Kisah Nabi Adam dan Iblis, Sepenggalan dan Cerita Awal Mula

Posted on

Bumi atau alam dunia merupakan hasil dari ciptaan Allah SWT. Allah SWT merupakan dzat yang dapat melakukan segalanya sesuai dengan kehendak yang diinginkannya. Tidak ada sesuatu hal apapun yang di dunia ini maupun di akhirat yang dapat menghalangi ketentuan dan keinginan Allah SWT untuk menciptakan segala sesuatunya. Pada mulanya, Allah SWT menciptakan alam akhirat yang dihuni oleh makhluk-makhluk ciptaannya juga. Alam akhirat tersebut dibagi menjadi dua, yakni surga dan neraka. Sedangkan makhluk-makhluk ciptaan Allah SWT pada awalnya adalah malaikat, jin, dan yang lainnya. Jin memiliki berbagai jenis dan bentuk. Salah satu jin yang memiliki sifat pembangkang adalah iblis. Iblis merupakan jin yang memiliki sifat yang buruk dan jahat.

Setelah Allah SWT menciptakan alam akhirat dan makhluk-makhluk didalamnya, kemudian Allah SWT menciptakan bumi. Bumi diciptakan oleh Allah SWT sebagai tempat tinggal manusia dan juga sebagai persinggahan sementara para manusia sebelum tinggal di alam akhirat. Setelah Allah SWT menciptakan bumi, Allah SWT juga menciptakan manusia yang nantinya memiliki tugas mulia di muka bumi.Manusia yang pertama kali diciptakan oleh Allah SWT adalah sesosok lelaki yang mendapat julukan Bapak Manusia. Manusia tersebut diberi nama Adam dan diangkat oleh Allah SWT menjadi seorang Nabi sehingga namanya menjadi Nabi Adam AS.

Sebenarnya, kata Adam berasal dari kata Adimu. Adimul Ardli lebih tepatnya. Adimul Ardli memiliki arti yakni permukaan bumi. Nabi Adam AS memang diciptakan oleh Allah SWT dari tanah yang berasal dari permukaan bumi. Oleh karena itu, nama Nabi Adam AS pun berkaitan dari zat asalnya ia. Selain itu, pada akhirnya, jika waktu seorang manusia yang merupakan anak dan cucu Nabi Adam AS di dunia telah habis, atau istilahnya adalah meninggal dunia, mereka juga akan di makamkan atau di kuburkan di dalam tanah. Oleh karena itu, nama Nabi Adam AS memiliki keterikatan dengan bahan penciptaan dan tempat dimana ia dikuburkan nantinya.

image by https://www.minecraftforum.net

Allah SWT menciptakan Nabi Adam AS secara langsung, dari tanah lalu memberikannya sebuah bentuk yang sempurna. Bentuk tersebut juga memiliki bagian-bagian yang dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan fungsinya masing-masing. Setelah dibentuk, Allah SWT pun meniupkan roh kepadanya, lalu terciptalah Nabi Adam AS di surga.Akan tetapi, ternyata sebelum Nabi Adam AS diciptakan, Allah SWT pernah melakukan sebuah pembicaraan dengan para malaikat. Pembicaraan tersebut berisi mengenai penciptaan seorang khalifah di bumi yang akan di ciptakan oleh Allah SWT.

Khalifah memiliki arti sebagai pengganti, Khalifah di bumi merupakan wakil Allah SWT di bumi untuk menjaga bumi dari kehancuran dan pertumpahan darah. Khalifah ini memiliki amanah untuk menjaga bumi dari orang-orang yang ingin menghancurkan dan merusaknya. Mendengar hal ini, tentu saja malaikat merasa keheranan. Pasalnya, mereka merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang selalu patuh terhadap perintah Allah SWT. Mereka selalu beribadah dan bertasbih hanya kepada Allah SWT. Seharusnya, merekalah yang mendapatkan tugas mulia dari Allah SWT untuk menjaga dunia dan seisinya.

Loading...

Akan tetapi, Allah SWT menjelaskan kepada para malaikat bahwasanya Allah SWT menciptkan Nabi Adam AS dengan keistimewaan. Salah satu keistimewaan tersebut adalah Nabi Adam AS diciptakan dengan akal. Akal tersebut yang dapat membantu Nabi Adam AS dan manusia yang lainnya untuk menjaga bumi. Akal tersebut akan membantu Nabi Adam AS untuk berpikir, melihat, dan memilih antara hal yang baik maupun hal yang buruk. Mendengar penjelasan Allah SWT tersebut, malaikat pun terdiam dan kembali tunduk kepada Allah SWT.

