Ciri Ciri Uang Palsu Terbaru Yang Beredar di Masyarakat

Posted on

Cara mudah memahami uang palsu yang beredar di tengah masyarakat. Beredarnya uang palsu di tengah masyarakat tentunya sangat meresahkan dan harus dihentikan dengan segera. Fenomena yang telah terjadi sejak beberapa tahun lalu ini memberikan “tamparan” kepada pemerintah yang merasa gagal dalam menjamin alat tukar negera tercinta kita ini.

Sebagai masyarakat Indonesia yang baik, kita dituntut untuk selalu waspada dalam menghadapi permasalahan beredarnya uang palsu tersebut. Jangan sampai kita lengah dan tertipu dengan uang palsu yang beredar akhir-akhir ini. Salah satu sikap waspada yang dapat kita lakukan adalah dengan mengetahui ciri-ciri dari uang palsu tersebut.

Jika kita bisa membedakan mana uang asli dan mana uang yang palsu, dapat dipastikan kita dapat membantu pemerintah dalam memberantas beredarnya uang palsu secara tidak langsung. Jika ada diantara kita masih belum memahami bagaimana ciri-ciri dari uang palsu yang beredar di tengah masyarakat, perhatikan beberapa ciri uang palsu yang akan dibahas pada kesempatan kali ini.

Ciri-ciri uang palsu terbaru yang wajib untuk diketahui

Jika diperhatikan dengan seksama, beredarnya uang palsu terjadi pada moment-moment yang sakral. Hari besar agama biasanya digunakan oleh oknum yang kurang bertanggung jawab untuk melancarkan aksinya dengan menebar uang palsu di tengah masyarakat. Mereka memanfaatkan kondisi tersebut untuk memperdayai masyarakat yang tengah lengah dalam menyiapkan segala kebutuhan selama acara keagamaan tersebut berlansung.

Ciri Ciri Uang Palsu Terbaru Yang Beredar di Masyarakat

Agar kita tidak termasuk ke dalam orang yang lengah dalam menghadapi beredarnya uang palsu tersebut, ada baiknya kita memahami dengan baik akan ciri-ciri dari uang palsu tersebut. Berikut ini merupakan ciri-ciri uang palsu yang wajib untuk dipahami oleh masyarakat:

1. Perbedaan warna uang yang mencolok

Untuk membedakan uang palsu dan yang asli, langkah pertama yang harus diperhatikan adalah warna dari uang tersebut. Uang palsu sendiri memiliki warna uang yang kusam. Warna uang akan mudah luntur ketika bersingungan dengan air. Jika kita menemukan ciri tersebut pada uang yang ada di tangan, dapat dipastikan jika uang tersebut merupakan uang palsu.

2. Benang pengaman

Benang pengaman yang dimiliki oleh uang palsu hanya merupakan gambar dan tidak terasa timbul. Benang pengaman tersebut bahkan sulit untuk dicukil dengan menggunakan kuku. Jika dibandingkan dengan uang asli, benang pengaman yang ada di uang palsu tentunya memiliki perbandingkan yang mencolok.

3. Hologram pada uang

Hologram pada uang asli juga dimiliki oleh uang palsu. Yang membedakannya, hologram pada uang palsu tidak dapat dilihat dari berbagai sisi. Hologram tersebut hanya dapat dilihat dari satu sisi saja.

4. Tekstur uang

Keaslian uang dapat dilihat pula melalui tekstur kertas. Uang palsu cenderung memiliki tekstur kertas yang halus. Tektur kertas juga dapat terasa sangat kasar akibat dari penggunaan tinta warna yang tidak semestinya.

5. Tanda air

Tanda air pada uang dapat diketahui dengan cara menerawang. Saat kita menerawang uang palsu, kita tidak akan menemukan tanda air di dalam uang palsu tersebut. Tanda air pada uang asli akan terlihat dengan amat jelas ketika terkena sinar. Jika ingin melihat tanda air dengan lebih jelas, kita dapat menggunakan money detector sebagai alat pembaca. Sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh alat tersebut mampu membedakan mana uang asli dan yang palsu.

