang memiliki pengetahuan yang begitu besar ini. Kemudian, Allah menanyakan berbagai hal yang ada, yakni menanyakan berbagai benda yang ada kepada para malaikat, kepada iblis dan juga pada Adam. Namun, hanya Adam saja yang bisa menjawab pertanyaannya.

Kemudian, Allah memerintahkan kepada Malaikat dan juga kepada para iblis untuk tunduk kepada nabi Adam. Mereka pun akhirnya bersujud. Namun, ada yang tidak mau dan enggan untuk bersujud sedikit pun. Ialah iblis. Iblis tidak mau bersujud kepada Adam. Iblis di sini menganggap bahwa dirinya lebih baik, dan lebih mulia daripada Adam. Ia mengatakan bahwa ia diciptakan dari api yang begitu panas menyala-nyala. Sedangkan Adam diciptakan dari tanah. Iblis enggan dan tidak mau sedikitpun untuk tunduk kepada Nabi yang pertama ini. Akibat ketidak patuhannya ini, akhirnya iblis diusir dari Surga yang begitu indah, nyaman dan juga sejuk itu. Allah tidak suka, dan Allah mengatakan bahwa Surga tidak pantas untuk dihuni oleh makhluk yang tidak patuh dan juga membangkang atas perintah dari Allah yang telah diberikan.

Merasa sangat marah dan murka, kemudian Iblis memiliki dendam terhadap Nabi Adam. Ia merasa bahwa ia sangat kesal atas penempatannya saat ini iblis ditempatkan di neraka untuk selama-lamanya. Kemudian , iblis berusaha meminta kepada Allah SWT. Bahwa usianya untuk diperpanjang sampai pada hari kiamat nanti tiba. Alhasil, permintaan dari sang iblis itupun dikabulkan oleh Allah SWT. Kemudian, atas kekesalannya itupun si iblis melakukan sebuah sumpah bahwa ia akan menggoda cucu-cucu nabi Adam sampai hari kiamat itu tiba. Sehingga ia berusaha untuk mengajak kawan untuk menemaninya berada di neraka yang amat panas, dan juga pedih siksaannya.

Kemudian, Allah mengusir si iblis dari surga. Sehingga yang tinggal di dalamnya hanyalah para malaikat dan juga Adam saja. Adam kemudian merasa sangat bahagia karena bisa menikmati apa yang Ia inginkan di Surga. Ia bisa mendapatkan apa saja yang dibutuhkannya. Namun, lambat laun Nabi Adam merasa sangat kesepian. Ya, meskipun di dalam Surga itu ada para malaikat yang senantiasa menemaninya di dalamnya. Namun, Adam tetap berusaha untuk mendapatkan seorang pendamping agar dirinya tidak kesepian. Berdoalah dirinya kepada Allah SWT untuk mendapatkan seorang yang bisa menemani Adam di Surga. Alhasil, Allah mengabulkan dengan memberikan nabi Adam seorang istri. Allah menciptakan seorang perempuan yang akan menjadi istri nabi Adam itu yang terbuat dari tulang rusuknya Adam sendiri. Dengan begitu, nabi Adam berarti sudah memiliki seorang temn sekaligus memiliki seorang istri untuk menemaninya di Surga.

Memang, banyak yang bertanya-tanya mengenai siapa yang menjadi istri dari Nabi Adam tersebut. Terutama para malaikat yang menanyakan hal tersebut. Dialah sosok yang bernama Siti Hawa. Namun, tidak semudah itu. Allah juga memberikan sebuah larangan besar kepada nabi Adam dan juga istrinya, Hawa. Bahwa tidak boleh mendekati sedikitpun pohon yang ada di dalam Surga itu. Pohon itu adalah pohon dari buah Khuldi. Mendengar berita seperti itu, tentu saja para iblis menjadi sangat senang. Mengapa demikian, karena iblis sangat benci melihat kebahagiaan Adam dan Hawa yang tinggal di Surga dengan waktu yang cukup lama dan bahkan bisa menikmati apa saja yang ada di dalamnya kapan saja. Tentu saja hal ini menjadi celah bagi iblis untuk merayu dan juga menjerumuskan Adam dan Hawa untuk mendekati larangan Allah tersebut. Melihat keadaan seperti itu, Iblis mengatakan kepada Adam dan Hawa.

Dengan bujuk rayu yang kuat dan juga tipu daya muslihat dari iblis memang pada awalnya masih belum berhasil. Kemudian, tibalah suatu waktu dimana iblis mengatakan dengan berbagai tipu muslihatnya. Bahwa, jika mereka ingin untuk tetap tinggal di Surga selama-lamanya seperti para malaikat yang ada, maka makanlah buah khuldi yang ada di pohon tersebut. Nabi Adam pun akhirnya merasa bimbang atas apa yang dikatakan oleh iblis. Dengan berbagai tipu dayanya, akhirnya iblis bisa mempengaruhi Adam dan Hawa untuk memakan buah tersebut. Dan akhirnya, Allah yang Maha Mengetahui itu kemudian mengeluarkan Adam dan Hawa dari Surga. Akhirnya, mereka berdua tinggal berada di bumi. Setelah itu mereka berdua dikarunia anak berjumalh 20 pasang.

Loading...