Berbicara berkaitan dengan cerita prabu siliwangi dan nyi roro kidul memang tidak akan bisa kita lepaskan dari yang namanya kisah cinta klasik zaman dulu yang terjadi antara anak prabu siliwangi yaitu nyi roro kidul dan juga sunan kalijaga. Sunan kalijaga menjadi salah satu tokoh yang akan selalu dihubungkan dengan kisah klasik zaman dulu yang terjadi di kerajaan yang dipimpin oleh prabu siliwangi.

Kita akan memulai kisah ini dari pertemuan antara prabu siliwangi dengan sunan kalijaga.Kita pasti tahu kalau sunan kalijaga merupakan salah satu murid dari sunan gunung jati. Karena sunan gunung jati berseteru dengan prabu siliwangi karena ingin mengislamkan prabu siliwangi, maka kisah pertarungan akan dimulai dari sini.

Pertempuran yang nantinya terjadi antara prabu siliwangi dan sunan kalijaga merupakan salah satu lanjutan dari peperangan yang lebih dulu terjadi antara prabu siliwangi dengan sunan gunung jati.Karena memang prabu siliwangi sendiri merupakan seorang yang ahli dalam menyusun strategi perang, maka bukan hal mudah untuk bisa mengalahkan prabu siliwangi dengan segala cara.

Cerita Prabu Siliwangi dan Nyi Roro Kidul, Sebuah Kisah Cinta Romantis

Termasuk juga dengan sunan kalijaga yang harus kalah melawan prabu siliwangi. Namun, meskipun secara fisik memang sunan kalijaga kalah dengan prabu siliwangi, namun masih banyak cara lain yang kemudian digunakan sunan kalijaga untuk melawan prabu siliwangi.

Dengan karomah atau keajaiban dari Allah kemudian memberikan kekuatan kepada sunan kalijaga untuk bisa melawan prabu siliwangi. Setelah sunan kalijaga dan juga sunan gunung jati berdoa dan juga meminta petunjuk kepada Allah, maka diutus kembali sunan kalijaga untuk bisa melawan prabu siliwangi sendiri. Kemudian sunan kalijaga kembali diutus untuk kembali ke istana idul tempat prabu siliwangi dan juga nyi roro kidul tinggal.

Ketika sudah sampai di istana kemudian sunan kalijaga meminta bantuan dari nyi roro kidul dengan meminta untuk dipinjamkan tombak yang akan digunakan untuk mengahadapi prabu siliwangi. Tombak yang dipinjam sunan kalijaga tersebut bernama tombak kareksa reksa.

Dengan menggunakan tombak yang dipinjam dari nyi roro kidul inilah yang kemudian membuat sunan kalijaga bisa menang mengahadapi prabu siliwangi. Ini juga yang kemudian menjadi satu dari beberapa bagian penting cerita prabu siliwangi dan nyi roro kidul yang banyak orang kenang terutama untuk orang jawa khususnya.

Hanya dengan menggunakan tombak yang dipinjam dan hasil dari hidayah yang diterima oleh sunan kalijaga tersebut memang membawa sebuah keajaiban bagi sunan kalijaga khususnya yang kemudian bisa menang melawan prabu siliwangi yang banyak orang tahu memang sangat sulit dikalahkan karena prabu siliwangi pandai dalam menyusun strategi untuk mengalahkan musuhnya dengan mudah.

Awal kisah romantis Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul

Sebelum kita membahas lebih jauh berkaitan dengan bagaimana ceritanya sunan kalijaga bisa menang dari prabu siliwangi. Maka kita akan memfokusnya cerita prabu siliwangi dan nyi roro kidul ini pada saat sunan kalijaga bertemu dengan nyi roro kidul untuk meminjam tombak yang akan digunakan untuk melawan prabu siliwangi. Ketika sunan kalijaga bertemu untuk meminjam tombak, pertama kali memang sempat ditolak oleh nyi roro kidul karena sunan kalijaga tidak membawa bukti kalau sunan kalijaga telah diperintahkan oleh sunan gunung jati untuk meminjam tombak.