Jeli dalam membedakan uang asli dengan uang palsu

Penipuan uang palsu yang selalu memakan korban tiap waktunya membuat masyarakat harus benar-benar jeli dalam membedakan uang palsu dengan uang yang asli. Jika dihitung berapa banyak korbannya, tentu kita tidak dapat menghitungnya dengan menggunakan jari tangan dan jari kaki. Karena terlalu banyaknya jumlah peredaran uang palsu di tengah masyarakat, pemerintah selalu melakukan perbaikan dalam pembuatan uang negara. Hal ini diharapkan dapat menekan jumlah uang palsu yang beredar di masyarakat.

Tidak hanya pemerintah yang harus memikirkan bagaimana cara untuk meminimalkan beredarnya uang palsu, kita sebagai warga negara yang baik juga harus turut serta berperan aktif dalam menghindari beredarnya uang palsu yang semakin marak. Caranya hanya dengan mengetahui ciri-ciri uang palsu secara jeli. Dengan langkah inilah, kita dapat membantu pemerintah dalam menangani uang palsu yang semakin meraja rela.

Sekedar informasi, beredarnya uang palsu telah berlangsung lama dan telah memakan banyak korban. Mereka yang tidak paham akan uang palsu yang mereka gunakan bahkan mempu menjerat mereka dan berakhir kepada pihak yang berwenang. Agar kita tidak masuk ke dalam situasi tersebut, ad acara paling efektif untuk menghindari uang palsu. Berikut penjelasannya:

1. Menerapkan trik 3D

Trik 3D dapat dilakukan untuk menentukan apakah uang yang diterima merupakan uang asli atau uang palsu. Diraba, dilihat dan diterawang merupakan beberapa tindakan yang masuk ke dalam trik 3D ini. Hanya dengan melihat penampilan uang yang kita pegang, mengenali permukaan uang dan mengetahui tanda air pada uang, masyarakat dapat menentukan keaslian dari uang tersebut.

2. Membiasakan diri untuk menjaga kualitas uang

Agar terhindar dari penerimaan uang palsu, ada baiknya kita selalu menjaga kualitas dari uang yang kita miliki. Biasakan diri untuk tidak melipat, menerima uang yang penuh akan coretan dan menerima uang yang bolong akan menjaga diri dari penerimaan uang palsu. Selain itu, secara tidak langsung cara ini akan melahirkan kebiasaan bagi masyarakat untuk mendapatkan uang yang berkualitas baik.

3. Biasakan diri untuk menggunakan uang non tunai

Cara paling efektif dalam menghindari penerimaan uang palsu adalah dengan menggunakan uang non tunai. Pembayaran dengan menggunakan uang non tunai akan menghindari kita berhubungan dengan uang palsu.

4. Mengenali unsur pengaman uang

Benang pengaman, tulisan mikro, gambar yang tersembunyi dan tinta yang berubah warna merupakan unsur pengaman pada uang asli. Jika masyarakat mengenali unsur pengaman pada uang asli tersebut, dapat dipastikan mereka tidak akan mendapatkan uang palsu.

Ciri-ciri yang terdapat pada uang palsu dapat dijadikan acuan dalam mengenali uang palsu tersebut. Dengan pemahaman akan ciri-ciri dari uang palsu tersebut, masyarakat Indonesia akan semakin pintar dalam mengenal uang rupiah yang mereka miliki.

Dengan mengenal uang asli dan uang palsu juga, masyarakat dapat membantu pemerintah dalam meminimalkan peredaran uang palsu yang terjadi di tengah masyarakat. Jika masyarakat merasa kurang yakin akan uang baru yang berada di tangan, masyarakat dapat menggunakan cara dalam mengenal uang palsu dan uang asli yang telah dijelaskan di atas.

Cara-cara yang yang telah dijelaskan di atas dapat membantu masyarakat Indonesia untuk membedakan mana uang yang asli dan mana uang yang palsu. Jika kesemua cara dilakukan, peredaran uang palsu dapat dicegah dan diminimalkan. Semoga informasi ini dapat dijadikan tambahan informasi bagi Anda yang ingin mengenal perbedaan uang palsu dengan uang asli.