10 Ciri-Ciri Orang Cacingan Pada Remaja dan Anak Yang Harus Diwaspadai

Posted on

Cacingan merupakan penyakit yang umumnya diderita oleh remaja dan anak-anak. Anak-anak rentan mengalami cacingan. Hal ini disebabkan karena anak-anak cenderung belum bisa menjaga kebersihan. Infeksi cacing sendiri dapat terjadi melalui aktivitas makan dan minum.

Telur cacing bisa tertelan ketika makan dan minum terutama apabila tangan masih kotor dan makanan yang dikonsumsi tidak higienis.

Setelah tertelan telur cacing akan menetap di dalam tubuh, menetas, hingga berkembang biak.Selain dari makanan, cacing bisa masuk lewat air yang tercemar telur cacing yang digunakan untuk memasak. Untuk itu menjaga kebersihan adalah hal yang sangat penting agar tetap sehat dan jauh dari cacingan.

Ciri-Ciri Orang Cacingan Pada Remaja dan Anak

Cacing yang biasa ditemukan di dalam tubuh manusia antara lain yatu jenis cacing gelang (Ascaris Lumbricoides), cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale), dan cacing kremi (Oxyuris venicularis).Cacing-cacing tersebut pada mulanya masuk ke dalam tubuh dalam bentuk telur.

Kemudian mereka menetas, tumbuh dan berkembang biak. Di dalam tubuh manusia cacing-cacing tersebut menjadi parasit yang sangat mengganggu, terutama proses pencernaan dalam tubuh. Berikut ini beberapa ciri-ciri orang cacingan pada remaja dan anak:

1. Wajah tidak terlihat segar (pucat) 

Remaja dan anak-anak yang mengalami cacingan akan terlihat lebih pucat dari anak-anak pada umumnya. Hal ini dikarenakan cacing menyerap darah dan nutrisi di dalam tubuh. Cacing yang hidup di dalam tubuh akan mengganggu proses penyerapan nutrisi.

2. Lemas 

Ciri-ciri ini dikarenakan oleh cacing yang tumbuh dan berkembang biak di dalam tubuh. Penderita akan merasa lemas karena cacing mengambil nutrisi yang seharusnya menjadi sumber energi bagi tubuh.

3. Lesu/tidak bersemangat 

Jika tubuh lemas karena kurang asupan nutrisi, maka akibatnya lesu dan tidak bergairah untuk melakukan aktivitas apapun.

4. Sering sakit perut 

Cacingan yang sudah parah akan menimbulkan rasa nyeri di perut. Hal ini disebabkan rusaknya lapisan alat pencernaan yang utamanya ada di dalam perut. Cacing biasa bersarang di usus halus, dan usus besar.

5. Terlihat kurus 

Anak-anak dan remaja yang terinfeksi cacing akan terlihat kurus. Hal ini karena kurangnya gizi yang diterima oleh tubuh.

6. Makan banyak tetapi berat badan tetap 

Meski makan banyak, manfaat dari makanan tersebut diambil oleh cacing. Oleh karena itu tidak terjadi perubahan tubuh secara signifikan meski makan banyak.

7. Sering diare 

Diare dapat disebabkan oleh infeksi cacing gelang. Hal ini dikarenakan cacing gelang hidup di dalam usus halus mengambil nutrisi dan merusak lapisan usus. Alhasil sistem pencernaan menjadi terganggu.

8. Sering mules / sering BAB 

Sering mules dan BAB dikarenakan oleh terganggunya sistem pencernaan. Cacing biasanya tinggal di usus, ia akan mengganggu kelancaran proses digesti.

9. Batuk 

Bila infeksi sudah parah. Penderita akan mengalami batuk-batuk. Perut akan terasa seperti ditusuk-tusuk. Jika ini terjadi berarti infeksi cacing sudah memasuki tahap akut.

10. Sering menggaruk anus 

Gejala ini terjadi pada kasus infeksi cacing kremi. Mula-mula cacing kremi akan tinggal menetap di usus besar. Saat dewasa dan siap berkembang biak, cacing kremi betina akan keluar menuju anus untuk bertelur. Hal ini menyebabkan gatal pada area anus. Apabila digaruk dengan tangan, telur cacing akan terbawa di kuku. Dari sinilah infeksi cacingkremi dapat ditularkan ke orang lain.

Gejala penyakit cacingan tidak selalu terlihat. Terkadang infeksi cacing baru diketahui setelah cukup parah. Cacingan akan menyebabkan pengidapnya kurang gizi. Jika terjadi pada anak-anak dan remaja tentunya hal ini sangat merugikan. Karena masa-masa tersebut pada dasarnya adalah masa dimana pertumbuhan sedang pesat-pesatnya. Selain mengganggu pertumbuhan, cacingan juga mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa ciri-ciri orang cacingan pada remaja dan anak, pengidapnya akan mudah lelah dan lesu. Akibatnya anak-anak dan remaja lebih banyak diam sehingga aktivitas belajar pun terganggu. Untuk mencegah penyakit ini, disarankan untuk meminum obat cacing 6 bulan sekali. Selain itu, penting sekali untuk menjaga kebersihan terutama untuk makanan dan minuman. Agar anak anda tidak terinfeksi cacingan, tanamkan kebiasaan hidup sehat. Budayakan cuci tangan sebelum makan pada anak-anak.