9 Ciri-Ciri Negara Berkembang Secara Lengkap dan Dari Segi Ekonominya

Posted on

Negara berkembang merupakan negara negara yang sedang membangun tingkat ekonominya agar menjadi lebih baik, saat ini negara kita Indonesia merupakan salah satu negara berkembang. Negara berkembang banyak terdapat di bagian asia tenggara, afrika dan juga eropa timur, negara dengan jumlah penduduk yang banyak biasa merupakan negara berkembang.

Terdapat banyak data data yang dapat mendefinisikan sebuah negara, apakah negara tersebut begara berkembang atau negara maju, mulai dari pendapatan per kapita hingga jumlah angka pengangguran pada sebuah negara.

Ciri ciri sebuah negara berkembang dapat dilihat dari tingkat kemakmuran para penduduknya, negara negara maju tentu akan memiliki penduduk yang lebih makmur dibandingkan dengan penduduk dari negara berkembang. Berikut ini adalah beberapa ciri dari negara berkembang yang bisa anda ketahui

Ciri-Ciri Negara Berkembang Secara Lengkap

Ciri-ciri negara berkembang

1. Jumlah penduduk yang besar

Negara berkembang cenderung memiliki jumlah penduduk yang banyak dan tidak dapat dikontrol. Di negara berkembang, angka kelahiran yang sangat tinggi dan jumlah angka kematianya tidak mengimbangi ini menyebabkan jumlah penduduk di negara berkembang tak terkendali. Walau berbagai program pemerintah sudah dilaksanakan namun ini sudah terlanjur mendarah daging. Negara berkembang seperti Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai jumlah penduduk terbanyak di dunia.

2. Pendapatan perkapita yang rendah

Pendapatan per kapita merupakan pendapatan setahun dari semua penduduk di sebuah negara. Negara berkembang memiliki jumlah pendapatan perkapita yang cukup rendah dibandingkan dengan negara maju karena faktor ekonomi yang kurang baik. Data ini akan diupdate setiap tahunnya untuk mengetahui. Pendapatan perkapita yang rendah ini membuat tingkat kehidupan menjadi kurang baik untuk negara berkembang.

3. Tingginya tingkat pengangguran

Negara berkembang memiliki tingkat pengangguran yang tinggi karena jumlah penduduk yang banyak dan juga lahan kerja yang sempit dan terbatas. Negara berkembang cenderung memiliki tingkat pendidikan yang rendah sehingga banyak penduduk mereka yang tidak berhasil mendapatkan pekerjaan yang layak. Maka karena itu banyak orang yang memilih untuk melakukan usaha sendiri seperti bertani atau menjadi nelayan dalam bidang perikanan karena merupakan salah satu jalan untuk mendapatkan uang.

4. Tingkat pendidikan rendah

Fasilitas yang masih kurang dalam negara berkembang membuat tingkat pendidikan menjadi rendah. Pemerintah negara berkembang saat ini masih kesulitan dalam penyediaanya kurikulum atau program sekolah yang layak karena banyaknya jumlah penduduk. Jumlah pendapatan perkapita yang masih tergolong kecil juga merupakan faktor yang membuat orang tua tidak bisa membiayai dengan baik pendidikan anaknya, jumlah anak yang banyak membuat hal ini menjadi semakin sulit.

5. Tingkat korupsi yang tinggi

Di Indonesia sendiri korupsi sudah dianggap wajar oleh sebagian besar orang dan sudah dianggap sebagai kebiasaan, hal hal seperti inilah yang membuat negara berkembang seperti Indonesia menjadi sulit untuk maju. Banyak negara negara berkembang yang mencoba untuk menghilangkan korupsi walau sangat sulit untuk dihentikan.

6. Tingkat kesehatan yang rendah

Tingkat kesehatan pada negara berkembang cenderung tidak baik, angka kematian bayi yang tinggi dan juga harapan hidup yang rendah membuat sebuah negara memiliki kualitas hidup yang tidak baik. Negara maju memiliki tingkat harapan hidup hingga umur 75 tahun dan tingkat kematian bayi yang sangat kecil, kurang baiknya kualitas kesehatan dan rumah sakit pada negara berkembang membuat kualitas hidup menjadi kurang baik dan layak bagi para penduduk.

