Ciri Ciri Psikopat, Penyebab dan Gejalanya Kenali Lebih Dalam

Posted on

Anda pasti mengetahui Joker yang menjadi tokoh antagonis dalam serial film Batman, bukan? Joker adalah satu contoh tokoh fiktif yang memmiliki karakter psikopat yang sangat kejam. Akan tetapi meskipun begitu masih banyak masyarakat kita yang belum mengetahui betul seperti apa ciri ciri psikopat, penyebab dan gejalanya. Secara harfiah, psikopat sebenarnya adalah sebuah penyakit kejiwaan atau sakit jiwa.

Psikopat ini berasal dari dua kata yaitu Psyche yang artinya adlaah jiwa dan Phatos yang artinya adalah sebuah penyakit. Sebenarnya pengidap penyakit kejiwaan satu ini disebut Sosiopat, akan tetapi masyarakat kita selalu latah dan menyebut orang yang mengidapnya sebagai psikopat.Penyakit psikopat ini adalah sebuah penyakit kejiwaan yang tentu saja akan sangat merugikan orang-orang disekitarnya. Akan tetapi perlu Anda ketahui bahwa psikopat ini berbeda dengan gila. Sangat berbeda.

Lalu dimana perbedaanya? Orang yang gila adalah orang yang mengalami gangguan kejiwaan akan tetapi sepenuhnya tidak sadar terhadap apa yang ia lakukan. Berbeda dengan orang yang mengidap penyakit psikopat karena dia menyadari dengan penuh apa yang ia lakukan. Bahkan secara kasat mata orang yang mengidap psikopat ini tidak jauh berbeda dengan orang normal pada umumnya, karena dia juga tetap bisa berpikir dan beraktivitas seperti biasanya. Dan tentu saja hal ini sangat berbahaya.

Ciri Ciri Psikopat, Penyebab dan Gejalanya
Seorang ahli mengenai psikopat bahkan mengatakan bahwa seorang psikopat adalah orang yang membahayakan. Karena dia mampu memutar balikkan fakta, menyembunyikan suatu kejahatan dengan sangat baik, tertata dengan rapi, menebarkan kebohongan hanya untuk mendapatkan kepuasan pada dirinya. Dengan begitu benar saja Anda perlu untuk benar-benar bisa mengetahi ciri ciri psikopat, penyebab dan gejalanya.

Karena tak selamanya orang yang psikopat selalu memperlihatkan sifat-sifat buruk tersebut. Bahkan dalam sebuah penelitian mengatakan bahwa sekitar 75% atau bahkan lebih dari total penderita psikopat ini justru memiliki etika yang baik, berkata sopan, sangat pandai, terlihat mempesona, dan lain sebagainya. Lalu apa saja ciri-ciri dari seorang penderita psikopat? Beberapa ciri yang bisa Anda ketahui ialah sebagai berikut:

  1. Penampilan awal yang memiliki sikap biasa. Sikap biasa orang yang menderita psikopat ini awalnya begitu terlihat menarik, mempesona, dan hangat. Sikap seperti inilah yang akan membuat orang-orang akan terkelabuhi dengan mudah, karena pada akhirnya orang-orang disekitarnya akan merasakan nyaman dan menjadi begitu percaya dengannya.
  2. Orang yang psikopat menganggap dirinya sebagai pusat. Maksudnya adalah bahwa dia adalah sebagai orang yang paling penting dan paling istimewa. Sehingga dia juga akan mengharapkan berbagai sikap istimewa dari orang-orang disekitarnya. Termasuk juga untuk mendapatkan perhatian paling banyak, karena segalany adalah miliknya termasuk perhatian.
  3. Dalam beberapa kali, atau bahkan sering kalinya akan memperlihatkan sikap implusif atau meledak-ledak. Apalagi bila dia sudah memiliki suatu keinginan atau tujuan, maka dia tidak akan bisa menunggu dengan sabar. Dia harus mendapatkannya saat itu juga atau sesuai dengan waktu yang ia inginkan. Dan sifat implusif ini akan semakin terlihat apabila dia tidak bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Maka dia akan mudah sekali marah, baik ia perlihatkan secara langusng maupun tidak.
  4. Orang yang psikopat cenderung memiliki hubungan sosial baik pertemanan maupun hubungan asmara yang cenderung singkat. Bahkan hal ini juga bisa saja terjadi pada hubungan pekerjaannya.
  5. Orang yang mengidap penyakit psikopat sering sekali melakukan manipulasi data atau kebohongan-kebohongan. Akan tetapi karena dia telah berhasil membuat kesan awal yang sangat menakjubkan, sehingga tidak semua orang bisa melihat ciri-ciri ini. Apalagi kebohongannya disertai dengan pendapat yang mempermainakan logika. Hal ini memang selalu dilakukan berulang-ulang karena keberhasilannya lolos dari berbagai peringatan maupun hukuman.
  6. Orang yang psikopat tidak bisa merasakan apa yang orang lain rasakan. bahkan dia cenderung tidak peduli dengan penderitaan orang lain.
  7. Orang yang menderita psikopat adalah orang yang sangat mementingkan diri sendiri, sehingga dia adalah orang yang kurang bertanggung jawab dan selalu mengambil keputusan yang beresiko.
  8. Orang psikopat selalu merasa bahwa dirinya adalah orang yang paling benar. Dengan begitu orang lain selalu salah. Bahkan kesalahannya sendiri selalu dia timpakan sebagai kesalahan orang lain.

