Campak adalah salah satu penyakit kulit yang kerap menyerang anak anak usia SD atau di bawahnya. Campak ini jugaa bisa menyerang bayi, kemungkinan bayi terkena campak akan semakin meningkat jika bayi tidak mendapatkan imunisasi campak. Campak ini disebabkan oleh virus yang dapat menular melalui udara dan pernafasan.

Penyakit campak biasanya ditandai dengan munculnya ruam merah yang bisa terdapat pada sekujur tubuh.Jika terjadi pada anak anak yang sudah berusia SD misalnya, campak ini tidak terlalu berbahaya, biasanya hanya meninggalkan bekas luka yang disebabkan oleh ruam merah yang muncul ketika terkena campak. Namun jika terjadi pada bayi, campak ini akan sangat berbahaya.

Apalagi bayi yang belum mendapat imunisasi campak. Penyakit campak pada bayi dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian pada bayi. Karena campak adalah salah satu dari 10 penyakit yang paling tinggi menyebabkan kematian balita di Indonesia.

Untuk itu anda sebagi orang tua apalagi yang sedang memiliki bayi wajib untuk mengetahui apa saja ciri ciri campak pada bayi agar jika bayi anda terkena campak dapat segera mendapat penanganan medis. Campak pada bayi berbeda pada anak anak yang sudah berusia lebih dari 5 tahun, karena jika terjadi pada bayi, campak ini dapat menyebabkan berbagai masalah komplikasi lain yang dapat menyebabkan kematian pada bayi. Berikut akan dijelaskan beberapa ciri ciri campak pada bayi :

1. Demam

Demam pada bayi merupakan salah satu gejala awal yang dapat kita lihat. Apabila bayi anda mengalami demam sebaiknya cepat bawa bayi anda ke dokter untuk mendapatkan perawatan. Mengingat demam pada bayi bisa saja merupakan gejala penyakit campak dan penyakit penyakit lain yang juga berbahya bagi bayi anda

2. Batuk

Batuk merupakan ciri ciri lain dari penyakit campak pada bayi. Sebaiknya anda selalu memperhatikan kondisi bayi, jika terjadi batuk maka sebaiknya anda membawa bayi anda untuk mendapat penanganan medis agar tidak terserang penyakit campak pada bayi ini.

3. Pilek atau hidung meler

Kondisi seperti ini seringkali disepelekan, banyak yang menganggap kondisi hidung meler pada bayi ini adalah tanda tanda pilek biasa atau flu. Namun ternyata, hidung meler pada bayi ini adalah salah satu tanda dari penyakit campak yang berbahaya bagi bayi

4. Mata merah dan berair

Mata merah dan berair memang bisa saja terjadi karena sebab lain. Namun pada saat batuk dan pilek ditambah dengan mata merah dan berair sebaiknya anda segera membawanya ke dokter. Karena jika hal tersebut dikarenakan penyakit campak, maka saat itu adalah saat yang berbahaya karena saat itu kemungkinan penularan ke bayi lain sangat bisa terjadi. Mata merah dan berair ini biasanya juga akan disertai bayi menjadi lebih rewel dan lemah.

5. Nafsu makan bayi menurun

Berbagai gejala di atas tentu membuat bayi tidak nyaman dan menyebabkan nafsu makanya menurun.

6. Muntah dan diare

Dengan kondisi tubuh yang lemah, bayi akan sangat mudah terserang gejala campak pada bayi lainya yaitu muntah dan juga diare.

7. Tubuh bayi lemah

Bila bayi mengalami campak degan gejala gejala di atas, tentu tubuh bayi akan menjadi lemah. Disamping itu bayi biasanya juga bertambah rewel karena merasa tidak nyaman.

8. Muncul bintik kecil merah

Bintik bintik kecil berwarna merah ini adalah salah satu gejala pasti jika terjadi campak.

9. Muncul ruam campak

Akibat bintik bintik merah pada bayi tentu akan menjadi ruam ruam merah pada kulit bayi.

10. Ruam campak menjadi gatal dan mengganggu bayi. 

Kondisi bayi dengan ruam ruam merah pada kulitnya tentu akan sangat terasa gatal dan mengganggu bayi. Jika bayi anda mengalami ciri ciri di atas, tidak ada salahnya jika anda segera membawanya ke dokter dari pada terjadi hal hal yang tidak diinginkan seperti penyakit campak pada bayi. Bahkan meskipun bayi anda tidak terserang campak, ciri ciri di atas bisa saja merupakan gejala dari penyakit lain yang juga dapat membahayakan bayi. Semoga sedikit informasi ini dapat berguna untuk kita semua.