6 Cara Mengatasi Rasa Takut Malam Pertama Bagi Wanita

Posted on

Malam pertama menjadi malam paling berkesan untuk para pengantin baru. Di saat itulah lelaki dan perempuan yang baru saja menyandang status suami istri akan melalui malam pertama berdua saja di dalam kamar. Di malam pertama ini biasanya mempelai laki-laki dan mempelai wanita membawa impian dan keinginan mereguk kenikmatan dengan melakukan hubungan intim.

Namun apa dikata, khususnya untuk mayoritas wanita malah menjadi takut menghadapi peristiwa bersejarah itu.Keyakinan banyak wanita hingga hari ini menganggap jika malam pertama pasti akan dilalui dengan kesakitan. Ini terjadi karena mereka berkeyakinan dengan robeknya selaput dara akibat penetrasi dan menimbulkan bercak darah bisa menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Faktanya, hanya sebagian kecil yang seperti itu.

Tubuh wanita sudah dirancang sedemikan sempurna oleh Allah sehingga kejadian tersebut adalah hal alami yang memang demikian adanya. Namun agar tak merasa takut atau grogi di malam pertama, mempelai wanita memang harus mempersiapkan diri baik fisik maupun mental. Apa saja yang harus dipersiapkan? Berikut 6 cara mengatasi rasa takut malam pertama bagi wanita :

image by http://www.thecanadianhealthcare.com

1. Temukan tahu apa yang menyebabkan Anda takut

Sebetulnya beberapa wanita yang merasa takut, tak khawatir dengan pernikahan mereka. Mereka hanya khawatir menjalani apa yang akan terjadi usai pernikahan tersebut berlangsung. Sebagian wanita dengan fobia itu tak siap menghadapi kemungkinan kegagalan dalam pernikahan yang baru saja diikrarkan. Apabila Anda takut menikah disebabkan trauma, contohnya orang tua dulunya mengarungi rumah tangga yang tak berjalan dengan baik.

Anda harus memahami jika tiap pernikahan akan berbeda-beda tergantung orang yang menjalaninya. Tak serta-merta Anda pun akan mengalami hal yang sama hanya karena orang tua bercerai. Jika Anda takut pernikahan yang baru saja Anda bangun akan berkesudahan dengan cerai, Anda bisa memikirkan mengenai langkah apa yang dapat diambil supaya kejadian tersebut tak terjadi.

Pikirkan segala kemungkinan yang Anda cemaskan, kemudian cara apa Anda menghadapinya yang akan membuat jadi lebih baik. Berdiskusi dengan suami pun dapat menjadi salah satu solusi menghilangkan kecemasan itu. Harus dimengerti bahwa membahas rasa takut itu tak akan dianggap lemah oleh suami. Malahan dengan melakukan pembicaraan tentang rasa takut yang anda alami bisa jadi hubungan Anda dengan pasangan akan makin erat.

2. Tidak usah risau dengan tampilan tubuh

Perasaan takut dan juga grogi sering timbul ketika Anda mulai menyandang sebagai pengantin baru. Rasa grogi pun acapkali muncul pada malam pertama ketika seorang wanita begitu mencemaskan bentuk tubuh mereka. Cemas karena merasa tak nampak cantik di hadapan suami selalu saja menghinggapi. Karena itu agar rasa cemas tak menjadi-jadi Anda harus bisa meyakinkan diri sendiri jika bentuk tubuh Anda saat ini adalah yang paling ideal. Di samping itu Anda pun harus meyakini jika suami Anda akan selalu mencintai Anda bagaimanapun bentuk tubuh Anda.

3. Hindari mengharap ekspektasi berlebihan mengenai hubungan intim

Untuk umumnya wanita, prosesi pernikahan merupakan puncak aktifitas yang sering mengakibatkan kelelahan yang sangat. Peristiwa tersebut pun menjadi sebuah pengalaman dengan tingkat emosi yang banyak bermain. Lain dengan mempelai pria dimana kebanyakan dari mereka menganggap bahwa acara pernikahan adalah hal yang normal dan tak merasa berat untuk menjalaninya. Kendati demikian, malam pertama acapkali dianggap merupakan sebuah pesta hubungan intim untuk pengantin baru.