Itulah beberapa ciri-ciri dari orang yang menderita penyakit psikopat. Sangat mengerikan akan tetapi juga akan sangat sulit bagi Anda untuk mendeteksi dan mengetahui orang psikopat. Kecuali bila Anda benar-benar orang yang dekat dengannya dan mengetahui bagaimana kesehariannya dengan pasti. Meskipun begitu, umumnya orang yang menderita psikopat ini adalah orang yang sangat menutup kepribadian.

Siapapun bisa saja mengalami penyakit ini, apalagi bagi orang-orang yang pernah merasakan berbagai kesedihan kemudian ia pendam sendiri hingga akhirnya menimbulkan penyakit ini. Lalu apa saja penyebab yang menimbulkan seseorang mengalami penyakit ini? Penyakit ini sangat sulit untuk dicari tahu penyebabnya karena benar-benar sangat bervariasi tergantung dari kondisi mental seseorang.

Sehingga benar saja bila penyebab penyakit ini sangat sulit untuk diidentifikasikan. Namun secara umum, para ahli menyatakan bahwa penyebab utama penyakit psikopat ini adalah terjadinya trauma yang sangat ekstrim yang terjadi sejak lama bahkan bisa saja terjadi sejak ia kecil. biasanya psikopat tumbuh dari sebuah latar belakang yang kurang baik terutama dari lingkungan terdekat seperti keluarga, tempat bermain, dan lain-lain. Dan diketahui bahkan kebanyakan pengidap penyakitpsikopat ini adalah orangyang berjenis kelamin laku-laki dibandingkan dengan perempuan.

Lalu apa saja gejala yang muncul pada orang yang mengalami penyakit psikopat? Ya, berbagai ciri ciri psikopat, penyebab dan gejalanya tetap bisa Anda ketahui. Diantaranya ialah mengabaikan konsep benar dan salah. Tindakannya cenderung sesuka hati akan tetapi lebih pada merusak tatanan ini. Hingga akhirnya ia banyak menyerang orang lain, sering melakukan protes, dan lain sebagainya.

Bahkan tak jarang ia melakukan kekerasan. Apalagi dengan kemampuannya yang sangat luar biasa untuk mengeksploitasi orang lain terutama dnegan kebohongan yang dilakukan secara konsisten. Sehingga orang lain akan sangat sulit untuk melihat celah dari kebohongannya. Orang psikopat juga cenderung tidak memiliki empati terhadap apa yang dirasakan orang lain. Sehingga dia tidak akan meraskaan apapun saat melakukan kekerasan terhadap orang lain.

Gejala lain yang bisa terjadi ialah tingkat egois yang tinggi. Mereka bisa saja menelantarkan orang-orang terdekat, termasuk juga keluarga maupun anaknya. Mereka sering bertindak spontan demi memenuhi keinginannya dan melakukan berbagai cara. Bahkan tak jarang ia salah mengartikan kondisi atau keadaan di sekitarnya. Gejala lain yang muncul adalah perilaku anti sosialnya yang begitu tinggi.

Akan tetapi gejala satu ini akan sangat terlihat saat ia telah berusia dewasa antara 20 tahun hingga 30 tahun. Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai penyakit kejiwaan psikopat. Dengan begitu And abisa lebih memperhatikan keluarga Anda terutama dan selalu berbuat baik agar tidak menimbulkan kondisi seperti ini.