Anak pertama identik dengan sosok ketegaran di dalam dirinya. Tidak hanya tegar, biasanya juga mempunyai jiwa kepemimpinan. Seringkali jika diberikan sebuah pilihan, maka cenderung akan lebih memilih anak laki laki sebagai anak pertama yang ingin dianugerahkan, sebab bukan rahasia lagi jika anak laki laki pertama kelak akan menjadi pelindung bagi adik dan keluarga.

Lalu bagaimana bila anak pertama tadi berjenis kelamin perempuan? Berikut merupakan beberapa kelebihan anak pertama perempuan yang tidak dimiliki oleh anak pertama laki laki sebagaimana umumnya.

Kelebihan Anak Pertama Perempuan Dalam Keluarga


1. Pundak anak pertama perempuan senantiasa kuat 

Pilihan untuk menjadi anak pertama, kedua, ketiga, atau bahkan bungsu memang tidak ada yang bisa meminta. Lebih dari itu, menjadi anak pertama akan mempunyai proses yang berat. Maka, seringkali, anak pertama memang ikut untuk jadi tulang punggung di dalam keluarga. Maka, tidak mengherankan bila ada beberapa yang meraih kesuksesan di bidang yang digeluti karena terlahir sebagai anak perempuan pertama di keluarganya.

2. Mempunyai ambisi lebih besar dibanding anak laki-laki 

Sebuah fakta mengenai fakta bahwa anak pertama berjenis kelamin perempuan mempunyai ambisi lebih besar dibanding anak laki-laki sesuai dengan sebuah penelitian yang dilakukan sebuah universitas ternama dan diungkapkan di dalam salah satu website resmi sebuah negara. Di dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa anak pertama perempuan mempunyai prosentase 13 % lebih berambisi dibanding dengan anak pertama berjenis kelamin laki-laki. Tokoh-tokoh wanita terkenal di dunia seperti Hillary Clinton, J.K. Rowling, Beyone, dan Oprah Winfrey merupakan anak pertama yang terlahir sebagai urutan pertama di dalam keluarganya. Bisa terlihat bahwa mereka semua menjadi sosok berpengaruh serta bisa jadi orang yang sukses di bidangnya.

3. Mempunyai tubuh lebih gemuk dibanding dengan saudara perempuan lain 

Hal ini mungkin terlihat lucu. Namun, berdasar pada sebuah laman mengungkapkan satu fakta unik bahwa anak perempuan pertama mempunyai karakteristik badan yang lebih besar alias gemuk dibanding dengan saudara perempuannya yang lain. Hal ini dibuktikan dengana adanya studi yang melibatkan anak perempuandi Swedia dengan jumlah 26.000 ditemukan bahwa anak pertama berjenis kelamin perempuan dengan prosentase mencapai 30% memiliki masalah obesitas dan 40% yang lain fisiknya lebih gemuk dibanding dengan saudara lain yang juga perempuan lain.

4. Menjadi contoh utama bagi adik perempuannya

Bila mempunyai posisi sebagai anak perempuan pertama di dalam sebuah keluarga, maka bersiaplah dengan ulah yang akan dilakukan oleh adik perempuan lain yang pastinya melakukan pencurian terhadap barang-barang yang dimiliki. Fakta unik bahwa barang-barang anak perempuan pertama akan dicuri oleh saudara lain, sehingga sudah seharusnya rela untuk berbagi dengan adik-adiknya. Barang-barang mulai dari hal yang paling kecil seperti alat rias, pakaian, dan lain sebagainya. Hal ini berkaitan dengan anak pertama berjenis kelamin dijadkan sebagai role model atau contoh bagi adik-adik perempuannya yang lain.

5. Lebih peduli pada pendidikan dibandingkan dengan adik-adiknya 

Sebagai anak pertama sudah pasti menjadi contoh bagi adik-adiknya. Sehingga, anak pertama akan lebih berkonsentrasi pada pendidikan supaya bisa menjadi contoh generasi di bawahnya. Dengan peduli terhadap pendidikannya, maka kesuksesan pun akan didapat. Dengan kesuksesan ini, maka senantiasa akan dicontoh oleh atau menjadi motivasi bagi adik-adiknya.. Fakta ini didukung dengan sebuah penelitian oleh sebuah lembaga survey di Inggris serta Understanding Society mengenai hubungan anak pertama perempuan dan kesuksesan, maka hasilnya adalah anak pertama perempuan memang lebih peduli akan pendidikan dibanding dengan adik-adiknya. Sebagai contoh, anak pertama perempuan lebih condong mempunyai niat lebih besar untuk menuntut ilmu baik di sekolah maupun di kampus yang mempunyai kualitas meskipun lokasi dari kampus tersebut jauh dari tempat tinggal mereka.