Karena inilah kemudian sunan kalijaga memutuskan untuk membawa nyi roro kidul kepada sunan gunung jati. Setelah bertemu dengan sunan gunung jati nyi roro kidul merasa sedikit malu karena sunan gunung jati ternyata juga bisa membaca apa yang dipikirkannya.Kemudian sunan gunung jati meminta nyi roro kidul untuk meminjamkan tombak pusakanya kepada sunan kalijaga karena itu merupakan satu-satunya jalan untuk mengalahkan prabu siliwangi.

Kemudian nyi roro kidul mengatakan kalau pusakanya yang dimilikinya yaitu tombak hanya akan diserahkan dan diberikan kepada suaminya. Atas alasan inilah yang kemudian membuat sunan gunung jati meminta sunan kalijaga untuk menikah saja dengan nyi roro kidul. Dengan memberikan nasihat kepada sunan kalijaga, akhirnya nyi roro kidul dan sunan kalijaga pun dinikahkan.

Pernikahan antara sunan kalijaga dan juga nyi roro kidul memang disetujui oleh sunan kalijaga pada kisah cerita prabu siliwangi dan nyi roro kidul. Namun, mulanya memang dari pihak nyi roro kidul tidak setuju untuk menikah dengan sunan kalijaga. Nyi roro kidul berpendapat kalau dia tida mau menikah dengan sunan kalijaga yang sama sekali tidak mencintai nyi roro kidul dan akhirnya mempertanyakan kesetiaan sunan kalijaga atas dirinya.

Untuk menguji kesetiaan dari sunan kalijaga, maka nyi roro kidul meminta sunan kalijaga untuk mencarikan tasbih kecubung wulung yang hanya bisa ditemukan dan didapatkan di laut merah. Dengan meminta satu keajaiban dari Allah, maka sunan kalijaga pun meminta bantuan dari 3 makhluk halus untuk membantunya mencarikan tasbih yang diminta oleh nyi roro kidul tersebut. Ketiga makhluk halus inilah yang kemudian mencari tasbih tersebut ke laut merah dan menemukannya untuk selanjutnya diserahkan kepada sunan kalijaga.

Karena sunan kalijaga sudah mendapatkan apa yang diinginkan nyi roro kidul, maka secepatnya memang sunan kalijaga menghadap untuk bertemu nyi roro kidul dan juga sunan gunung jati. Karena memang pertempuran antara sunan kalijaga dan juga prabu siliwangi harus dilakukan secepatnya, maka sunan kalijaga pun juga harus bertemu dan memberikan apa yang diinginkan nyi roro kidul tersebut secepatnya juga.

Ketika akan memberikan tasbih yang diinginkan oleh nyi roro kidul, sunan kalijaga didampingi oleh 40 orang rombongan yang menemani sampai ke pantai selatan. Kedatangan dari sunan kalijaga ini ternyata sudah diketahui oleh nyi roro kidul yang ternyata juga sudah mempersiapkan dirinya supaya cantik saat bertemu dengan sunan kalijaga. Karena keinginan dari nyi roro kidul sudah dipenuhi sunan kalijaga, maka keduanya akhirnya pun menikah.

Dengan keduanya menikah, maka tentuya pusaka tombak milik nyi roro kidul diberikan kepada sunan kalijaga untuk bisa digunakan untuk mengalahkan prabu siliwangi. Tombak yang diberikan kepada sunan kalijaga ini kemudian diberikan tambahan cabang runcing oleh sunan gunung jati sehingga menjadi 9 runcing yang awalnya hanya ada 7 runcing saja. Perang dan pertempuran antara bala dari sunan kalijaga dan juga prabu siliwangi berlangsung selama 7 hari full.

Karena memang sunan kalijaga bisa mengalahkan prabu siliwangi, maka sekarang bukti dari tombak yang digunakan sunan kalijaga untuk mengalahkan prabu siliwangi juga masih disimpan di instana pantai selatan. Itu tadi cerita prabu siliwangi dan nyi roro kidul dan juga kisah romansa antara sunan kalijaga dan juga nyi roro kidul. Intinya dalam hikmat cerita ini adalah tidak ada seorang manusia yang hebat dan mengalahkan kekuasaan yang dimiliki oleh Allah.