Setelah Nabi Adam AS diciptakan, Allah SWT mengumpulkan para makhluk ciptaannya yang lain dan memberikan sebuah perintah. Allah memerintahkan para jin dan malaikat untuk sujud kepada Nabi Adam AS. Karena merupakan makhluk yang sangat patuh terhadap perintah Allah SWT, malaikat pun sujud dihadapan Nabi Adam AS. Akan tetapi, hal tersebut tidak dilakukan oleh iblis. Iblis menolak perintah tersebut dengan berbagai alasan. Penolakan inilah yang mengawali kisah Nabi Adam dan iblis.

Alasan Iblis menolak perintah Allah SWT tersebut adalah karena Nabi Adam AS diciptakan dari tanah, sedangkan iblis diciptakan dari api. Iblis merasa bahwa api lebih mulia daripada tanah. Oleh karena itu, ia enggan untuk sujud kepada Nabi Adam AS. Mendengar penolakan tersebut, Allah SWT pun memberikan balasan kepada seluruh makhluknya yang tidak mau menuruti perintahnya. Allah SWT mengusir iblis dari surga secara tidak hormat dan penuh penghinaan.Akibat pengusiran inilah yang menjadikan iblis menjadi benci kepada Nabi Adam AS dan para anak cucunya, yakni para manusia. Iblis bahkan bersumpah akan menyesatkan dan menggoda para manusia agar melanggar perintah Allah SWT dan jauh dari kebaikan.

Untuk menjalankan aksinya tersebut, iblis meminta kepada Allah SWT agar diberi kehidupan hingga hari kiamat tiba. Allah SWT pun mengabulkan perimtaan tersebut. Maka, iblis memiliki misi untuk menyesatkan dan menjauhkan para manusia dari perintah Allah SWT agar mereka termasuk teman iblis dan orang-orang yang merugi kecuali mereka yang berbakti kepada Allah SWT dan memiliki iman yang kuat.Iblis pun mulai melancarkan aksinya. Aksi yang pertama kali ia lakukan adalah menggoda dan menyesatkan Nabi Adam AS. Dikisahkan, Allah SWT menciptakan Nabi Adam AS seorang diri, lalu Allah SWT menciptakan sesosok perempuan sebagai pendamping Nabi Adam AS. Perempuan tersebut diberi nama Hawa. Nabi Adam AS tentu saja merasa sangat senang dan gembira atas kehadiran Hawa sebagai pendamping dan juga istrinya.

Nabi Adam AS dan Hawa diberikan kebebasan oleh Allah SWT untuk tinggal didalam surga dan bebas memakan makanan apapun. Akan tetapi, ada satu hal yang dilarang oleh Allah SWT. Allah SWT melarang Nabi Adam AS untuk mendekati sebuah pohon yang berada ditengah surga apalagi memakannya. Mendengar larangan ini, iblis pun melancarkan aksinya. Aksi iblis adalah menggoda Nabi Adam AS dan Hawa untuk melanggar perintah Allah SWT.

Dengan tipu daya yang sangat lihat, akhirnya Nabi Adam AS dan Hawa mendekati lalu memakan buah tersebut. Buah itu bernama buah Khuldi. Mengetahui bahwa perintahnya telah dilanggar, Allah SWT pun murka dan menurunkan Nabi Adam AS dan Hawa ke bumi dengan waktu yang tidak ditentukan.Kisah Nabi Adam dan Iblis tidak berhenti sampai disitu. Iblis terus berusaha untuk menggoda dan menyesatkan Nabi Adam AS, Hawa, maupun anak dan cucunya yang lain. Iblis tak henti-hentinya untuk mencari teman agar ada manusia yang tersesat dari kebenaran.

Selain hidup hingga hari kiamat, iblis juga dapat mengubah wujudnya menjadi hal-hal yang diinginkannya dalam melancarkan aksinya menyesatkan manusia. Selain itu, iblis juga dapat masuk kedalam tubuh manusia dengan cara menyesatkan hati mereka. Itulah yang menyebabkan adanya orang yang baik dan jahat di dunia ini. Karena misi iblis masih terus berjalan hingga hari kiamat tiba. Hal diatas merupakan sepenggalan kisah nabi Adam dan iblis.

Loading...