6. Paling memahami kesulitan yang dialami orang tuanya 

Di dalam menghadapi kehidupan, maka ada saatnya mengalami saat-saat pahit dengan adanya kejatuhan yang dialami. Apalagi ketika telah menjadi orang tua yang mempunyai keluarga yang harus dinafkahi. Bekerja membanting tulang, namun kadang roda kehidupan bila sedang berkata lain akan terjadi masa-masa sulit ketika ada di posisi paling bawah. Kadang hidup yang keras malah bisa bisa membentuk anak agar lebih mandiri. Sehingga, si anak pertama tadi lebih jarang bersikap manja kepada orang lain. Hal ini didapat dengan proses hidupnya yang secara tidak sengaja mengikuti proses hidup dari orang tuanya.

7.  Anak perempuan pertama tahu bagaimana mewujudkan harapan kedua orangtuanya

Sangatlah normal ketika orang tua mempunyai harapan besar terhadap anak-anaknya. Tidak hanya harapan saja, akan tetapi juga seantiasa berdoa bagi kesuksesan anak-anak, mulai yang tertua hingga generasi di bawahnya. Namun, tidak ada yang lebih memahami harapan ini selain anak pertama. Dengan mempunyai posisi sebagai anak pertama perempuan, maka membuat peran mereka tadi telah dinantikan kehadirannya dan memang dipersiapkan dari pihak orang tua. Mempersiapkan kelahiran anak pertama pasti lebih penuh dengan harapan tinggi, khawatir berlebih serta cemas. Anak pertama tentu saja jadi pusat perhatian serta harapan penuh dari orang tua. Bermula dari anak pertamalah harapan serta cita-cita dari orang tua ada. Hal ini tentu saja membuat harapan akan kesuksesan yang menjadi harapan bagi orang tua.

8. Menjadi jembatan komunikasi diantara orang tua serta saudara lain 

Dengan menjadi anak perempuan pertama di dalam keluarga, maka harus pintar untuk menjadi penghubung atau jembatan komunikasi antara orang tua serta adik-adiknya yang alin. Si anak pertama akan menjadi pendengar bagi pendapat adik-adiknya untuk disampaikan kepada orang tuanya agar bisa lebih mengerti apa sebenarnya yang didinginkan oleh seorang anak. Maka. Jembatan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak-anaknya yang dibawah anak pertama dengan sarana anak pertama. Secara pasti, nantinya akan pertama akan memberikan contoh yang kemudian akan dipahami oleh generasi selanjutnya.

9.  Anak sulung perempuan terbiasa untuk mengalah serta melindungi 

Sebagai anak perempuan pertama sudah pasti mempunyai tugas tidak hanya melindungi akan tetapi juga menjaga adik-adiknya. Mereka terbiasa untuk menjaga adik-adiknya ketika ditinggalkan orang tua karena bekerja diluar rumah dan memastikan tidak diganggu oleh anak-anak seumurannya. Hal inilah yang kemudian anak pertama mempunyai naluri untuk jadi orang yang selalu mendamaikan suasana. Tidak hanya itu, mereka terbiasa untuk bersikap lebih lembut kepada adik-adiknya. Terbiasa untuk mengalah, mulai dari hal-hal yang kecil seperti berbagi mainan dan juga keinginan menjadi hal yang sangat lumrah bagi mereka.

10. Anak sulung pertama perempuan merupakan kesayangan dari orang tua 

Kehadiran dari anak pertama juga membuat kasih sayang orang tua masih berlimpah diberikan karena belum ada anak lain yang harus diberikan perhatian. Dengan demikian, anak perempuan pertama lebih mendapatkan keistimewaan dibanding dengan anak yang lain. Hal ini sebagai konsekuensi bahwa ia terlahir lebih dulu di dunia dibanding dengan saudara-saudaranya yang lain. Tidak hanya karena terlahir paling awal, hak istimewa ini diberikan sebab anak pertamalah yang sudah merasakan jatuh bangun dari orang tuanya sedari awal. Itulah salah satu dari 10 kelebihan anak pertama perempuan yang memang layak dimiliki.