Negara berkembang mempunyai jumlah perkapita yang rendah, hal ini membuat jumlah tabungan dan investasi pada negara berkembang menjadi rendah jika dibandingkan dengan negara maju. Kecilnya jumlah tabungan membuat negara berkembang sulit untuk melakukan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup penduduk. Kualitas hidup penduduk merupakan bagian penting dalam kemajuan sebuah negara, kualitas hidup penduduk dapat diukur dari tingkat kesehatan, tingkat pendidikan yang mereka dapatkan dan juga tingkat kesejahteraan hidup mereka, negara berkembang cenderung memiliki banyak penduduk dengan kualitas hidup yang rendah.

Apabila sebuah negara memiliki tingkat kesehatan dan pendidikan yang tinggi maka kualitas hidup dari negara tersebut baik, tingkat kesehatan yang tinggi akan membuat usia harapan penduduk menjadi lebih tinggi, hal inilah yang biasa tidak dimiliki oleh negara negara berkembang. Tingginya jumlah penduduk membuat pemerintah sulit dalam meningkatkan kualitas hidup para penduduknya.

Ekonomi dari negara berkembang

Ekonomi merupaka faktor yang sangat penting dalam berkembangnya suatu negara. Negara berkembang memang cenderung memiliki biaya hidup yang lebih sedikit dibandingkan dengan negara maju, banyak faktor ekonomi yang membuat sebuah negara sulit untuk berkembang dalam sektor ekonomi. Beberapa faktor ini membuat pendapatan perkapita dalam sebuah negara berkembang selalu rendah jika dibandingkan dengan negara maju. Negara berkembang mempunyai biaya kerja yang rendah, itulah mengapa banyak perusahaan besar dari luar negeri yang membuat produknya didalam negara berkembang, untuk mengurangi anggaran pembuatan produk mereka.

1. Lebih banyak import dibanding eksport

Negara berkembang lebih banyak melakukan import seperti contoh Indonesia. Banyak produk produk dari luar negeri yang masuk ke dalam Indonesia tanpa dipilih terlebih dahulu. Barang import memang sulit untuk dihentikan karena memiliki kualitas yang lebih baik, walau saat ini sudah banyak barang dari negara sendiri yang baik namun sudah menjadi sebuah kebiasaan untuk membeli barang import dari negara lain.

2. Modal yang kurang besar

Modal perorangan pada negara berkembang biasanya sangat terbatas, negara berkembang membuat pendapatan perkapita rendah, walau mempunyai biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan negara maju. Hal ini membuat banyak orang terus berkerja tanpa ada solusi akhir yang baik dan akan terus kekurangan modal.

3. Perekonomian pada sektor primer

Sektor primer merupakan sektor yang kerjanya masih mengutamakan kekayaan alam, seperti pertanian, kehutaan, perikanan dan lainnya. Negara negara berkembang menggunakan kekayaan alam sebagai sumber ekonomi mereka saat ini dan belum adanya inovasi baru dapat berdampak buruk pada lingkungan di negara tersebut, mereka melakukan ekspor keluar negara agar dapat meningkatkan ekonomi mereka, walau harga jual yang mereka dapatkan cukup rendah.

Selain dari sektor ekonomi, lingkungan fisik juga mempengaruhi proses perkembangan sebuah negara, jika sebuah negara sering mengalami bencana alam maka akan merugikan sekali dan dapat menghambat perkembangan negara tersebut, negara dengan iklim tropis lebih sering terkena bencana alam. Itulah beberapa ciri ciri negara berkembang yang lebih banyak terdapat di benua Asia dan juga Afrika, tingginya jumlah penduduk menjadi salah satu faktor terbesar mengapa tingkat ekonomi menjadi sulit untuk maju dan berkembang. Tingginya jumlah penduduk dan kurangnya lahan pekerjaan yang diberikan oleh pemerintah membuat pendapatan perkapita sebuah negara berkembang menjadi rendah, hal ini membuat banyak penduduk di negara berkembang yang hidup kurang baik dan tidak layak sehingga membuat negara tersebut belum dapat disebut sebuah negara maju dan masi dalam kategori berkembang.