Mungkin betul, akan tetapi berhubungan intim dengan kondisi tubuh dan mental capek tentu tak akan merasakan kenikmatan yang maksimal. Karenanya ada baiknya Anda menjalani malam pertama ini dengan aktifitas foreplay yang selanjutnya akan mulai mengakrabkan Anda dengan hubungan intim secara alami. Anda bisa meminta kepada suami untuk mengawalinya dengan melakukan sentuhan dan pelukan mesra disertai ciuman sayang.

4. Santai

Termasuk salah satu cara menghilangkan rasa takut dan grogi di malam pertama yaitu dengan mengusahakan supaya bisa bersikap sesantai mungkin. Awali dengan menarik nafas dalam-dalam, lalu putar lagu-lagu romantis atau mandi air hangat untuk membuat tubuh segar. Diharapkan dengan bersikap rileks, acara inti di malam pertama bisa dilalui dengan kepuasan berdua.

5. Anggap hubungan intim itu hal yang sangat indah

Coba Anda mulai beranggapan jika hubungan intim adalah kegiatan yang sangat membahagiakan antara Anda dengan suami. Tak perlu berfikir hal-hal negatif mengenai berhubungan intim yang banyak dibicarakan orang. Kecenderungan lelaki dan perempuan adalah merajut tali cinta yang salah satu perwujudannya adalah melakukan hubungan intim, itu sudah kodrat alam. Bilamana Anda masih merasa takut untuk bercinta, untuk itu Anda harus menjalaninya dengan sedikit lambat. Anda harus bisa mengendalikan rasa khawatir yang salah satu caranya seperti melakukan foreplay lebih lama sehingga bisa masuk ke suasana hati yang pas. Anda pun bisa meminta suami untuk memijat tubuh Anda dengan minyak aromaterapi untuk membuat tubuh rileks yang akhirnya bisa siap bertemput semalaman.

6. Menyadari jika pernikahan tak akan berjalan lurus tiap hari

Anda dan suami sebagaimana orang lain bukan makhluk sempurna. Jika Anda selalu saja menanti seseorang yang dapat memberikan kebahagiaan setiap saat maka Anda tak akan pernah menikah. Hal tersebut karena seseorang yang Anda kehendaki cuma hidup dalam angan-angan. Sebuah rumah tangga perlu usaha dan kerja keras dari suami dan istri. Bila Anda memiliki begitu banyak harapan dalam sebuah rumah tangga, sudah bisa dipastikan Anda akan kecewa ketika hal yang diharapkan ternyata tak terwujud. Ada saatnya dalam sebuah rumah tangga itu Anda mengalami kekecewaan. Anda siap menghadapi hal itu, namun tak bermakna Anda harus pasrah. Sebaliknya Anda harus berupaya mencari jalan keluarnya dengan pasangan.

Menjelang pernikahan komunikasi yang intensif dengan pasangan mengenai bagaimana masa depan rumah tangga yang hendak dibangun. Itu termasuk pula membahas jumlah anak yang dikehendaki, mengelola keuangan harus bagaimana, Anda boleh terus bekerja atau hanya sebagai ibu rumah tangga, di mana akan menetap, dan beragam faktor yang lain yang mesti dibicarakan dengan serius. Bila beberapa pertanyaan tadi sudah disiapkan jalan keluarnya, Anda akan lebih mempunyai bayangan akan seperti apa rumah tangga Anda di kemudian hari.

Anda juga bisa mengetahui apakah calon suami Anda memiliki pandangan yang serupa atau tidak mengenai hal-hal tadi. Jika kenyataannya ditemukan satu dua hal yang tak seiring, tidak bermakna Anda tak cocok menikah dengan pasangan Anda. Sebaliknya Anda bisa mencari solusi untuk menyelesaikan perbedaan pamahaman tersebut. Kecuali dengan calon suami, solusi lain yang dapat Anda ambil untuk menghilangkan rasa takut dengan malam pertama dan juga pernikahan yaitu berbincang dengan teman. Namun hendaknya sahabat yang diajak berdiskusi tersebut memang sudah menikah dengan kondisi yang berbahagia. Anda bisa memperoleh advis cara dia menangani persoalan rumah tangga dengan suami dan hal hal yang bisa membuat teman Anda dan suaminya berbahagia dalam berumah tangga.

Loading...